<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064</id><updated>2011-04-21T15:59:07.185-07:00</updated><category term='Life'/><category term='Make Money'/><category term='Blogging'/><title type='text'>Usut Punya Usut</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1606878547407362095</id><published>2007-09-20T18:56:00.001-07:00</published><updated>2007-09-20T18:56:53.818-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Be Free To Feel Free</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://www.stevepavlina.com/blog/2004/11/emotional-mastery/"&gt;Emotional Mastery&lt;/a&gt; yang ditulis oleh Steve Pavlina berisi tentang suatu teknik  agar kita merasa lebih bebas untuk merasakan apapun yang ingin kita rasakan,  kapanpun kita ingin merasakannya. Bayangkan! Kita bisa merasa cool, macho,  modis, gaul, keren, atau apapun yang kita inginkan, hanya dengan mengarahkan  pikiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, kita tidak perlu membeli pakaian yang berharga jutaan, agar merasa modis.  Kita tidak perlu membeli handphone yang berharga puluhan juta, agar merasa  trendi. Kita tidak perlu shopping ke Singapura untuk merasa heppi. Kita tidak  perlu memakan makanan impor, agar merasa sehat. Semua bisa kita rasakan hanya  dengan menggunakan pikiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Penulis artikel itu mengatakan bahwa para marketer rela mengeluarkan ratusan  juta dengan tujuan mengkondisikan kita agar mempertahankan kepercayaan, bahwa  kita harus meminum minuman tertentu, memakan makanan tertentu, mengendarai  kendaraan tertentu, agar bisa merasakan perasaan tertentu. Dan tampaknya mereka  cukup berhasil. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Siapa yang paling mendapatkan keuntungan saat kita meyakini apa yang mereka  tanamkan kebenak kita? Siapa yang akan mendapatkan keuntungan saat kita  mempercayai, bahwa kita membutuhkan mobil tertentu untuk merasa hebat? Siapa  yang akan mendapat keuntungan saat kita mempercayai bahwa kita membutuhkan  pakaian dari merek tertentu untuk merasa modis? &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita akan merasa jauh lebih bebas saat kita menyadari, bahwa kita mempunyai  kekuatan untuk mengendalikan kondisi emosi kita. untuk mendapatkan kemampuan  ini, memang membutuhkan latihan. Tapi kemampuan ini bisa dipelajari oleh  siapapun yang ingin mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tidakkah ini membuat mu menjadi tertarik? Jika dipikir-pikir, kemampuan yang  dimaksud oleh penulis tersebut, mirip dengan kemampuan yang dimilki oleh seorang  aktor. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Seorang aktor yang kawakan bisa dengan mudah mengatur dan mengubah emosi apapun  yang ingin ditunjukkannya. Sesaat dia bisa menangis sejadi-jadinya, dan beberapa  saat kemudian, dia bisa tertawa sepuas-puasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat kita memiliki kemampuan ini, kita bisa dengan mudah mengatur emosi yang ada  didalam. Kita bisa merasa apapun yang kita inginkan, kapanpun kita  membutuhkannya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya saat akan menjalani interview untuk melamar pekerjaan, jika kita  memiliki kemampuan ini, kita bisa lebih mudah untuk mengendalikan emosi, hingga  kita bisa tampil dengan rasa penuh percaya diri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Banyak lagi keuntungan yang akan kita dapat jika kita mampu mengendalikan dan  mengarahkan pikiran, untuk menciptakan perasaan apapun yang kita inginkan,  kapanpun kita menginginkannya. Kita tidak memerlukan bantuan dari luar hanya  untuk mendapatkan kondisi emosi yang kita inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hal ini bisa kita lakukan dengan cara mengkondisikan emosi agar terhubung dengan  suatu pemicu yang sederhana. Contoh sederhananya adalah, kita akan terbangun  saat mendengar jam alarm yang berbunyi. Jadi, saat kita membuat gerakan  tertentu, secara otomatis kita akan mengarahkan pada kondisi emosional tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Petenis dunia Andre Agassi dan pebasket Byron Scott keduanya menggunakan teknik  ini dalam karir mereka. Pengkondisian emosi ini juga dipakai oleh team Olimpiade  dari Jerman yang membuat mereka berhasil mengalahkan team dari US dengan hasil  yang memuaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dunia periklanan juga selalu menggunakan teknik ini. Inilah yang menyebabkan  mengapa Pespsi mau membayar orang seperti Michael Jackson sebanyak $20 juta,  hanya untuk muncul dalam iklan selama 30 detik. Mereka ingin mengkondisikan kita  agar menghubungkan emosi yang kita dapat dari apa yang kita dengar melalui  lagu-lagu dari prokduk mereka. Teknik pengkondisian emosi ini bekerja jauh lebih  baik, dibandingkan jika mereka mencoba untuk menjelaskan, mengapa kita harus  mengkonsumsi air gula yang bercampur unsur kimiawi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dr. Wayne berkata bahwa, saat dia mempelajari tentang pengaktualisasian diri di  universitas, seorang professor menanyakan pertanyaan ini: Jika seorang yang  sudah total dalam mengaktualisasikan diri, secara tanpa sadar datang ke acara  formal dengan berpakaian untuk acara non formal, apa reaksinya? &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jawabannya adalah: Dia bahkan tidak akan menyadarinya. Itulah yang dimaksud  dengan penguasaan emosi secara total, dimana tidak ada kejadian external yang  bisa membawamu kedalam kondisi emosi yang negatif. A mind like a water.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Masalah sebenarnya bukanlah kejadian external yang mengendalikan emosi kita.  Akan tetapi kitalah yang mempercayai faktor external itu yang mengendalikan  kondisi emosi kita. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Abaikan kepercayaan itu dan sadarilah bahwa kita secara alami mempunyai  kemampuan untuk mengendalikan bagaimana kita harus bersikap pada kejadian  tertentu, tanpa memperdulikan kondisi kita saat itu. Ini adalah langkah pertama  untuk menjadi penguasa emosi atau emotional mastery.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kejadian-kejadian adalah netral. Apa yang menyebabkan kita untuk bersikap dengan  cara tertentu, adalah tergantung dari bagaimana cara kita mengartikan sebuah  kejadian, dan bagaimana cara kita berpikir tentang kejadian itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kejadian yang sama (bahkan untuk kejadian yang serius, misalnya meninggalnya  seseorang yang sangat dekat dengan kita) akan diartikan berbeda oleh orang yang  berbeda. Mungkin kita akan menganggapnya sebagai kejadian yang tragis, sementara  orang lain di planet ini menganggap kejadian itu sebagai sebuah perayaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kejadian itu sendiri tidak mempunyai arti, kitalah yang memberikan arti atau  makna pada kejadian itu, dan bereaksi sesuai dengan makna yang kita berikan  kepada kejadian itu. Inilah yang menyebabkan mengapa kita mengambil sikap dengan  cara tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat kita sudah memahami ini, secara sadar kita bisa mulai mengambil alih atas  pemaknaan ini. Saat kita sedang mengalami sakit misalnya, beberapa orang akan  mengartikannya sebagai sebuah penderitaan dan membuanya menjadi depresi.  Sementara yang lainnya akan mengartikannya sebagai tantangan, kemudian mencari  cara untuk melaluinya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa yang dianggap oleh sebagian orang sebagai suatu akhir, sementara yang  lainnya akan menganggap itu sebagai suatu awal. Tapi ini tidak harus menjadi  suatu reaksi yang terjadi secara tidak sadar. Ini bisa menjadi suatu pilihan  yang dilakukan secara sadar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kapanpun terjadi sesuatu yang biasanya akan membuat kita merasa depresi, kita  bisa memilih untuk mencari dan memberikan makna yang lain yang bisa membuat kita  merasa menjadi lebih baik, dan bukan sebaliknya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Daripada menanggapnya sebagai sebuah kegagalan, akan lebih baik jika kita  menganggapnya sebagai pelajaran untuk menambah pengalaman. Daripada merasa  kehilangan, lebih baik kita fokuskan perasaan untuk bersyukur atas apa yang  masih kita miliki. Daripada menggangap sebagai penolakan, lebih baik kita  menganggapnya sebagai kesempatan yang tertunda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hanya karena TV mengajarkan kita untuk bersikap dengan cara tertentu dalam  merespon suatu kejadian tertentu, bukan berarti bahwa kita harus menerima saja  penginterpretasian tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dalam jarak waktu antara stimulasi dan respon yang akan diberikan, terbentang  kesempatan untuk secara sadar membuat suatu pilihan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contohnya, kamu bisa dipecat dari pekerjaan mu dan mengubahnya menjadi sebuah  kemenangan, dari pada menganggapnya sebagai suatu kekalahan. Kamu bisa bangkrut  dan maju terus untuk menjadi semakin kaya (Donald Trump). Sementara dilain  pihak, kamu bisa menikmati kesuksesan yang tidak tertandingi, dan kemudian  menjerumuskan dirimu sendiri pada kematian (John Belushi).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Untuk kejadian-kejadian yang terlihat sebagai kejadian yang ”negatif,” kita bisa  mencari orang yang bisa mengubahnya menjadi pengalaman yang sangat berharga. Dan  untuk kejadian-kejadian yang terlihat sebagai kejadian ”positif,” kita bisa  menemukan orang yang menginterpretasikannya dengan cara tertentu, yang membuat  kejadian itu sebagai penghancur dirinya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sadari jebakan dari membiarkan suatu kejadian yang mengendalikan kita secara  tidak sadar, dan gunakan kekuatan kesadaran yang kita miliki untuk memutuskan  interpretasi kita sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat kita telah mencapai titik di mana kita menjadi terbebas dari kejadian  external, maka kita benar-benar akan menjadi orang yang bebas. Ini adalah  kondisi yang membuat kita menjadi terpisah dari kejadian external. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan mengetahui bahwa kita bisa menggunakan kesadaran untuk mengendalikannya  secara langsung melalui pikiran, dan bukan membutuhkan faktor external untuk  bisa melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dr. Dyer menyebutnya sebagai menjadi “independent of the good opinion of  others.” tidak perduli apapun yang terjadi pada diri kita, kita tetap bisa  memilih untuk berada dalam kedamaian. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, bagaimana menurut mu mengenai topik yang didiskusikan oleh artikel tersebut?  Tampaknya penulis artikel ini mengajak kita untuk semakin sadar bahwa kita  mempunyai kekuatan untuk mengendalikan emosi, pikiran, dan tinakan yang kita  ambil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Penulis ini mengajak kita untuk menjadi orang yang merdeka. Bebas dari faktor  external. Kita tidak lagi mudah terobang-ambing oleh berbagai kejadian yang  sebenarnya netral. Kita sendirilah yang memberikan makna pada kejadian tersebut.  Dan makna yang kita berikan, akan memberi pengaruh pada sikap dan aksi yang kita  lakukan.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1606878547407362095?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1606878547407362095/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1606878547407362095' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1606878547407362095'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1606878547407362095'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/be-free-to-feel-free.html' title='Be Free To Feel Free'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-7679945507688475498</id><published>2007-09-20T18:50:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T18:55:29.822-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Better Writer</title><content type='html'>&lt;p&gt;Content-content-content, always content. Setiap kali aku mencari tips-tips  yang paling jitu, dan paling hebat untuk membangun traffik, membangun link,  memonetize, etc, semuanya akan menunjuk pada satu kata, content!! Setiap kali  aku ingin tahu bagaimana cara agar aku bisa bisa membangun blog dengan traffik  yang tinggi, selalu saja mendapatkan jawabannya yang sama, content is the king.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal inilah yang membuatku menjadi semakin yakin, bahwa salah satu kunci agar aku  bisa mencapai apa yang aku cita-citakan, apa yang aku mimpikan, adalah dengan  banyak menulis dan menghasilkan content yang berkualitas. Aku tahu, itu bukanlah  perkara yang mudah. Terlebih saat ini aku memang belum mempunyai kemampuan yang  cukup untuk itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk bisa membuat content yang lebih baik, berarti aku harus menjadi penulis  yang lebih baik. Menjadi penulis memang bukanlah satu-satunya cara untuk  mendapatkan content yang bagus. Kita bisa mendapatkannya dengan cara membayar  seorang penulis profesional misalnya. Atau bisa juga dengan cara membeli content  siap pakai yang banyak ditawarkan saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun kedua cara itu membutuhkan dana yang mungkin tidak sedikit. Dan saat ini  aku belum memilikinya. Berarti, satu-satunya cara yang tersisa agar aku juga  bisa mendapatkan content yang bagus dan original adalah dengan membuatnya  sendiri. Aku harus menuliskannya sendiri. Itu berarti aku harus berusaha agar  bisa menjadi penulis yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi, bagaimana caranya agar aku bisa memperbaiki dan meningkatkan mutu dari  tulisan yang aku hasilkan? Betul, aku harus berlatih, berlatih, dan berlatih.  Selain itu? Ada beberapa tips yang aku dapat dari beberapa blogger lain lewat  tulisan mereka. Beberapa tips ini antara lain:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Perbanyak membaca tulisan-tulisan dari penulis yang hebat&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; Ini dengan tujuan untuk memperkaya wawasan kita akan berbagai teknik, gaya, kosa  kata, isi cerita, cara penyampaian, dan berbagai hal yang berhubungan dengan  tulis menulis. Dengan banyak membaca dan memperhatikan bagaimana hasil tulisan  dari penulis-penulis hebat, akan memperkaya pengetahuan yang kita miliki. &lt;b&gt;Berusaha menulis setiap hari&lt;/b&gt;. &lt;p&gt;Untuk bisa menjadi penulis, tentu saja kita harus banyak-banyak menulis. Setelah  kita banyak melihat, membaca, dan mempelajari berbagai teknik yang digunakan  oleh penulis-penulis terkenal, maka saatnya untuk mempraktekkan dan mengamalkan  apa yang pernah kita lihat, baca, dan ketahui. Berusahalah sebisa mungkin untuk  menulis satu atau dua kali sehari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Cari, kumpulkan, dan tuliskan semua ide&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ketiga agar kita bisa menjadi penulis dan menghasilkan content yang  lebih baik adalah dengan cara mulai mencari, mengumpulkan, dan berusaha  menuliskan semua ide yang pernah kita temukan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ide ini bisa kita dapat dengan cara sering mengunjungi blog-blog atau  situs-situs yang bisa memberi kita inspirasi. Siapkan selalu pena dan buku  catatan, atau apapun yang bisa kita jadikan sarana untuk menyimpan ide-ide yang  kita temukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Cari dan tentukan waktu-waktu yang pas untuk menulis&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cari waktu yang paling pas dengan jadwal kegiatan sehari-hari. Usahakan untuk  mengikuti jadwal tersebut dan membiasakan diri menulis pada waktu yang sama  setiap harinya. Ini seperti semacam ritual yang kita lakukan setiap hari. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu saja, tujuan yang ingin didapat adalah untuk menjadikannya sebagai  kebiasaan sehari-hari. Dengan begitu, kita akan semakin terbiasa untuk menulis  dan tidak merasa terbebani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Just Write, tuliskan saja&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan sekalipun sudah duduk dan siap hendak menulis, seringkali kita masih  merasa bingung dan tidak tahu apa yang hendak ditulis. Mencari dan menemukan  topik yang menarik untuk ditulis bisa jadi merupakan hal yang sulit untuk  dilakukan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin ini bisa kita atasi menuliskan saja satu atau dua kalimat yang terlintas  dikepala. Dengan membiasakan diri untuk menyalurkan apa yang ada dalam pikiran,  itu akan melatih kita untuk bisa menyampaikan apa yang ingin kita sampaikan  melalui tulisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Jauhi, singkirkan semua hal mengganggu&lt;/b&gt;. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suara-suara, benda-benda yang bisa mengganggu konsentrasi sebaiknya kita  jauhkan. Jika tidak bisa, berarti kitalah yang harus menjauhinya. Cari tempat  yang bisa membuat kita merasa tenang dan tidak banyak mengalami gangguan.  Pikiran yang tenang dan fokus akan banyak membantu untuk menghasilkan tulisan  yang kita inginkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Rencanakan dan tuliskan&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat kita sudah mulai terbiasa untuk menulis setiap hari. Berarti sudah saatnya  untuk membuat perencaan terlebih dahulu tentang apa yang ingin kita tuliskan.  Buat dan atur beberapa rencana tentang apa yang akan kita tulis nanti malam,  atau besok pagi, dan tuliskan. Dengan membuat perencanaan seperti itu, kita jadi  lebih siap saat akan benar-benar mulai menulis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Lakukan berbagai percobaan&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seringkali karena kita terlalu mengidolakan seseorang, kita meniru mentah-mentah  apa yang dilakukan oleh sang idola. Dan akhirnya, kita tidak pernah menjadi diri  kita sendiri. Kita hanya menjadi peniru. Kita di anggap tidak lebih dari sekedar  tiruan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lakukanlah percobaan, gunakan gaya yang berbeda, cara yang berbeda, isi yang  berbeda, atau apapun yang bisa membuat kita berbeda. Coba dan bandingkan  hasilnya. Coba cara lainnya lagi, temukan gaya dan cara baru, bereksperimenlah,  jangan takut menjadi dirimu sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Revisi&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah tulisan selesai, bukan berarti tugas telah selesai. Satu tahap yang  sangat penting dan tidak boleh dilupakan, revisi. Saat kita menulis apa saja  yang terlintas dipikiran, saat kita melakukan berbagai percobaan, tentu akan  banyak kesalahaan yang mungkin kita perbuat. Revisi sangat diperlukan untuk  mengurangi dan meminimalkan kesalahan-kesalahan tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Revisi juga diperlukan untuk memperbaiki dan meningkatkan mutu dari kata-kata,  kalimat-kalimat yang kita gunakan. Jangan merasa malas untuk melakukan ini.  Karena bagian ini sangat penting untuk mengetahui dan memperbaiki kesalahan yang  sering kita lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Persingkat&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat kita merevisi, mungkin kita akan menemukan banyak kalimat-kalimat yang  sebenarnya tidak diperlukan. Singkat, katakan atau nyatakan dengan lebih singkat  dan padat. Akan membuat tulisan kita menjadi lebih berbobot. Cari  kaliimat-kalimat yang terlalu panjang dan bertele-tele. Ganti dengan kalimat  yang lebih singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Feedback&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengetahui apakah tulisan yang kita buat sudah cukup baik atau masih perlu  banyak perbaikan, kita membutuhkan masukan dari orang-orang yang bisa memberikan  penilaian yang objektif. Feedback atau kritik dan saran dari orang-orang yang  lebih ahli dan mengerti akan sangat membantu dalam meningkatkan hasil tulisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Publikasi&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah tulisan selesai dirivisi dan mendapatkan berbagai feedback untuk  perbaikan, sudah saatnya untuk mempublikasikannya. Butuh keberanian untuk  melakukan ini. Kita tidak akan pernah tahu apakah tulisan yang kita buat bisa  membuat orang tertarik atau tidak, jika kita tidak pernah mencoba untuk  mempublikasikannya. Biarkan publik membacanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kita sudah mempunyai blog, itu langkah yang bagus. Usahakan agar ada orang  yang mau datang dan membaca apa yang kita tuliskan. Publikasikan di blog-blog  yang lebih besar dan mempunyai audience yang luas, jika itu memungkinkan.  Langkah ini sangat bagus untuk mengukur sudah sejauh mana proses yang kita  lakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Write like you talk&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menulis seperti berbicara (hampir sama). Menulislah seperti saat kita berbicara  pada seorang teman. Jangan takut untuk menujukkan emosi dan hasrat. Tujukkan  siapa diri kita sebenarnya. Jangan terlalu membatasi diri. &lt;/p&gt; Jangan terlalu kaku dengan menuruti segala aturan yang terlalu mengekang.  Bebaskan diri untuk mengekspresikan apa yang ingin disampaikan. Bila perlu  sedikit melanggar aturan, asalkan dengan tujuan yang baik. &lt;p&gt;&lt;b&gt;Awal dan akhir&lt;/b&gt;. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagian terpenting dari tulisan yang kita buat adalah di awal dan akhir. Terutama  disaat awal. Jika diawal kita berhasil membuat pembaca untuk terus tertarik, itu  adalah suatu langkah awal yang bagus. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika diawal saja pembaca sudah merasa bosan dengan kalimat yang kita gunakan,  maka kemungkinan besar dia tidak akan menyelesaikan bagian selanjutnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagian akhir juga sangat menentukan. Akhir yang kuat bisa membuat pembaca untuk  merasa penasaran dan ingin membaca tulisan kita yang lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, penting untuk memberikan perhatian extra pada kedua bagian ini.  Bagaimana dengan mu? Apa kamu mempunyai tips dan trik khusus dalam menulis?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-7679945507688475498?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/7679945507688475498/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=7679945507688475498' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7679945507688475498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7679945507688475498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/better-writer.html' title='Better Writer'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8093081613781563816</id><published>2007-09-20T18:40:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T18:50:19.351-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Komentar-komentar Yang Merusak</title><content type='html'>&lt;p&gt;Salah satu strategi untuk membangun traffik dan link untuk blog adalah  dengan cara membuat komentar di blog lain. Ini adalah salah satu teknik yang  paling populer dan paling banyak digunakan oleh para blogger untuk membangun  traffik, link, dan sekaligus menjalin hubungan dengan sesama blogger.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanyakan pada blogger-blogger ternama, teknik apa yang bisa digunakan untuk  membangun traffik dan link, aku yakin, sebagian besar mereka akan mengatakan  bahwa ”buat komentar” di blog lain. Selain mudah, murah, teknik ini juga  cukup efektif. Tidak mengherankan jika banyak blogger yang menyukai teknik dan strategi ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kita juga tidak ingin apa yang pernah kita lakukan dalam usaha kita untuk  membangun traffik dan link malah bisa merusak reputasi dan kredibilitas kita  dimata orang lain. Kita juga harus berhati-hati agar tidak sampai tergoda dan  terjebak untuk melakukan beberapa kesalahan yang akhirnya akan kita sesali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hari yang lalu aku membaca tulisan Darren dari ProBlogger.net yang  mengulas masalah ini. Dia memberikan 10 macam jenis komentar yang bisa merusak  reputasi yang ingin kita bangun. Kesalahan ini sangat mungkin akan kita lakukan.  Mungkin karena kita terlalu bersemangat dalam usaha untuk membangun link dan  traffik. Hingga secara sadar atau tidak kita terjebak dan melakukan hal yang bisa  merugikan, bukan hanya diri sendiri, tapi juga orang lain. Jika itu terjadi,  maka bukan traffik, link, dan nama baik yang akan didapat. Melainkan kerusakan  yang sangat tidak kita harapkan, yaitu rusaknya reputasi. Karena akan sangat sulit  untuk memperbaikinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa saja kesalahan dan kelakuan tidak menyenangkan yang berhubungan dengan  komentar ini. Berikut ini sepuluh macam kelakukan yang sering dilakukan oleh  para blogger dalam hal membuat komentar di blognya si D’. Kesimpulan yang  didapatnya ini adalah hasil dari pengamatan yang dilakukannya atas  blogger-blogger yang sering membuat dan meninggalkan komentar di blog-nya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Menggunakan Signature yang berlebihan&lt;/b&gt; – Meninggalkan 2 atau lebih link yang  tidak berhubungan dengan topik yang sedang didiskusikan bukan hanya tidak akan  ada gunanya, tapi itu juga mungkin akan membuat orang lain menjadi jengkel dan  akan merusak reputasi kita sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Berlebihan dalam melink ke artikel sendiri&lt;/b&gt; – Menempatkan link di dalam posting  yang merujuk pada halaman sebelumnya atau pada tulisan yang dibuat orang lain, bisa memberikan nilai tambah pada topik yang sedang dibicarakan. Tapi apa  yang akan terjadi jika kita meninggalkan banyak link tanpa mengatakan apapun, terlebih  jika link-link tersebut tidak berhubungan dengan hal yang sedang didiskusikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Kuantitas tanpa kualitas&lt;/b&gt; – Beberapa komentator banyak yang melakukan hal ini.  Ini terjadi mungkin karena kita terlalu ingin menarik perhatian, hingga  kita meninggalkan komentar yang panjang tapi tidak memberikan hal yang  bermanfaat bagi pengunjung lain. Ini bukan hanya akan merusak reputasi, tapi  juga akan menyebabkan kita bisa di cap sebagai comment spam.&lt;/p&gt; &lt;b&gt;Komentar dulu baru membaca&lt;/b&gt; – Ini juga mungkin sering kita lakukan, saat kita  melihat suatu judul, kemudian membaca beberapa baris pada paragraph awal, dan  karena keinginan untuk segera berkomentar sudah tidak terbendung, akhirnya kita  membuat komentar tanpa terlebih dulu menyelesaikan membaca keseluruhan artikel, dan mencoba  untuk memahami maksud dari artikel tersebut. Apa yang kemudian akan terjadi sesaat setelah kita menyadari, bahwa kita telah  menulis komentar yang akan membuat kita tampak seperti orang bodoh, karena mengatakan  sesuatu yang konyol?  &lt;p&gt;Kita memang bisa saja memperbaikinya dengan cara membuat  komentar susulan. Tapi komentar kita yang sebelumnya masih tetap akan terlihat  oleh orang lain, apakah itu bisa dihilangkan? Untuk membuang komentar kita yang tolol di blog orang lain bukanlah perkara yang  mudah. Komentar tersebut akan terus terlihat selama berbulan-bulan bahkan lebih.  Karena itu berpikirlah sebelum membuat komentar, pastikan kita memahami  sepenuhnya apa yang sedang didiskusikan. Ini artinya, yaitu dengan cara membaca  keseluruhan artikel tersebut dan memahami maksud dari si penulis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;b&gt;Bersifat menyerang &lt;/b&gt;– Salah satu fungsi dari blog adalah sebagai media untuk  berdiskusi, berdebat adalah hal yang biasa dalam berdiskusi. Dan sudah menjadi  haluri yang umum, saat berdebat, kita akan mudah terpancing untuk menyerang  lawan bicara saat kita sangat tidak setuju dengan pendapatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat kita terpancing untuk membuat komentar yang bersifat menyerang, apa yang  terjadi setelah orang lain membacanya dan menjadi emosi? Ini bisa membuat orang tersebut balik menyerang, hingga akhirnya yang terjadi  adalah peperangan antar pribadi, bukan lagi memperdebatkan mengenai topik yang  sedang didiskusikan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu siapa yang akan tampil menjadi pemenang? Seringkali keduanya yang akan  kalah. Ini bisa menyebabkan rusaknya reputasi dan kredibilitas keduanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Anonymous kritikus &lt;/b&gt;– Jika kita ingin mengkritik dengan tujuan untuk membuat  perbaikan, bukankah akan lebih baik jika kita bisa lebih sedikit bertanggung  jawab. Memang ada blogger-blogger yang tidak sanggup dan tidak mau dikritik.  Tapi banyak juga yang malah sangat mengharapkan kirtik, dan menghargai para  kritikus yang bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beri mereka kesempatan untuk berterima kasih pada para kritikus yang telah  berjuang untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Anonymous kritikus  biasanya gampang di cap sebagai orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan  apa yang dikatakannya. Jadi, apa manfaat yang bisa diberikan dari kritik yang  kita buat jika orang menilai bahwa kita tidak berani mempertanggung jawabkan  pendapat yang kita kemukakan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Komentar pertama begitu menggoda&lt;/b&gt; – Kita tahu bahwa teknik ini sangat jitu  digunakan untuk memancing perhatian. Dan akhirnya kita mudah untuk terjebak  membuat komentar yang tidak bermutu karena terdorong untuk selalu menjadi yang  pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan jika itu yang terjadi, kemungkinannya adalah, bukan hanya pemilik blog yang  akan menjadi tidak senang, tapi juga pengunjung lain yang mungkin akan  menganggap kita adalah orang yang bodoh dan tidak berwawasan, karena selalu  membuat komentar yang tidak ada nilainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Mendominasi&lt;/b&gt; – Seringkali, karena kita terlalu fanatik dengan suatu blog atau  seorang blogger, maka kita terkadang menjadi lupa bahwa blog tersebut adalah  milik orang lain. Saat seorang pengunjung lain memberikan komentarnya, kita  tidak dapat menahan tangan yang gatal untuk segera memberikan respon. Mungkin komentar yang kita berikan memang adalah komentar yang bermutu, karena  kita memang tahu apa yang kita bicarakan. Namun, saat itu menjadi berlebihan,  banyak orang yang akan menjadi kesal. Dan itu bisa menimbulkan kesan yang  negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;b&gt;Menggunakan keyword dan bukan nama asli&lt;/b&gt; – Strategi ini biasanya kita gunakan untuk meningkatkan keyword andalan kita di  search engine. Hingga saat kita membuat komentar di blog lain, kita menggunakan  keyword sebagai signature dan bukan nama asli. Teknik ini mungkin memang bisa  sedikit membantu saat blog tersebut tidak menggunakan no-follow tags, juga untuk  mengkomunikasikan tentang apa blog kita sebenarnya kepada orang lain. Ini kita  lakukan dengan tujuan untuk memperkuat merek dagang kita di pasaran. Ada  beberapa pendapat berbeda mengenai hal ini. Ada blogger yang bisa memaklumi dan  tidak mempersoalkan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun ada juga yang lebih menghargai orang yang  meninggalkan nama mereka sebenarnya di komentar, bukan keyword untuk blog  mereka. Dia mungkin lebih suka berhubungan dengan orang yang  menggunakan nama seperti Udin, Sara, Yanti, Uut, dari pada yang menggunakan Bisnis Online, Bisnis  Internet, Belajar blogging, etc. Dengan begitu, maka kemungkinan kita akan lebih  mudah untuk menjalin hubungan dengan blogger tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;b&gt;Tidak menambah nilai&lt;/b&gt; – Ini berhubungan dengan semua point lainnya. Setiap  komentar yang kita buat berpotensi untuk memberikan manfaat atau mudarat bagi blog  dan diri kita. Saat kita membuat komentar yang bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri atau  orang lain, berarti kita telah memberikan nilai tambah bagi blog dan diri  sendiri, misalnya, memperluas komunitas blogging kita, dan sekaligus meningkatkan reputasi  sebagai orang yang berwawasan dan berpengetahuan. &lt;p&gt;Sebaliknya, untuk setiap  komentar kita yang tidak memberikan manfaat serta merugikan orang lain, akan mengurangi nilai dan merusak  reputasi kita sendiri. Itulah beberapa jenis kesalahan yang berhubungan dengan cara berkomentar.  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Membuat sebuah komentar sepertinya bukanlah hal yang terlalu penting untuk  diperhatikan. Itu betul. Kita mudah sekali melupakan komentar-komentar yang  pernah kita buat di tempat orang lain.&lt;/p&gt; Tapi kita juga harus ingat bahwa, selama  halaman tersebut masih ada, berarti akan selalu ada kesempatan orang lain untuk  melihat dan membaca serta menilai komentar yang kita buat.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap komentar  yang penah kita buat, ibarat track record yang bisa menambah atau merusak  reputasi. Jika kita mempunyai tujuan jangka panjang, tentu kita tidak ingin  merusak reputasi yang sudah dengan susah payah kita bangun. Bagaimana? Setuju?  No Comment?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8093081613781563816?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8093081613781563816/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8093081613781563816' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8093081613781563816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8093081613781563816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/komentar-komentar-yang-merusak_20.html' title='Komentar-komentar Yang Merusak'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-6448409900721052456</id><published>2007-09-20T18:38:00.000-07:00</published><updated>2007-09-20T18:40:39.628-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Komentar-komentar Yang Merusak</title><content type='html'>Salah satu strategi untuk membangun traffik dan link untuk blog adalah dengan cara membuat komentar di blog lain. Ini adalah salah satu teknik yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh para blogger untuk membangun traffik, link, dan sekaligus menjalin hubungan dengan sesama blogger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanyakan pada blogger-blogger ternama, teknik apa yang bisa digunakan untuk membangun traffik dan link, aku yakin, sebagian besar mereka akan mengatakan bahwa ”buat komentar” di blog lain. Selain mudah, murah, teknik ini juga cukup efektif. Tidak mengherankan jika banyak blogger yang menyukai teknik dan strategi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kita juga tidak ingin apa yang pernah kita lakukan dalam usaha kita untuk membangun traffik dan link malah bisa merusak reputasi dan kredibilitas kita dimata orang lain. Kita juga harus berhati-hati agar tidak sampai tergoda dan terjebak untuk melakukan beberapa kesalahan yang akhirnya akan kita sesali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu aku membaca tulisan Darren dari ProBlogger.net yang mengulas masalah ini. Dia memberikan 10 macam jenis komentar yang bisa merusak reputasi yang ingin kita bangun. Kesalahan ini sangat mungkin akan kita lakukan. Mungkin karena kita terlalu bersemangat dalam usaha untuk membangun link dan traffik. Hingga secara sadar atau tidak kita terjebak dan melakukan hal yang bisa merugikan, bukan hanya diri sendiri, tapi juga orang lain. Jika itu terjadi, maka bukan traffik, link, dan nama baik yang akan didapat. Melainkan kerusakan yang sangat tidak kita harapkan, yaitu rusaknya reputasi. Karena akan sangat sulit untuk memperbaikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa saja kesalahan dan kelakuan tidak menyenangkan yang berhubungan dengan komentar ini. Berikut ini sepuluh macam kelakukan yang sering dilakukan oleh para blogger dalam hal membuat komentar di blognya si D’. Kesimpulan yang didapatnya ini adalah hasil dari pengamatan yang dilakukannya atas blogger-blogger yang sering membuat dan meninggalkan komentar di blog-nya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan Signature yang berlebihan – Meninggalkan 2 atau lebih link yang tidak berhubungan dengan topik yang sedang didiskusikan bukan hanya tidak akan ada gunanya, tapi itu juga mungkin akan membuat orang lain menjadi jengkel dan akan merusak reputasi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlebihan dalam melink ke artikel sendiri – Menempatkan link di dalam posting yang merujuk pada halaman sebelumnya atau pada tulisan yang dibuat orang lain, bisa memberikan nilai tambah pada topik yang sedang dibicarakan. Tapi apa yang akan terjadi jika kita meninggalkan banyak link tanpa mengatakan apapun, terlebih jika link-link tersebut tidak berhubungan dengan hal yang sedang didiskusikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuantitas tanpa kualitas – Beberapa komentator banyak yang melakukan hal ini. Ini terjadi mungkin karena kita terlalu ingin menarik perhatian, hingga kita meninggalkan komentar yang panjang tapi tidak memberikan hal yang bermanfaat bagi pengunjung lain. Ini bukan hanya akan merusak reputasi, tapi juga akan menyebabkan kita bisa di cap sebagai comment spam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar dulu baru membaca – Ini juga mungkin sering kita lakukan, saat kita melihat suatu judul, kemudian membaca beberapa baris pada paragraph awal, dan karena keinginan untuk segera berkomentar sudah tidak terbendung, akhirnya kita membuat komentar tanpa terlebih dulu menyelesaikan membaca keseluruhan artikel, dan mencoba untuk memahami maksud dari artikel tersebut. Apa yang kemudian akan terjadi sesaat setelah kita menyadari, bahwa kita telah menulis komentar yang akan membuat kita tampak seperti orang bodoh, karena mengatakan sesuatu yang konyol? &lt;br /&gt;Kita memang bisa saja memperbaikinya dengan cara membuat komentar susulan. Tapi komentar kita yang sebelumnya masih tetap akan terlihat oleh orang lain, apakah itu bisa dihilangkan? Untuk membuang komentar kita yang tolol di blog orang lain bukanlah perkara yang mudah. Komentar tersebut akan terus terlihat selama berbulan-bulan bahkan lebih. Karena itu berpikirlah sebelum membuat komentar, pastikan kita memahami sepenuhnya apa yang sedang didiskusikan. Ini artinya, yaitu dengan cara membaca keseluruhan artikel tersebut dan memahami maksud dari si penulis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersifat menyerang – Salah satu fungsi dari blog adalah sebagai media untuk berdiskusi, berdebat adalah hal yang biasa dalam berdiskusi. Dan sudah menjadi haluri yang umum, saat berdebat, kita akan mudah terpancing untuk menyerang lawan bicara saat kita sangat tidak setuju dengan pendapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita terpancing untuk membuat komentar yang bersifat menyerang, apa yang terjadi setelah orang lain membacanya dan menjadi emosi? Ini bisa membuat orang tersebut balik menyerang, hingga akhirnya yang terjadi adalah peperangan antar pribadi, bukan lagi memperdebatkan mengenai topik yang sedang didiskusikan. &lt;br /&gt;Lalu siapa yang akan tampil menjadi pemenang? Seringkali keduanya yang akan kalah. Ini bisa menyebabkan rusaknya reputasi dan kredibilitas keduanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anonymous kritikus – Jika kita ingin mengkritik dengan tujuan untuk membuat perbaikan, bukankah akan lebih baik jika kita bisa lebih sedikit bertanggung jawab. Memang ada blogger-blogger yang tidak sanggup dan tidak mau dikritik. Tapi banyak juga yang malah sangat mengharapkan kirtik, dan menghargai para kritikus yang bertanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beri mereka kesempatan untuk berterima kasih pada para kritikus yang telah berjuang untuk membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Anonymous kritikus biasanya gampang di cap sebagai orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan apa yang dikatakannya. Jadi, apa manfaat yang bisa diberikan dari kritik yang kita buat jika orang menilai bahwa kita tidak berani mempertanggung jawabkan pendapat yang kita kemukakan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar pertama begitu menggoda – Kita tahu bahwa teknik ini sangat jitu digunakan untuk memancing perhatian. Dan akhirnya kita mudah untuk terjebak membuat komentar yang tidak bermutu karena terdorong untuk selalu menjadi yang pertama. Dan jika itu yang terjadi, kemungkinannya adalah, bukan hanya pemilik blog yang akan menjadi tidak senang, tapi juga pengunjung lain yang mungkin akan menganggap kita adalah orang yang bodoh dan tidak berwawasan, karena selalu membuat komentar yang tidak ada nilainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendominasi – Seringkali, karena kita terlalu fanatik dengan suatu blog atau seorang blogger, maka kita terkadang menjadi lupa bahwa blog tersebut adalah milik orang lain. Saat seorang pengunjung lain memberikan komentarnya, kita tidak dapat menahan tangan yang gatal untuk segera memberikan respon. Mungkin komentar yang kita berikan memang adalah komentar yang bermutu, karena kita memang tahu apa yang kita bicarakan. Namun, saat itu menjadi berlebihan, banyak orang yang akan menjadi kesal. Dan itu bisa menimbulkan kesan yang negatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan keyword dan bukan nama asli – Strategi ini biasanya kita gunakan untuk meningkatkan keyword andalan kita di search engine. Hingga saat kita membuat komentar di blog lain, kita menggunakan keyword sebagai signature dan bukan nama asli. Teknik ini mungkin memang bisa sedikit membantu saat blog tersebut tidak menggunakan no-follow tags, juga untuk mengkomunikasikan tentang apa blog kita sebenarnya kepada orang lain. Ini kita lakukan dengan tujuan untuk memperkuat merek dagang kita di pasaran. Ada beberapa pendapat berbeda mengenai hal ini. Ada blogger yang bisa memaklumi dan tidak mempersoalkan ini.&lt;br /&gt;Namun ada juga yang lebih menghargai orang yang meninggalkan nama mereka sebenarnya di komentar, bukan keyword untuk blog mereka. Dia mungkin lebih suka berhubungan dengan orang yang menggunakan nama seperti Udin, Sara, Yanti, Uut, dari pada yang menggunakan Bisnis Online, Bisnis Internet, Belajar blogging, etc. Dengan begitu, maka kemungkinan kita akan lebih mudah untuk menjalin hubungan dengan blogger tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak menambah nilai – Ini berhubungan dengan semua point lainnya. Setiap komentar yang kita buat berpotensi untuk memberikan manfaat atau mudarat bagi blog dan diri kita. Saat kita membuat komentar yang bermanfaat dan tidak merugikan diri sendiri atau orang lain, berarti kita telah memberikan nilai tambah bagi blog dan diri sendiri, misalnya, memperluas komunitas blogging kita, dan sekaligus meningkatkan reputasi sebagai orang yang berwawasan dan berpengetahuan. Sebaliknya, untuk setiap komentar kita yang tidak memberikan manfaat serta merugikan orang lain, akan mengurangi nilai dan merusak reputasi kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa jenis kesalahan yang berhubungan dengan cara berkomentar. Membuat sebuah komentar sepertinya bukanlah hal yang terlalu penting untuk diperhatikan. Itu betul. Kita mudah sekali melupakan komentar-komentar yang pernah kita buat di tempat orang lain. Tapi kita juga harus ingat bahwa, selama halaman tersebut masih ada, berarti akan selalu ada kesempatan orang lain untuk melihat dan membaca serta menilai komentar yang kita buat.&lt;br /&gt;Setiap komentar yang penah kita buat, ibarat track record yang bisa menambah atau merusak reputasi. Jika kita mempunyai tujuan jangka panjang, tentu kita tidak ingin merusak reputasi yang sudah dengan susah payah kita bangun. Bagaimana? Setuju? No Comment?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-6448409900721052456?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/6448409900721052456/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=6448409900721052456' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/6448409900721052456'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/6448409900721052456'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/komentar-komentar-yang-merusak.html' title='Komentar-komentar Yang Merusak'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-2616260977251265636</id><published>2007-09-18T19:09:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:10:57.021-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>The Power Of Self Confedence</title><content type='html'>&lt;p&gt;Bahkan sekalipun kamu benar-benar extra berbakat dan mempunyai skill yang  cukup, dalam situasi yang mendesak, kurangnya self-confidence atau percaya diri  bisa menghalangi mu untuk melakukan dan menghasilkan yang terbaik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika kamu bekerja dalam bidang pemasaran, dan sudah membaca  berbagai buku, mempelajari dan memahami teknik-teknik baru mengenai pemasaran,  tapi akan sangat berbeda bila tiba waktunya untuk keluar dan mengaplikasikan  teknik-teknik itu, saat berhadapan langsung dengan calon konsumen. Faktor  penghalangnya seringkali bukanlah kurangnya pengetahuan atau kurangnya latihan,  melainkan kurangnya kepercayaan, bahwa kamu mampu melakukan yang terbaik, bahkan  saat-saat awal melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kalimat-kalimat diatas adalah kalimat-kalimat yang aku dapat dari artikel yang  membahas mengenai pentingnya menyadari manfaat dari self confidence ini.  Menurutku apa yang terdapat dalam artikel tersebut sangatlah benar. Kurangnya  rasa percaya diri seringkali menjadi faktor utama yang menyebabkan kita tidak  bisa memberikan yang terbaik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita tidak bisa memberikan atau melakukan yang terbaik, seringkali bukan karena  kita tidak mampu atau tidak mempunyai pengetahuan dan kemampuan yang cukup,  melainkan kita tidak cukup percaya bahwa kita mampu untuk sukses dalam aksi yang  sedang kita lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dunia blogging contohnya, aku yakin banyak orang yang mempunyai kemampuan untuk  berkomunikasi dan berbicara dengan baik. Kita sering menghabiskan waktu  berjam-jam hanya untuk bergosip misalnya, atau membicarakan berita-berita  terbaru, atau kejadian-kejadian yang baru kita alami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi saat kita duduk didepan keyboard dan monitor untuk membuat content, kita  seperti kehabisan kata, kita tidak tahu apa yang katakan untuk menceritakan apa  yang ingin kita sampaikan. Sepertinya ada sesuatu yang hilang. Dan faktanya,  memang ada yang hilang. Salah satunya mungkin adalah self confidence ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita sebenarnya mempunyai kemampuan untuk menulis, karena kita sudah sering  melakukan itu. Dan kita sebenarnya juga memiliki pengetahuan yang cukup tentang  apa yang ingin kita tuliskan, karena kita sudah mengalami secara langsung apa  yang ingin kita sampaikan. Tapi, kita mungkin tidak mempunyai cukup rasa percaya  diri bahwa kita mampu untuk membuat tulisan yang bisa membuat orang lain  tertarik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita mungkin terlalu khawatir dan berpikir bahwa sebenarnya kita tidak cukup  bagus. Dan kita khawatir orang lain akan mengetahui kelemahan itu. Jadi kita  tidak memberikan kesempatan pada orang lain untuk mengatahuinya. Dan kita lebih  memilih untuk menarik diri. Dan akibatnya, kita tidak pernah berani untuk  memperlihatkan kemampuan yang kita miliki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kasus-kasus seperti ini sering terjadi saat kita sedang menjalani atau melakukan  sesuatu yang baru pertama kali dialami, atau dirasakan. Kita sering percaya  bahwa kepercayaan diri adalah hasil dari sejarah kesuksesan. Jika kita sudah  sering melakukan sesuatu, dan sering mengalami kesuksesan saat melakukannya,  barulah kita merasa lebih percaya diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi sebenarnya itu tidak benar. Menurut artikel yang kubaca tersebut, sejarah  kesuksesan yang pernah kita alami, memang bisa meningkatkan rasa percaya diri,  tapi sebenarnya kita tidak benar-benar membutuhkan itu untuk bisa merasa percaya  diri. Percaya diri adalah sebuah perasaan dari keyakinan, sumber yang berasal  dari dalam yang bisa dibangkitkan kapanpun kita menginginkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kunci untuk merasa percaya diri terdapat dalam quote dari Albert Einstein:  “Imagination is more powerful than knowledge.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bahkan saat pengetahuan kita mengatakan, bahwa akan lebih baik jika kita  mengharapkan kegagalan, kita tetap mempunyai kemampuan untuk secara sadar  mengarahkan imajinasi agar mengganti dorongan itu, dan merasa bahwa kita pasti  bisa sukses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun sayangnya, kebanyakan orang membiarkan imaginasi mereka berjalan sendiri.  Hingga terkadang, walau mereka ingin melihat diri mereka sukses, tapi pada saat  yang bersamaan mereka juga mengkhawatirkan akan mengalami kegagalan. situasi ini  sama halnya dengan orang yang mengendarai mobil dengan cara menginjak gas dan  menekan rem pada saat yang bersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Untuk merasa yakin dan percaya diri, kita harus memfokuskan pikiran pada satu  hasil, yaitu memberikan atau melakukan apa yang terbaik yang kita miliki. Jika  kita merasakan adanya kekhawatiran, kita harus mengangkat kaki yang menekan  pedal rem, dan memfokuskan pikiran pada kaki yang menekan pedal gas. Tidak  perduli berapa kali kita merasakan adanya kekhawatiran atau memikirkan  kegagalan, kita harus terus memfokuskan kembali pikiran pada gambaran dari  kesuksesan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun rasa percaya diri juga bisa memberikan efek yang tidak benar jika salah  menempatkannya, hingga kita melakukan aksi yang salah. Misalnya saat kita akan  melakukan sesuatu pekerjaan yang besar. Dan karena kita terlalu percaya diri,  dan menjadikannya sebagai alasan untuk tidak persiapan yang cukup. Ini adalah  salah satu kesalahan penempatan self confidence.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dalam usaha untuk menjauhkan diri dari masalah percaya diri yang berlebihan ini,  biarkan penilaian mu untuk mengkondisikan rasa percaya diri mu agar tidak  mengambil keputusan yang berlawanan logika, alasan, dan pemikiran umum. Saat  kita merasa bisa melakukan semuanya secara intelektual, berarti itu saatnya  untuk menggunakan sumber-sumber emosi yang ada. Saat kita harus melakukan  sesuatu dalam kondisi yang tertekan, berarti itu saatnya untuk mengkondisikan  rasa percaya diri secara intelektual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, pada satu sisi kita harus berhati-hati agar tidak salah dalam menempatkan  sel confidence yang membuat kita melakukan penundaan terhadap persiapan yang  dibutuhkan. Sementara disisi lain kita akan merasa takjub akan efek yang  diberikan oleh sefl confidence, saat kita berada dalam kondisi yang tertekan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Penuliis itu memberikan contoh berdasarkan pengalamannya. Saat dia masih kuliah  dan akan menempuh ujian, seringkali dia tidak mempunyai waktu yang cukup untuk  melakukan persiapan seperti yang diinginkannya, sebelum dia menjalani test atau  ujian tersebut. Tapi dia cukup lihai dalam menempatkan dirinya kedalam kondisi  yang cukup untuk sukses, tepat sebelum menjalani ujian, tidak perduli seberapa  baik persiapan secara intelektual yang dilakukan sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan kondisi percaya diri itu seringkali cukup untuk membuatnya bisa melakukan  aksi dengan baik, bahkan saat dia tidak cukup banyak mempelajari materi yang  akan diujikan. Itu terjadi karena, saat dia mengharapkan yang terbaik (melalui  imajinasi, bukan pengetahuan), alam bawah sadarnya akan mencari cara untuk  memenuhi visi itu. Dan seringkali itu datang dalam bentuk yang kreatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika dia akan menjalani ujian matematika dan tidak ingat  rumus-rumus yang harus digunakan untuk menyelesaikan soal-soal tertentu, alam  bawah sadarnya akan mencari dan menemukan cara alternatif untuk menyelesaikan  masalah tersebut menggunakan apa yang sudah dia ketahui. Dan, karena dia secara  total berada dalam kondisi yang yakin akan sukses, dia bisa mengakses secara  penuh ke semua sumber internal yang ada dalam dirinya, termasuk kemampuan untuk  memecahkan masalah dengan cara yang mungkin sebelumnya tidak pernah di sadari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Confidence atau keyakinan bukanlah solusi untuk semuanya. Tapi dengan membuat  diri kita mampu untuk merasa cukup yakin bisa sukses, itu akan membuat kita  mampu untuk memperluas batasan yang kita miliki atas banyak aksi yang kita  lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Confindence atau keyakinan seringkali menjadi faktor penentu dalam menghasilkan  penjualan, menutup transaksi, menyelesaikan ujian, mengikuti audisi, kencan,  mendapat promosi atau pekerjaan, atau membuat tim. Dan kurangnya confidence atau  rasa percaya diri bisa mengakibatkan kita jatuh kedalam kondisi yang lemah,  sekalipun kita mempunyai sumber intelektual yang cukup. Itu akan membuat kita  tidak mampu untuk menghasilkan penjualan, mendapatkan teman kencan, atau  menjalani audisi, etc. Terkadang dengan hanya membangkitkan rasa percaya diri  itu akan membuat kita mampu mengeluarkan semua kemampuan untuk mendapatkan  kesuksesan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa yang lebih bisa kita raih jika kita menambahkan sarana dari rasa percaya  diri sebagai amunisi dari kemampuan, secara sadar mampu mengarahkan imajinasi  menjauhi gambaran-gambaran yang negatif dan 100% menghasilkan perasaan bahwa  kita akan sukses?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-2616260977251265636?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/2616260977251265636/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=2616260977251265636' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2616260977251265636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2616260977251265636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/power-of-self-confedence.html' title='The Power Of Self Confedence'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-2081081238901862740</id><published>2007-09-18T19:08:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:09:21.339-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Mengasah Kemampuan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kamu pernah mendengar tentang The 7 Habits of Highly Effective People yang di  tulis oleh Covey? Sebenarnya aku juga belum pernah membaca tentang itu, aku  hanya membaca ulasan-ulasannya saja. Andai suatu saat nanti aku mempunyai  kesempatan untuk membeli dan membacanya secara langsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; However, salah satu kebiasan dari tujuh kebiasaan orang efektif yang terdapat  dalam buku itu adalah “Sharpen the Saw.” Dan aku membaca salah satu ulasan  mengenai kebiasaan ini. Aku jadi tertarik untuk mengetahui dan memahaminya lebih  jauh. Karena aku juga ingin menjadi orang yang efektif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Anyway, apa yang dimaksud dengan Sharpen the Saw? Kita akan coba memahaminya  berdasarkan apa yang terdapat dan tertulis dalam artikel yang aku baca tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Covey (penulis dari The 7 Habits of Highly Effective People) menggunakan analogi  umum tentang pemotong kayu yang bekerja terus menerus setiap hari, dan semakin  lama menjadi semakin tidak produktif. Penyebabnya adalah gergaji yang digunakan  oleh tukang kayu tersebut menjadi semakin tumpul. Dan solusi untuk mengatasi  masalah tersebut adalah dengan mengasah dan manajamkan kembali gergaji tersebut  secara teratur, atau Sharpen the Saw.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku jadi agak bingung dengan apa yang dimaksud oleh Covey sebenarnya. Bukankah  jika kita mengerjakan pekerjaan yang sama secara terus menerus, maka semakin  lama kita menjadi semakin efektif dan produktif?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Atau mungkin yang dimaksud sebenarnya adalah jika kita terus menerus bekerja,  maka kita akan mengalami kelelahan, baik secara fisik maupun mental. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan biasanya, langkah yang kita ambil untuk mengatasi masalah tersebut adalah  dengan meninggalkan pekerjaan untuk beberapa waktu, misalnya dengan pergi  berlibur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa benar itu yang akan dilakukan oleh orang yang efektif? Apakah saat orang  yang efektif mengalami masalah ini akan mengambil solusi dengan cara  meninggalkan pekerjaannya untuk beberapa lama? Apakah ini yang dimaksud dengan  sharpen the saw? &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kesalahpahaman inilah yang ingin diluruskan oleh penulis artikel yang sedang aku  baca tersebut. Dia mengatakan, banyak orang yang salah memahami apa yang  dimaksud dengan sharpen the saw sebenarnya. Dia berkata, jika kita bekerja  berlebihan hingga produktivitas menurun, kata-kata biijak yang umum kita dengar  adalah “take a break.” &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menurutnya, itu bukanlah sharpen the saw, melainkan putting the saw down. Saat  gergaji yang tumpul kita tinggalkan untuk beberapa saat, gergaji tersebut akan  tetap tumpul saat kita kembali mengambilnya. Sharpen the saw adalah sebuah  aktivitas, seperti juga yang disugestikan oleh analoginya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Oh.. begitu. Aku mulai sedikit mengerti sekarang. Contohnya begini, misalnya aku  ingin membuat content yang banyak untuk blog ku ini. Aku mempunyai target yang  ingin aku raih. Aku bekerja secara terus menurus dengan cara mencari berbagai  topik yang menarik, dan kemudian menuliskannya kembali. Aku mengerjakan itu  setiap kali ada kesempatan. Lama-lama aku jadi kelelahan, dan semakin lama  produktivitas semakin menurun. Kemudian aku mulai menyadari bahwa produktivitas  ku semakin turun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku ingin mencari solusi untuk masalah ini. Lalu aku berpikir bahwa ini mungkin  karena aku terlalu lelah, sudah saatnya untuk break sejenak, dan meninggalkan  apa yang sedang aku kerjakan. Tapi saat aku kembali dari masa break, aku tidak  bisa merasakan bahwa produktivitas ku menjadi membaik. Itu artinya aku tidak  melakukan sharpen the saw, melainkan putting the saw down, seperti yang  dikatakan oleh penulis artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Waktu istirahat atau break sejenak memang kita perlukan, tapi itu tidak sama  dengan sharpen the saw, dan tidak akan banyak membantu untuk meningkatkan  produktivitas. Yang dimaksud dengan sharpen the saw yaitu kita mencari cara  untuk meningkatkan kemampuan yang bisa menunjang apa yang sedang kita kerjakan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pada kasus tukang kayu diatas, maka yang dimaksud dengan sharpen the saw adalah  dengan cara misalnya, mempelajari teknik-teknik baru yang lebih baik dalam hal  memotong kayu, mencari cara untuk meningkatkan tenaga agar tubuh menjadi semakin  kuat, atau belajar dari pemotong kayu yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hmm.. jadi begitu maksudnya. Jadi yang dimaksud sharpen the saw pada kasus yang  aku alami adalah misalnya dengan cara: mampelajari cara menulis yang efektif,  atau bisa dengan cara berolah raga atau mengkonsumsi vitamin agar bisa  meningkatkan energi, atau belajar dari blogger lain tentang bagaimana cara  mereka memanfaatkan waktu dan tenaga dengan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sejenak melupakan pekerjaan itu tidak akan banyak membantu dalam usaha untuk  meningkatkan produktivitas, mungkin itu memang bisa sedikit membantu kita untuk  merasa lebih fresh, tapi itu tidak membuat kita menjadi lebih produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi, saat kita meningkatkan kemampuan yang berhubungan dengan pekerjaan yang  kita tekuni, kita akan menemukan, bahwa semakin lama kemampuan dan produktivitas  kita semakin meningkat, tanpa merasa terlalu lelah seperti sebelumnya. Itu  karena kita sudah meningkatkan kemampuan, baik yang berupa sarana maupun teknik,  yang lebih baik dari sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Artikel itu juga memberikan beberapa petunjuk untuk mengatasi masalah seperti  yang dialami pemotong kayu atau kasus yang aku alami. Saat kita merasakan bahwa  produktivitas kita semakin menurun, ada beberapa hal yang harus kita perhatikan  dan tanyakan pada diri sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tanyakan pada diri sendiri, apakah kemampuan, pengetahuan, pikiran, fisik,  hubungan sosial, motivasi, komitmen, kemampuan untuk menikmati proses, emosi,  masih tetap tajam? Jika tidak, yang mana yang tumpul, dan apa yang bisa kita  lakukan untuk membuatnya kembali tajam?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, bagaimana dengan mu? Apa kamu sudah mempunyai kebiasan sharpen the saw ini?  Apa kamu sudah tergolong dalam kelompok orang-orang yang efektif?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-2081081238901862740?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/2081081238901862740/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=2081081238901862740' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2081081238901862740'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2081081238901862740'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/mengasah-kemampuan.html' title='Mengasah Kemampuan'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5201838146272386475</id><published>2007-09-18T19:06:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:08:07.322-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Berpikir Optimal</title><content type='html'>&lt;p&gt;Apa yang dimaksud dengan berpikir optimal? Dan mengapa kita perlu  mengetahuinya? Aku juga tidak pernah mendengar tentang konsep ini sebelumnya,  sampai aku membaca mengenai konsep ini pada salah satu artikel. Menurutku konsep  ini sangat bagus dan sangat bermanfaat untuk diketahui dan dimanfaatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, apa yang dimaksud dengan berpikir optimal? Kita mengetahui itu dengan cara  membuat perbandingan. Sebagai contoh, cara pikir kita kurang optimal, maka kita  akan bertanya seperti ini “Apa cara terbaik untuk melakukan X?” atau “Bagaimana  aku memecahkan persoalan Y?” &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sedangkan jika kita sudah bisa berpikir secara optimal maka pertanyaan yang akan  kita tanyakan adalah “Cara apa yang terbaik untuk melakukan X?” atau “Bagaimana  aku bisa memecahkan persoalan Y dengan cara yang sebaik mungkin.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu memang terlihat tidak terlalu berbeda dan tidak memperlihatkan perbedaan  yang penting, tapi saat kita mulai mengaplikasikan aturan ini dalam kehidupan,  maka kita mungkin akan mendapatkan hasil yang menarik, seperti yang dialami oleh  penulis artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Penulis itu memberikan contoh, saat kita merencanakan untuk esok hari, kita  mungkin akan bertanya pada diri sendiri (mungkin secara tidak sadar dan tanpa  mengeluarkan kata-kata), “cara apa yang terbaik untuk mengatur waktu ku besok?” &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Untuk menjawab pertanyaan itu, kita membuat sedikit perencanaan dan jadwal guna  mengatur waktu esok hari. Tapi sepertinya jadwal yang kita buat itu tidaklah  optimal. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sekarang cobalah untuk bertanya kepada diri sendiri dengan pertanyaan seperti  ini, “apa cara yang terbaik untuk mengatur waktu ku esok hari?” Berarti saat itu  kita akan mencari solusi yang optimal, solusi yang terbaik, dan bukan hanya  solusi yang bagus atau baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Terkadang kita tidak bisa mengetahui dengan cepat solusi yang terbaik untuk  sebuah masalah. So, apa yang bisa kita lakukan saat menghadapi situasi tersebut  adalah dengan bertanya, “Akan seperti apa solusi yang terbaik itu?” Dan kemudian  kita mulai membuat daftar yang berisi berbagai attribut dan batasan dari solusi  terbaik yang ingin kita termukan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini akan membantu mempersempit daftar tersebut dari berbagai solusi alternatif.  Jika kita tahu beberapa bagian attribut dari suatu solusi yang optimal, maka  kita bisa membuang semua kemungkinan solusi yang tidak memenui syarat dari  attribut tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kembali ke contoh mengenai penjadawalan atau pengaturan waktu untuk esok hari,  kita mungkin akan membuat daftar beberapa attribut ini. Misalnya, bangun lebih  awal, berlatih, bekerja setidaknya 8 jam penuh, memakan makanan yang sehat,  membagi waktu untuk keluarga, melakukan sesuatu yang menyenangkan, bersantai,  membaca beberapa jam, etc. Kemudian kita akan menyusun dan mengatur  tujuan-tujuan ini dan menempatkannya kedalam jadwal yang optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi yang perlu dicatat dalam hal ini, bahwa solusi yang terbaik adalah dengan  memanfaatkan sumberdaya yang sudah ada dan tersedia bagi kita. Jika sebuah  kemungkinan solusi tidak bisa dipraktekkan, maka itu sudah pasti bukanlah solusi  yang optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, jika cara terbaik untuk mengatur dan membuat jadwal kita untuk esok hari  membutuhkan super komputer dan membutuhkan waktu 6 jam untuk membuat  perencanaan, maka solusi tersebut jauh dari menjadi solusi yang terbaik. Kita  mungkin juga ingin menambahkan batasan kunci dalam pertanyaan diatas, seperti  misalnya, “apa cara yang terbaik untuk mengatur waktu ku esok hari dalam 20  menit atau kurang?”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Keuntungan yang ingin didapat dari cara berpikir yang optimal ini adalah untuk  membantu meningkatkan standar kita. Dari sekedar mendapatkan solusi yang tidak  optimal dan hasil yang biasa saja, kita akan berkomitmen untuk melakukan yang  terbaik, dan dengan cara yang bisa dipraktekkan dan dengan mempertimbangkan  situasi yang ada disekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Seringkali, saat kita bertanya pada diri sendiri, “apa yang terbaik…,” kita akan  mulai berpikir keras untuk menemukan solusi yang berbeda dari solusi yang biasa  kita dapat dari pertanyaan yang tidak optimal. Berikut ini beberapa contoh  pertanyaan dari orang yang berpikir optimal untuk mengarahkan pikirannya ke arah  tersebut:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Bagaimana cara terbaik untuk membuat content?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Topik apa yang terbaik untuk blog ku?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Apa strategi terbaik untuk mendapatkan traffik?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Metode monetize apa yang terbaik untuk blog ku?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Template seperti apa yang terbaik untuk tema blog ku?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Dimana tempat terbaik untuk mencari bahan membuat content?&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Cara apa yang terbaik untuk membuat orang tertarik dengan blog ku?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt; Ask and you shall receive. Ask for the best. Aku memang sengaja mengambil  contoh-contoh yang berhubungan dengan dunia blogging. Karena memang itu yang  saat ini sedang aku pikirkan. Aku ingin melakukan yang terbaik untuk blog ku  ini. Jadi aku ingin mulai berlatih mengoptimalkan pikiran ku. Aku ingin  meningkatkan standar ku. How about you?&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5201838146272386475?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5201838146272386475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5201838146272386475' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5201838146272386475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5201838146272386475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/berpikir-optimal.html' title='Berpikir Optimal'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1999592688071622849</id><published>2007-09-18T19:04:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:06:35.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Proactive dan Reactive</title><content type='html'>&lt;p&gt;Menjadi Proactive adalah salah satu kebiasan orang-orang yang efektif.  Menjadi proactive artinya kamu secara sadar mengambil kendali atas hidup mu,  menetapkan tujuan dan bekerja untuk mencapainya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Proactive artinya, daripada hanya bereaksi pada suatu kejadian dan hanya  menunggu kesempatan, kamu lebih memilih untuk keluar dan menciptakan even dan  kesempatan mu sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menjadi proactive artinya, daripada bereaksi terhadap suatu even saat even itu  terjadi, kamu lebih memilih untuk secara sadar membentuk even mu sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dulu, sebelum aku membaca artikel mengenai proactive ini, aku sering menyamakan  proactive dengan agresif. Aku pikir dua kata itu mempunyai arti yang sama. Orang  yang proactive adalah orang yang sangat aktif, dan orang yang sangat aktif bisa  juga diartikan orang yang agresif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi tidak setelah aku membaca artikel tersebut. Aku jadi mengerti bahwa  proactive tidak sama dengan agresif. Orang yang proactive memang terlihat  agresif. Tapi ternyata, proactive mempunyai makna yang lebih dalam. Proactive  adalah satu cara hidup, satu pilihan dalam menjalani hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Btw, apa yang dimaksud dengan proactive dan reactive ini sebenarnya? Baik, aku  coba untuk menuliskan apa yang aku pahami dari artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; You know man... sebagai human being kita diberi banyak kelebihan, kelebihan yang  dimaksud oleh artikel tersebut adalah...&lt;/p&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt; Kesadaran – Kemampuan untuk memahami bahwa kita mempunyai kebebasan untuk  memilih suatu reaksi. Contohnya, saat seseorang menyinggung perasaan mu. Kamu  sadar, bahwa kamu bisa memilih untuk marah atau tidak. &lt;/li&gt;&lt;li&gt; Suara hati – kemampuan untuk mempertimbangkan, pilihan mana yang menurut mu  terbaik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Imajinasi – kemampuan untuk menggambarkan pilihan alternatif. Dengan  menggunakan imajinasi mu, secara mental kamu bisa menghasilkan dan mengevaluasi  pilihan yang berbeda.&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Keinginan – kamu memiliki kebebasan untuk memilih reaksi unik mu sendiri. Kamu  tidak bisa dipaksa untuk menyetujui apa yang diharapkan oleh orang lain dari mu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p&gt; So, apa hubungannya kelebihan-kelebihan ini dengan proactive? Jika kita ingin  tahu apakah kita termasuk orang yang proactive atau reactive, kita bisa  melacaknya dengan menggunakan keempat unsur ini. Kekurangan pada salah satu  unsur, sudah menunjukkan bahwa kita termasuk dalam ketegori orang yang kurang  proactive.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita bisa mengetahui apakah kita proactive atau tidak dengan melihat kembali  cara hidup kita selama ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita bisa mengetahui bahwa kita kurang proactive pada saat kita tidak berani  mengambil keputusan-keputusan penting dalam hidup, mungkin itu disebabkan karena  tingkat kesadaran kita yang masih kurang. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Atau mungkin karena suara hati kita bingung disebabkan kondisi sosial, hingga  kita tidak yakin dengan apa yang kita inginkan dalam hidup, dan saat semuanya  berjalan tidak seperti yang di harapkan, kita mencari orang lain agar memutuskan  bagaimana seharusnya kita bereaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Atau mungkin juga karena kita tidak menyediakan waktu yang cukup untuk  membayangrkan pilihan alternatif. Atau mungkin juga karena keinginan kita  terhalang disebabkan kita terlalu mengkhawatirkan harapan orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita memang selalu bereaksi terhadap setiap even yang terjadi, baik yang terjadi  diluar maupun didalam. Perbedaan antara orang yang reactive dengan orang  proactive bisa dilihat dalam tingkat kondisi pemrosesan secara mental yang  terjadi selama jarak waktu antara memilih dan bereaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang proactive akan menggunakan keempat unsur diatas dalam mengambil  setiap keputusan atau pilihan (atau memilih untuk tidak memberi respon sama  sekali). Bahkan lebih dari itu, orang yang proactive akan menginvestasikan waktu  yang cukup, untuk secara sadar menentukan pilihan dalam hidup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sementara itu, orang yang reactive cenderung untuk tidak menggunakan keempat  unsur tersebut dalam mengambil setiap keputusan. Mereka menjalani hidup  berdasarkan prinsip dasar yang tidak pernah berubah, mereka mengambilnya dari  orang-orang yang ada disekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contohnya, saat tidak ada peluang khusus yang datang, mereka memilih untuk  mempertahankan pekerjaan mereka tahun demi tahun, selama pekerjaan itu masih  setengah memuaskan bagi mereka. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contohnya lagi, jika orang-orang disekitar mereka banyak melakukan sesuatu, maka  diapun akan mengikuti. Dan jika orang-orang disekitarnya banyak yang tidak  melakukan sesuatu, dia juga tidak akan melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang reactive hanya mengikuti orang-orang dan situasi yang berada  disekitar mereka. Dia hanya akan menggunakan keempat unsur diatas pada saat-saat  yang tidak terduga (itupun hanya pada tingkat yang rendah). Dan saat semua  berjalan lancar, maka mereka menjalani sebagian besar hidupnya secara otomatis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sementara itu orang yang proactive, selalu sadar akan kelebihan yang telah  mereka terima. Secara sadar mereka membuat keputusan-keputusan penting  menggunakan keempat unsur diatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mereka menciptakan kesempatan untuk diri mereka sendiri, dan menentukan sendiri  arah hidup yang ingin mereka jalani. Bahkan saat semua tampak berjalan dengan  lancar, mereka tetap mencari dan membuat keputusan-keputusan sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Keputusan yang mereka ambil terkadang memang sejalan dengan arus yang berada  disekitar mereka, tapi juga terkadang berlawanan dengan arus. Terkadang mereka  tampaknya menyetujui pendapat-pendapat yang populer yang berada dalam kehidupan  sosial mereka, tapi terkadang juga tidak. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang proactive sepertinya seringkali terlihat mengambil langkah yang  misterius bagi orang yang reactive. Mereka mungkin mendadak berhenti dari  pekerjaan mereka dan memulai bisnis baru, bahkan sekalipun pekerjaan lama mereka  terlihat bagus bagi orang lain. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mereka sering terlihat melakukan kegiatan-kegiatan atau aktivitas-aktivitas yang  berbeda dari orang kebanyakan, saat orang kebanyakan tidak bisa melihat motivasi  untuk melakukan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang proactive masih tetap memperhatikan hal-hal yang terjadi disekitar  mereka, tapi mereka mengarahkan diri mereka sendiri kearah yang menjadi  keinginan mereka, tanpa memperdulikan apa yang terjadi disekitar mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, sampai disini ada pertanyaan? Jadi sudah jelas belum nih, apa yang  membedakan antara orang yang proactive dengan orang yang reacitve. Masih  bingung? Sama! Tapi untungnya, penulis artikel tersebut memberikan satu contoh  yang membedakan antara orang yang proactive dengan orang yang reactive.  Contohnya begini...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika seorang yang reactive menjadi seorang kapiten, maksudnya kapten kapal. Maka  kapal yang di kemudikannya akan melaju mengikuti arus. Sang kapten yang reactive  akan merasa bingung saat mempelajari kemana arah arus tersebut, dia mencoba  untuk mengira-ngira dimana kapal akan berlabuh. Jika tempat yang dituju oleh  arus tersebut membawanya ketempat yang menyenangkan, dia akan senang. Tapi bila  sebaliknya, dia akan merasa tertekan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pada beberapa kesempatan, kapten yang reactive ini mungkin akan mencoba untuk  menentukan arah, dan jika arus yang berada disekitarnya sedang bagus, kapal itu  akan sampai di pelabuhan. Tapi jika arus yang berada disekitarnya sedang jelek,  si kapten yang reactive ini akan mengeluh pada mereka, dan menyerah kemudian  mencari arah yang lebih mudah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana dengan orang yang proactive? Kapten yang proactive akan mengarahkan  kapal kearah yang dia inginkan. Kapten yang proactive ini tetap memperhatikan  situasi di sekitar, namun dengan tujuan untuk mengetahui arah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Terkadang kapal yang dikemudikan kapten yang proactive tersebut akan mengikuti  arus, sementara dilain waktu kapal tersebut akan melawan arus. Dia tidak terlalu  mempersoalkan apakah arus sedang baik atau sedang buruk. Sang kapten tetap akan  mencapai tujuan yang diinginkannya, tanpa merasa tergantung dengan keadaan arus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Arus hanya bisa mengendalikan kapan kapal tersebut akan sampai ditujuan dan arah  yang digunakannya mulai dari start awal hingga ketujuan. Tapi arus tersebut  tidak mempunyai kekuatan untuk menentukan tujuan akhir,itu sepenuhnya berada  dalam kendali sang kapiten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, bagaimana menurut mu? Apa kamu sudah tahu kira-kira yang mana dirimu? Jika  kamu belum merasa yakin yang mana yang akan kamu pilih, mungkin kamu bisa  menggunakan kata-kata dibawah ini sebagai bahan perbandingan. Kata-kata ini  adalah kata-kata yang akan di ucapkan oleh orang yang reactive dan [proactive].&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; Kemana arah bisnis ini? [Arah mana yang harus aku tuju selanjutnya, dan  bagaimana cara agar aku bisa kesana?]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aku tidak mempunyai waktu untuk berlatih. [Bagaimana cara ku mengatur waktu  untuk berlatih]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Berapa uang yang bisa aku dapat jika aku melakukan X? [Berapa banyak uang yang  ingin aku dapatkan, dan apa yang akan aku lakukan untuk mendapatkannya]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aku akan mencoba itu dan melihat apa yang akan terjadi. [Aku akan melakukan  itu]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aku terlalu lelah. [Apa yang bisa aku lakukan untuk meningkatkan energi ku]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Aku tidak pernah pandai matematika. [Bagaimana cara ku untuk meningkatkan  kemampuan matematika ku dan menikmati prosesnya]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Tidak ada yang benar-benar bisa memberiku inspirasi. [Apa yang harus segera  aku mulai jika aku tahu aku tidak akan gagal]&lt;/li&gt;&lt;li&gt; Apa makna dari hidup ini? [Makna apa yang ingin aku berikan pada hidup ku  ini?]&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt; Menggunakan keinginan orang lain adalah perhatian utama orang yang reactive.  Mereka biasanya melakukan sesuatu, karena menurut orang banyak itu adalah hal  yang bagus. Mereka melakukan sesuatu yang banyak dilakukan oleh orang lain, dan  mereka tidak akan melakukan hal yang tidak banyak dilakukan oleh orang lain. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika orang yang reactive bisa menjalankan suatu bisnis baru, itu karena sudah  banyak orang yang melakukannya juga, dan dia ingin ikut bergabung. Dia ingin  tahu produk dan jasa apa yang sedang trend, jadi dia bisa melakukan hal yang  sama. Jika dia berhasil, itu karena situasinya sedang bagus. Jika dia gagal, itu  karena situasi yang sedang tidak memungkinkan, atau karena terlalu banyak  kompetisi, atau karena faktor keberuntungan external.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu pikir apa yang sedang terjadi diluar sana akan menentukan sukses tidaknya  usaha yang kamu lakukan? Itu tanya sang penulis. Apa jawab mu? Jika kamu  menjawab Ya, berarti kamu orang yang reactive, jika kamu orang yang proactive,  kamu akan menjawab NOP!&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu orang yang proactive, kejadian-kejadian diluar sana, hanya mampu  mempengaruhi jangka waktu yang kamu perlukan untuk mencapai apa yang kamu  inginkan, dan juga jalur yang akan kamu gunakan mulai dari titik awal sampai  titik akhir dari tujuan mu. Tapi kejadian-kejadian diluar tidak bisa  mempengaruhi mu untuk menentukan tujuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang proactive memang tetap bisa terpengaruh dengan situasi yang berada  disekitar mereka, tapi mereka tetap fokus pada keinginan mereka dan mengatur  ulang arah serta mentargetkan ulang tujuan mereka, tujuan yang benar-benar  didapat atas usaha mereka sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, every body, sudah semakin jelas bukan. Tapi, tentu saja. Kita semua  mempunyai kedua sifat itu. Contoh dua kapten diatas adalah contoh yang ekstrim,  dimana keduanya hanya mempunyai satu sikap. Dan kasus seperti itu jarang terjadi  di kehidupan yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Yang sering terjadi adalah, kita mungkin terkadang sangat extra proactive pada  area-area tertentu dalam hidup kita, dan membiarkan area lainnya berada diluar  kendali dan keinginan kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tujuan penulis artikel tersebut mengangkat masalah ini salah satunya adalah,  mengajak kita untuk menyediakan waktu dan menggunakan anugrah yang telah kita  terima sebagai human being, yaitu keempat unsur diatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kesadaran, suara hati, imajimasi, dan keinginan untuk bebas akan menerangi  area-area yang gelap dalam hidup kita selama ini, dan secara sadar mengubahnya.  Jika saat ini kamu tidak menyukai kemana arus kehidupan membawa mu, maka ganti  haluan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jangan hanya menunggu kesempatan datang; buatlah kesempatan untuk dirimu  sendiri. Orang-orang reactive yang berada disekeliling mu mungkin akan terlihat  lebih baik saat kamu melakukan ini, jadi biarkan saja mereka, dan teruslah  mengasah kemerdekaan atas keinginan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bahkan sekalipun saat semua orang disekitar mu sepertinya adalah orang-orang  yang reactive, kamu masih tetap bisa menjadi orang yang proactive. Itu memang  membuat mu tampak seperti melawan arus, tapi jika arus yang berada disekitar mu  menuju arah yang salah, bukankah itu suatu hal yang bagus. Walau,”mengkuti arus”  adalah nasihat yang sering diberikan oleh orang bijak, tapi itu tergantung  kemana arus tersebut akan mengarah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, saat ini aku jadi sedikit lebih mengerti tentang perbedaan orang yang  proactive dengan orang yang reactive. Dan benar apa yang dikatakan oleh penulis  artikel tersebut, proactive dan reactive keduanya ada dalam diri setiap orang.  Terkadang kita sangat proactive pada masalah tertentu yang menyangkut hidup  kita, tapi tidak memperhatikan bidang yang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ajakan penulis artikel tersebut untuk secara sadar mengambil kembali kendali  kita atas arah dan tujuan yang hendak kita capai dalam hidup, adalah ajakan yang  benar-benar tidak bisa kita tolak. Terutama jika kita sudah bosan hidup  terombang-ambing dalam ketidaktahuan akan apa yang kita lakukan. Dengan menjadi  proactive, berarti kita tahu apa dan mengapa kita melakukan sesuatu.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1999592688071622849?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1999592688071622849/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1999592688071622849' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1999592688071622849'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1999592688071622849'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/proactive-dan-reactive.html' title='Proactive dan Reactive'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-2679404460516743558</id><published>2007-09-18T19:03:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:04:27.921-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Biar Nge-Blogging-nya Makin Produktif</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kita sering mendengar banyak blogger ternama yang menekankan pentingnya untuk  membuat content dan mempublilkasikannya secara teratur. Ini akan sangat  berpengaruh bagi pembaca dan juga bagi rangking di search engine. Pembaca sangat  menyukai blog yang diupdate secara teratur. Begitu juga dengan search engine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Akan tetapi sayangnya, untuk membuat content dan mempublikasikannya secara  teratur itu tidaklah mudah. Terlebih jika kita masih baru dalam dunia blogging  dan belum mempunyai pengetahuan dan pengalaman yang cukup untuk dibagikan kepada  pembaca. Hingga kita sering merasa bingung dan tidak mempunyai ide, tentang apa  yang ingin kita sampaikan kepada pembaca.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi sebenarnya, hal ini bukan hanya masalah yang biasa dihadapi oleh  blogger-blogger pemula saja. Blogger senior juga bisa mengalami hal ini. Namun,  pengalaman dan pengetahuan mereka yang cukup telah banyak membantu mereka untuk  tetap mempertahankan tempo atau irama dari produktivitas dan kinerja mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku sangat ingin tahu bagaimana cara mereka mengatasi masalah seperti ini.  Mungkin dengan mengetahui cara yang mereka lakukan, kita bisa mendapat pelajaran  berharga. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu juga mungkin tertarik untuk mengetahuinya, aku sudah mendapatkan  beberapa tips yang mungkin bisa membantu kita mengatasi masalah kinerja ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku mendapatkan tips-tips ini saat aku mengunjungi situsnya Problogger.net.  Sebagai mana yang kamu tahu, aku sudah menjadi subscriber dari Darren pemilik  dan penulis dari Problogger.net.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Darren sudah meminta beberapa blogger untuk membagikan tips-tips mereka seputar  hal-hal yang berhubungan dengan produktivitas. Dan sudah bisa diduga, banyak  blogger yang berlomba-lomba untuk memberikan tips terbaik yang mereka bisa. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Inilah enak menjadi blogger selebritis seperti Darren. Minta satu di kasih  seribu. Btw, apa saja tips yang diberikan oleh blogger-blogger tersebut. Berikut  ini beberapa tips yang berhasil aku pinjam dari sana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jauhkan gangguan. Agar kita bisa lebih konsentrasi menulis, matikan internet.  Jauhkan semua hal yang bisa mengganggu konsentrasi kita saat menulis. Lakukan  satu persatu. Saat kita mudah merasa terganggu dan kehilangan fokus, maka  produktivitas kita akan menurun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini juga sering aku alami saat menulis. Jika aku masih bisa terhubung ke  internet saat sedang menulis, aku selalu tergoda untuk browsing dan melihat  email, atau sekedar membaca artikel-artikel yang belum tentu berhubungan dengan  topik yang sedang ditulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lakukan juga secara offline. Selalu membawa pena dan kertas bisa juga dijadikan  kebiasaan yang sangat membantu dalam hal produktivitas. Kita tidak tahu kapan  ide bagus itu akan muncul. Dan saat dia muncul, seringkali kita lupa untuk  menuliskannya. Jadi, saat kita membutuhkannya, kita bisa segera mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Berhenti membaca terlalu banyak blog tentang blogging. Ini juga kesalahan umum  yang sering kita lakukan. Kita memang tidak ingin ketinggalan mendapatkan  informasi-informasi terhangat yang terjadi dalam dunia blogging. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan itu membuat kita terus mencarinya di berbagai blog yang membahas mengenai  blogging. Ini sebenarnya bukanlah hal yang buruk. Malah ini juga dibutuhkan agar  kita tahu setiap perkembangan yang terjadi. Tapi, tentu saja, semua hal yang  berlebihan itu tetap saja tidak baik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat kita melakukan hal diatas, kesalahan yang sering terjadi adalah, kita jadi  seorang pemulung. Kita hanya membaca dan mengumpulkan berbagai tips yang  diberikan blogger lain, tanpa pernah sempat untuk mengamalkannya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu terjadi karena waktu kita sudah habis tersita untuk mencari dan membaca  berbagai hal mengenai blogging. Informasi yang berlebihan atau overload bisa  juga membahayakan bagi kesehatan mental blogging kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, solusi terbaiknya adalah: pilih blog-blog yang menurut kita adalah yang  terbaik, yang banyak membahas mengenai dunia blogging. Seperti Problogger.net  misalnya. Dan gunakan waktu yang lainnya, untuk membuat content. Tanpa content,  apalah artinya semua hal yang pernah kita pelajari, betul?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bangun lebih awal untuk menulis. Tips ini mungkin berguna bagi yang sering  bangun kesiangan (hehehe). Sebenarnya tips ini berlaku untuk siapa saja. Seperti  yang kita tahu, saat pagi hari, saat pikiran masih jernih dan segar, itulah  mungkin saat yang terbaik untuk mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan  blogging. Misalnya, membuat content.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bekerja 45 menit dipagi hari dengan pikiran yang segar dan suasana yang  mencekam... ...eh salah, maksudnya suasana yang hening dan damai, mungkin akan  memberikan hasil yang lebih baik dibanding jika kita bekerja salama 2 jam dengan  pikiran yang lelah dan suasana yang bising, betul?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Baca tulisan mu dengan keras sebelum mempublikasikannya. Tips ini pernah aku  dengar sebelumnya. Tapi aku masih merasa aneh untuk mencobanya. Aku belum  menemukan cara yang tepat untuk melakukannya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Padahal menurut pemberi tips ini, trik ini sangat berguna untuk mencari dan  melihat serta menemukan kesalahan-kesalahan yang sering terdapat dalam tulisan  yang kita buat. Misalnya, salah ketik, kalimat yang aneh, salah eja, dan  sejenisnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kita sering menemukan kesalahan yang tidak terlihat sebelumya saat kita  belum mempublikasikan tulisan tersebut, mungkin cara ini bisa kita gunakan untuk  mengurangi dan memperbaiki kesalahan yang sering kita lakukan tersebut.  Sekalipun teknik ini mungkin agak memalukan bagi yang belum terbiasa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Produksi dulu baru belajar. Ini juga kesalahan yang umum terjadi. Aku sering  melakukan ini. Terkadang karena terlalu asyik membaca dan mempelajari sesuatu,  aku sering lupa waktu, dan juga merasa lelah saat ingin menulis. Ini  mengakibatkan produktivitas menjadi turun. Saran ini patut dipertimbangkan juga.  Apalagi jika waktu yang kita punya sangat terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Beberapa tips dari blogger-blogger lain ini sangat membantu bagi kita yang  sering mengalami masalah produktivitas. Ini agar kita bisa lebih meningkatkan  kinerja dan produktivitas kita dalam dunia blogging. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; As we know, blogoshpere berubah dan berkembang dengan sangat cepat. Siapa yang  cepat dia yang akan banyak mendapat. Karena itu, penting bagi kita untuk bisa  memanfaatkan waktu sebaik yang kita mampu. Sekian dan terima kasih.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-2679404460516743558?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/2679404460516743558/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=2679404460516743558' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2679404460516743558'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2679404460516743558'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/biar-nge-blogging-nya-makin-produktif.html' title='Biar Nge-Blogging-nya Makin Produktif'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4672301659028506359</id><published>2007-09-18T19:02:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:03:29.725-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Organization Technique Untuk Para Blogger</title><content type='html'>&lt;p&gt;Masih di sekitar blog nya Darren, aku juga tertarik dengan salah satu posting  yang dibuatnya mengenai teknik-teknik untuk mengatur atau mengorganisir  posting-posting yang kita buat dalam blog. Teknik-teknik ini diberikan oleh  beberapa blogger yang cukup populer.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menurutku sangat penting untuk kita mengetahui bagaimana para profesional  blogger mengatur jadwal kerja mereka, agar kita juga bisa mengikuti jejaknya.  Coba kita dengar dan pelajari bagaimana para blogger profesional mengatur apa  yang akan mereka tulis untuk dipubllikasikan di blog mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Marko Novak dari novaksblog.com, mengatur apa yang akan ditulisnya didalam blog  dengan cara terlebih dahulu membuat daftar mengenai apa yang akan dia tulis pada  hari-hari tertentu setiap minggunya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, hari senin dia membuat posting tentang blogging, SEO, making  money, ... dan pada hari minggu dia lebih banyak menulis tentang hal-hal yang  berhubungan dengan hiburan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pada hari-hari kerja dia lebih memilih untuk menulis hal-hal yang lebih serius,  dan pada hari libur dia menulis hal-hal yang lebih santai dan ringan. Kecuali  pada hari raya, dia benar-benar libur dari dunia blogging (hehehe, kalimat  terakhir hanya tambahan lho).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Neena dari Blogresourcesonline.com, mempunyai pola yang sama. Setiap hari dia  mengalokasikan beberapa jam untuk mengerjai blognya. Di setiap bagian akhir dari  sesinya, dia juga menuliskan hal-hal yang harus dia lakukan esok harinya. Jadi,  esoknya dia tinggal melihat daftar tersebut dan mengkutinya. Itu membuatnya  tetap fokus dan bisa menyelesaikan banyak hal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Begitu juga dengan JD dari idothings.info, dia membuat daftar mengenai apa- yang  sedang menjadi fokusnya, dan juga berbagai target yang ingin dicapai, misalnya:  writing, marketing, commenting, (ke salon untuk di keriting, ini hanya tambahan,  iseng aja). Dengan mempunyai berbagai hal yang harus dikerjakan untuk blognya,  itu membuatnya mempunyai berberapa pilihan hal yang bisa dia kerjakan saat dia  tidak merasa mood untuk melakukan hal yang khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya saat dia lagi tidak mood untuk menulis, dia bisa melakukan hal lain,  seperti membaca blog lain misalnya. Contoh lain, misalnya dia lagi tidak mood  untuk melakukan marketing, dia bisa melakukan hal lain seperti mencari dan  menuliskan ide-ide baru. Dia memang tidak menulis setiap hari, tapi selalu ada  saja yang dikerjakannya setiap hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sean dari warriorblog.net, menganjurkan metode prioritas yang sederhana. Dia  menulis 10 hal yang penting yang bisa dia dilakukan hari tersebut, dan urutkan  berdasarkan tingkat kepentingannya, dan memulai dengan hal yang paling penting  dulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mark dari probloggersmatrix.com, membuat perencanaan yang lebih jauh. Dia senang  untuk tetap mencoba setidaknya ada 10 posting di dashboard Wordpressnya, yang  siap untuk dipublikasikan kapan saja. Dia akan memilih posting-posting tersebut  saat dia berada dalam keadaan yang membuatnya tidak memungkinkan untuk menulis,  atau saat dia tidak mempunyai ide tentang apa yang ingin di tuliskannya di blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dia juga suka membuat daftar yang berisi ratusan ide mengenai blogging, yang  disimpanannya pada forum terbatas (hanya dia yang bisa melihatnya) beserta  lusinan artikel dalam berbagai tingkat pengembangan. Saat dia berhasil  menyelesaikan satu artikel, lalu menempatkannya di dashboard WP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sharon Sarmiento dari esoupblog.com, berbagi tipsnya mengenai membayar seseorang  untuk membantunya. Dia menganjurkan kita agar mencari bantuan dengan cara  membayar orang lain untuk membantu. Itu sangat bermanfaat, agar  pekerjaan-pekerjaan mu yang berhubungan dengan blogging bisa segera  terselesaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu juga membantu sang blogger untuk meningkatkan incomenya, sekalipun blogger  tersebut membelanjakannya untuk membayar orang yang membantunya. Itu karena  waktu yang dipunyai blogger tersebut bisa dia gunakan untuk mengerjakan projek  lainnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi strategi produktivitas ini hanya berlaku untuk blogger yang sudah  menghasilkan income yang cukup. Jadi, strategi ini bukan untuk semua blogger.  Jika kamu seorang profesional blogger yang berpengalaman, cara ini bisa  meningkatkan taraf hidup mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Well, bagaimana menurut mu? Apa yang kamu dapat setelah membaca ini? Yang  berhasil aku tangkap setelah membaca artikel tersebut adalah, semakin  berpengalaman seorang blogger, semakin serius dia untuk membangun blog nya dalam  jangka panjang, maka semakin penting arti sebuah persiapan dan perencanaa. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu sangat membantu agar kita tetap fokus dengan apa yang harus segera  dikerjakan. Ini membuat ku menjadi semakin percaya akan pentingnya sebuah  perencanaan. Perencanaan juga akan meningkatkan produktivitas.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4672301659028506359?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4672301659028506359/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4672301659028506359' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4672301659028506359'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4672301659028506359'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/organization-technique-untuk-para.html' title='Organization Technique Untuk Para Blogger'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-164926695815129393</id><published>2007-09-18T18:54:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:00:37.839-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Interview Dengan A’a ron</title><content type='html'>&lt;p&gt;Seperti yang telah disarankan oleh Steve, bahwa, jika kita memang serius  untuk dalam urusan membangun traffik dan memonetize blog, kita harus rajin-rajin  mengikuti setiap perkembang dan perubahan yang terjadi, khususnya dalam dunia  blogosphere. Dan dia juga menganjurkan kita, untuk menjadi subscriber dari  Probloger.net.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Karena aku serius ingin membangun traffik dan memonetizenya nanti, aku mengikuti  saran yang diberikan olehnya. Aku telah menjadi salah seorang subcriber dari  Problogger.net. Dan benar apa yang dikatakan oleh Steve. Darren memang pintar  mencari berbagai peluang untuk blogger yang ingin menghasilkan income dari  blognya. Ini bisa kita ketahui setelah mengobok-obok berbagai postingnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Beberapa saat yang lalu, Darren membuat posting terbarunya yang berisi interview  yang dilakukanya dengan Aaron Wall, pemilik dari SEO Book. Aku sangat tertarik  dengan isi dari interview tersebut. Interview itu membahas mengenai berbagai hal  yang berhubungan dengan dunia SEO dan blogging tentunya, karena blog Darren  memang sangat memperhatikan dunia blogging.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mengapa Darren tertarik untuk menginterview Aaron Wall ini? Menurut pengakuan  Darren, Aaron adalah orang yang telah memberikan pengaruh besar pada hasil  incomenya. Itu terjadi setelah Darren membeli dan membaca buku yang ditulis oleh  Aaron yang berisi berbagai tips mengenai SEO, dan mengamalkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, sekalipun mungkin kita belum beruntung bisa membeli buku tersebut, kita  mungkin masih bisa mendapatkan beberapa pelajaran berharga dari hasil interview  yang dilakukan oleh Darren. Namun sebelum itu, akan lebih baik jika kita  mengenal siapa Aaron ini sebenarnya. Siapakah a’a Aaron itu?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; A’a Aaron adalah seorang blogger yang telah menulis sebuah buku yang populer  mengenai SEO. Dia juga telah banyak mempublikasikan website dan memberikan  layanan konsultasi mengenai SEO bersama rekannya Scott Smith di  ClientsideSEM.com. Dia juga menawarkan banyak tools gratis yang bisa digunakan  untuk melakukan riset-riset mengenai SEO. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu juga mungkin tertarik untuk mengetahui bagaimana awalnya Aaron bisa terjun  dalam dunia SEO. Menurut ceritanya, saat pertama dia memulai website pada tahun  2003, dia mempunyai keinginan agar orang lain melihat dan membaca opininya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan dia akhirnya mengetahui bahwa, cara termurah dan termudah untuk melakukan  itu adalah dengan belajar bagaimana agar bisa mendapat rangking yang tinggi di  search engine. Dia banyak bertanya di berbagai forum dan sering menjadi pemulai  diskusi. Sampai akhirnya dia mendapatkan sebuah situs yang mendata semua  catatannya mengenai SEO, dan juga ada orang yang mau menyewanya. Beberapa bulan  kemudian orang yang menyewanya tersebut mendapatkan hasil 20X lipat dari biaya  yang dikeluarkannya untuk membayar si Aaron.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pada tahun 2003 dia berhasil menduduki posisi pada top 10 di halaman hasil  pencarian Google untuk keyword search engine marketing, dan artikelnya tentang  Florida Update menjadi populer hingga dia mendapatkan lebih banyak klien. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita juga tentunya ingin mengetahui alasan sebenarnya si Aaron ini menulis SEO  Book. Menurutnya, jaman dahulu kala, saat pengetahuan dan pengalamannya masih  sangat minim, dia sering mengikuti dan bergabung dengan berbagai perusahaan yang  ngakunya bisa memberikan berbagai pengetahuan yang dibutuhkannya, yaitu mengenai  SEO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun apa yang didapatkannya seringkali tidak sesuai dengan apa yang  dinginkannya. Setelah semakin banyak pengetahuan dan pengalaman yang  didapatkannya, dia berpikir bahwa sudah saatnya dia membagikan apa yang telah  dipelajarinya selama ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Buku tentang SEOnya yang pertama hanya berisi 24 halaman HTML yang diberikannya  secara gratis pada tahun 2003. Dengan semakin berkembang dan semakin rumitnya  dunia SEO, pengalaman dan pengetahuan ikut meningkat. Sebagai hasilnya, buku  yang dituliskannya sekarang berisi 300 halaman yang berisi berbagai pendapat dan  pemikitannnya serta berbagai idenya mengenai segala hal yang berhubungan dengan  SEO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu Darren bertanya, &lt;b&gt;saat tiba waktunya bagi blogger untuk membangun link untuk  blognya&lt;/b&gt;, teknik-teknik apa yang direkomendasikan Aaron untuk si blogger  tersebut. Apakah dengan cara membeli link, menggunakan situs media sosial,  bertukar link, linkbait, atau yang lainnya mungkin?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; A’a Aaron pun menjawab... aku menganjurkan untuk mencoba semuanya dan  membandingkan hasilnya, mana yang terbaik untuk mu. A’a Aaron juga memberikan  beberapa trick yang mungkin bisa di gunakan. Walaupun dia sudah mencoba sendiri  beberapa trick tersebut dan tidak mendapatkan hasil yang memuaskan, namun siapa  tahu mungkin kita mempunyai peruntungan yang lebih baik. Berikut ini beberapa  tips yang diberikannya untuk blog yang sedang &lt;b&gt;membangun link&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;Dia tidak merekomendasikan kita untuk membeli link&lt;/b&gt;, karena itu hanya akan  menambah biaya pengeluaran yang mungkin hasilnya tidak sesuai dengan biaya yang  sudah kita keluarkan. Dia lebih merekomendasikan kita untuk terdaftar dalam  Yahoo! Directory dan beberapa Directoy umum yang berkualitas lainnya, juga  beberapa direktori blogging jika kita memang serius untuk membangun bisnis  jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;Membuat komentar pada beberapa blog yang mempunyai tema yang berhubungan&lt;/b&gt;, dan  berpartisipasi dalam komunitas-komunitas blogger lainnya yang mempunyai tema  yang berhubungan. Jika menggunakan cara ini, kita mungkin memang tidak  mendapatkan link secara langsung. Tapi link akan mulai mengalir saat kita mulai mendapat banyak subscriber. Kita  harus meningkatkan pemahaman mengenai dunia internet dan blogging, jika kita  masih baru dalam dunia tersebut, dan jika kita memulai dari bawah. Setelah pengetahuan kita meningkat, banyak orang akan mulai membicarakan kita,  hanya karena mereka menjadi subscriber dari blog yang kita punya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;Beli iklan yang spesifik dari situs yang spesifik&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;Pilih konsep yang masih jarang digunakan&lt;/b&gt; dan gunakan konsep tersebut dengan  baik, kemudian kirimkan email kepada orang-orang yang mungkin tertarik dengan  topik tersebu. Jangan lupa untuk mengirimkan ping pada orang-orang yang kita  kenal, terutama jika kita sudah pernah membantu mereka juga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;Buat content untuk sosialisasi&lt;/b&gt; dalam usaha untuk meningkatkan pemasaran.  Misalnya dengan menginterview orang-orang yang ngetop dalam bidang yang  mempunyai hubungan dengan tema blog kita, membuat berbagai tools, membuat  sayembara, memberikan berbagai penghargaan, etc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Satu hal lagi yang ditambahkan oleh a’a Aaron ini yaitu, membangun link lewat  berbagai media sosial dari situs-situs yang bersifat umum mungkin bukanlah hal  yang cukup berguna untuk dilakukan. Terlebih jika kita hanya mempunyai waktu  beberapa jam untuk online perharinya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Akan lebih baik jika kita menggunakan waktu tersebut untuk membaca atau  berpartisipasi pada situs-situs khusus yang berhubungan dengan topik blog, atau  gunakan waktu-waktu tersebut untuk menulis content.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu, strategi apa yang pernah digunakan oleh a’a Aaron, dan yang menurutnya  adalah strategi terbaik untuk membangun link? Yaitu, dengan cara membuat  software gratis dan membagikannya. Kamu akan terkejut saat mendapatkan link-link  yang berkualitas saat kamu melakukannya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Salah satu Google Gadgets yang dibuat oleh a’a Aaron ini telah menghasilkan  30.000 page view perminggunya. Dia juga menyukai menggunakan strategi awards  program dan menginterview para selebritis di bidang SEO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kemudian si Darren meminta a’a Aaron untuk memberikan tiga buah tips yang paling  penting untuk diketahui oleh para blogger dan harus diimplementasikan. A’a Aaron  malah memberikan lima buah tips (minta tiga dikasih lima). Lalu apa lima buah &lt;b&gt;tips  mengenai SEO&lt;/b&gt; yang diberikan olehnya tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;1. Attribut sangatlah penting&lt;/b&gt;. Melinklah pada blogger-blogger yang populer dan  berbagai sumber lainnya agar mendapatkan perhatian mereka. Itu seperti kamu  berkata ”hey, aku membicarakan mu, datang dan lihatlah apa yang aku katakan  tentang mu.” Banyak yang akan mengabaikanmu, tapi hanya akan membutuhkan  beberapa blogger yang bagus yang menyukai mu agar blog mu bisa menyebar seperti  rumput liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;2. Pastikan bahwa format dari content mu mudah untuk dibaca&lt;/b&gt;. Gunakan heading  atau sub heading, bullets lists, etc. Kamu benar-benar membutuhkan agar orang  membaca content mu dan mempercayai content mu agar search engine juga  mempercayai mu. Search engine mengikuti apa yang dilakukan orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;3. Pastikan judul halaman mu unik pada setiap level post&lt;/b&gt;. Ini akan membantu  untuk meningkatkan rangking dan membuat orang untuk lebih menyukainya dan  mengklik pada daftar mu saat kamu mendapat rangking. Judul yang deskriptip dan  menarik akan mendapat lebih banyak dari judul yang membosankan dan tidak jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;4. Jangan abaikan navigasi internal&lt;/b&gt;. Kapan pun memungkinkan, usahakan beberapa  kategorimu untuk memberikan nilai tambah bagi strategi keyword mu. Beberapa  kategori mu harus diarahkan dengan baik dengan cara menambahkan beberapa keyword  mu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Buat top hits atau bagian feutured posts yang akan membuat mu menjadi lebih  mudah untuk menemukan content mu yang terbaik. Juga tambahkan link pada artikel  mu yang lama dari artikel mu yang lebih baru, ini penting agar pembaca-pembaca  baru bisa menemukan artikel-artikel terbaik mu yang berada dalam arsip, dan  membantu search engine untuk memahami halaman mu yang mana yang menurut mu  adalah halaman terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;b&gt;5. Jika banyak orang yang menulis hal yang sama dengan yang kamu tulis&lt;/b&gt;, cobalah  untuk menulis sesuatu yang berbeda atau cobalah untuk menuliskannya dari  perspective yang berbeda, agar orang tetap tertarik dengan content mu. Jangan  takut untuk menjadi diri sendiri. Seringkali, kesalahan kita lebih menarik bagi  orang lain, dibanding hal-hal yang sudah semestinya kita lakukan dengan benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pertanyaan Darren selanjutnya? Apa kesalahan terbesar yang kamu lihat sering  dilakukan oleh blogger dalam hal SEO? Coba kita dengar pendapat a’a Aaron...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku rasa kesalahan ini bukan hanya khusus dilakukan oleh blogger, tapi ini lebih  bersifat umum. Kamu mungkin sering melihat situs sampah yang mendapat rangking  yang tinggi, atau melihat sebuah situs yang lebih buruk dari situs mu tapi  mendapat rangking yang lebih tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi kamu tidak bisa mengalahkan mereka dengan cara mengikuti cara yang mereka  gunakan atau arah yang mereka ambil. Untuk beberapa waktu beberapa dari situs  tersebut mungkin memang mendapat rangking yang lebih baik di pasaran. Tapi jika  saat ini mereka membuat situs yang sama, mereka tidak akan mendapat apa-apa.  Karena mereka hanya mempublikasikan sampah, sementara ada situs bagus yang juga  mendapat rangking.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jangan terlalu percaya bahwa jika kamu mengikuti cara yang digunakan orang lain  atau benar-benar meniru apa yang dilakukan oleh situs lain, maka kamu akan  mendapat rangking yang sama. Kamu benar-benar harus mengembangkan pengetahuan  dan karakter mu untuk membangun sebuah merek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu Darren bertanya hal yang lainnya lagi... &lt;b&gt;Apakah Page Rank masih tetap  penting?&lt;/b&gt; Lalu apa jawab a’a Aaron...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Harap diingat bahwa toolbar PageRank semakin lama semakin ketinggalan jaman, dan  masih menggunakan skala pengukuran yang kasar, tapi, yup, pagerank masih tetap  penting. Alasannya adalah untuk mendapatkan jumlah link equity, yang hanya bisa  kamu dapat dari berapa banyak halaman yang diindex. Semakin banyak link  authority yang kamu miliki, semakin dalam search engine akan merambah situs mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu apa yang ditanyakan oleh Darren kemudian? Seberapa penting blogging bagi  bisnis mu secara umum? Dan a’a Aaron menjawab...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Penting sekali. Saat yang lain membeli kompartement seharga $5000 di ruang  konferensi dan menghabiskan $500 per hari untuk Adword, marketing yang aku  lakukan tidak mengeluarkan biaya sedikit pun, karena aku banyak menghasilkan  penjualan dari orang-orang berbicara tentang aku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ditambah lagi, blogging memberikan kesempatan yang besar bagiku untuk lebih  terexpose oleh media. Dengan hanya mempunyai satu artikel yang populer, aku  belum mempunyai nama dalam bidang SEO saat aku memulai SEO Book, tapi sekarang  aku mempunyai ribuan subscriber dan ribuan konsumen. Blogging adalah salah satu  bagian yang sangat penting dalam bisnis ku saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku banyak berbicara dengan blogger-blogger yang ingin melaunching sebuah e-book  – apa yang sudah kamu pelajari dari pengalaman mu dalam melaunching SEO book?  Tanya si Darren selanjutnya... dan a’a Aaron pun menjawab...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebenarnya aku sudah menulis 9 halaman blog post yang menawarkan banyak tips  mengenai topik ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai intinya, mempunyai nama yang tenar akan membantu, jaga agar situs mu  tetap bersih, tempatkan penawaran mu didalam content, berikan banyak hal yang  bermanfaat, berikan review copy, dan teruslah mengedepankan pentingnya public  relations.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu berada dalam pasar yang kompetitif, berusahalah agar orang selalu  membicarakan mu setiap hari, ini sangat penting. Jika memungkinkan, usahakan  untuk menemukan niche yang tidak terlalu kompetitif, bahkan kamu bisa  menjalankan niche tersebut dengan cara membayar seorang penulis penulis dan  sekaligus juga untuk melakukan marketing. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu juga bisa melakukan uji coba pemasaran, sebelum kamu membuat produk. Yaitu  dengan cara membuat penawaran melalui program PPC, dan kemudian menjanjikan  sebuah ebook sebagai hadiah atas feedback yang mereka berikan. Gunakan feedback  mereka tersebut untuk mengetahui jumlah permintaan dan penentuan target harga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan melihat begitu cepatnya Google mengambil kendali atas video, dan begitu  agressifnya mereka memaksakan hal itu, untuk model jangka panjang, 5 -10 tahun  lagi aku tidak yakin bahwa ebook masih mampu bertahan. Google dan Amazon telah  bekerjasama untuk mendapat akses dari berbagai catalog yang utama dari berbagai  rumah produksi untuk menjual buku mereka secara online, dalam bentuk ebook.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat buku-buku itu tersedia dengan harga hanya $8, akan jauh lebih sulit untuk  menjual sebuah ebook dengan harga $80. Aku rasa akan lebih baik jika menjual  sebuah produk sebagai sebuah jasa layanan, dan mendapatkan income secara dengan  cara berlangganan jika hal itu memungkinkan. Termasuk juga video dan berbagai  produk lainnya. Dan alasan mengapa dunia web begitu hebat karena dunia web  sangat interaktif. Dan kebanyakan ebook tidak bisa melakukan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pertanyaan terakhir dari Darren.. &lt;b&gt;Sumber-sumber SEO apa yang sering kamu baca?&lt;/b&gt;  Dan jawaban terakhir dari a’a Aaron adalah...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku mungkin membaca sekitar 100 blog yang berbeda. Salah satu favoritku adalah  yang agak jarang dipublikasikan, tapi mempunyai materi yang mendalam, seperti:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; johnon.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt; stuntdubl.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt; seofaststart.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt; jimboykin.com&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt; Dan juga beberapa lainnya lagi yang biasanya mempunyai sesuatu yang unik  seperti:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt; blogstorm.co.uk&lt;/li&gt;&lt;li&gt; wolf-howl.com&lt;/li&gt;&lt;li&gt; bluehatseo.com&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt; So, bagaimana menurut mu. Apakah interview ini memberikan mu satu pandangan  baru? Yup, kita mendapat satu peluang baru. Apa itu? Menurut a’a Aaron, 5-10  tahun lagi, Google dan Amazon akan mulai memasarkan berbagai buku secara online,  dan mempaketnya sebagai ebook.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi pada masa-masa itu, dunia ebook akan semakin kompetitif. Jadi, jika kamu  mempunyai rencana untuk membuat ebook sendiri, buruan deh. Sebelum persaingannya  semakin meningkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi hal itu juga bisa menjadi khabar yang bagus bagi yang tertarik menekuni  dunia bisnis program affiliasi. Dengan semakin murah dan terkenalnya ebook, ini  bisa menjadi peluang yang besar bagi kita untuk ikut mengambil bagian dalam  dunia yang gemerlapan itu. Jadi, bersiaplah mulai dari sekarang, jika kita tidak  ingin terus tertinggal.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-164926695815129393?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/164926695815129393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=164926695815129393' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/164926695815129393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/164926695815129393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/interview-dengan-aa-ron.html' title='Interview Dengan A’a ron'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1159199765431904077</id><published>2007-09-18T18:53:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:54:30.019-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Berlatih Mengkondisikan Diri</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pernahkah kamu mengalami situasi dimana kamu sebenarnya tahu apa yang harus  kamu lakukan, tapi kamu tidak bisa memaksa dirimu untuk segera melakukannya?  Atau mungkin kamu sudah mulai melakukannya, tapi sulit untuk mempertahankan  pikiran dan kemauan untuk menyelesaikan apa yang sedang kita kerjakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku ambil contoh kasus yang berhubungan dengan dunia blogging saja, agar lebih  nikmat untuk dibicarakan, karena aku sangat menyukai dunia blogging. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya begini, anggaplah aku tahu bahwa agar blog ku bisa mendapatkan traffik  yang cukup bagus, aku harus membuat content yang bagus. Dan anngap aku juga  sudah tahu bahwa untuk membuat content yang bagus, aku harus mulai berlatih  menulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi aku mengalami kesulitan untuk membiasakan diri berlatih menulis. Saat niat  ingin menulis, ada saja yang terlintas dipikran dan akhirnya aku memikirkan hal  yang lainnya. Hingga akhirnya aku menunda untuk berlatih menulis. Padahal aku  sudah tahu, bahwa jika aku tidak segera dan sering berlatih menulis, mana  mungkin aku bisa membuat content yang bagus. Ini kasus yang pertama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kasus yang kedua, anggaplah aku akhirnya berhasil memaksakan diri untuk berlatih  menulis. Aku ingin bisa menghasilkan content yang bagus seperti blogger-blogger  lainnya. Saat sedang menulis, bukan berarti bahwa aku sudah aman. Masih banyak  gangguan lain yang membuat ku malas untuk menyelasaikan apa yang sudah aku  mulai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika terus-menerus seperti ini, sepertinya impian ku untuk memulai sebuah bisnis  online akan menjadi semakin jauh. Bagaimana mungkin impian itu bisa tercapai,  jika aku sama sekali belum melangkah. Berarti aku mempunyai suatu masalah yang  besar. Kamu mengerti bukan, apa yang aku maksud. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Masalah ini bukanlah masalah yang sepele. Kita seringkali tahu apa yang harus  kita lakukan. Kita tahu apa yang terbaik untuk kita. Tapi kita selalu  menundanya. Penundaan adalah masalah utama yang menjadi faktor penyebab  banyaknya impianku yang tidak tercapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; However, adakah solusi yang bisa membuat aku bisa sedikit demi sedikit  menghilangkan kebiasaan menunda-nunda ini? Adakah cara untuk memaksa pikiran dan  tubuh agar menuruti apa yang aku ingin lakukan? Aku tidak mengetahui hal itu  sebelumnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sampai akhirnya aku membaca artikel ”Conditioning Yourself to Succeed.” Anyway,  apa isi dari artikel tersebut. Apa yang dimaksud dengan pengkondisian atau  conditioning ini? Setelah membaca berulang-ulang dan berkali-kali (maklum aga’  telmi) akhirnya aku mendapat sedikit kejelasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Artikel ini memberikan solusi yang cukup sederhana tapi efektif untuk mengatasi  masalah seperti kasus diatas. Yaitu dengan cara mengkondisikan diri. Atau bisa  kita sebut juga dengan mendisiplinkan diri. Yaitu memaksa diri sendiri untuk  berada dalam suatu situasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pengkondisian ini mempunyai dua buah bentuk. Yaitu pengkondisian pikiran dan  pengkondisian tingkah laku atau perbuatan atau kebiasaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita bahas yang pertama dulu, yaitu pengkondisian pikiran. Ide dasarnya adalah  untuk mengkondisikan pikiran kita agar memikirkan hal-hal yang ingin kita  lakukan. Dengan tujuan agar kita melakukan apa yang kita pikirkan tersebut.  Konsepnya yaitu, dengan memikirkan pikiran yang benar, maka diharapkan aksi yang  akan kita ambil adalah aksi yang benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contoh mengenai pengkondisian yang benar ini adalah termasuk mengucapkan atau  membaca hal-hal yang positif. Misalnya contoh kasus ku diatas. Jika aku  mempunyai pikiran yang negatif, aku akan mengeluarkan kata-kata keluhan, seperti  ”ah ngapain capek-capek nulis, toh tidak ada hasilnya.” dan aksi yang akan aku  ambil adalah aku berhenti menulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi jika aku bisa mengkondisikan pikiran dengan cara mengontrolnya agar  memikirkan hal-hal yang positif, maka diharapkan aku akan mengambil aksi yang  positif. Misalnya aku berhasil mengontrol pikiran ku untuk memikirkan hal-hal  yang positf, maka kata-kata yang akan aku ucapkan adalah ”wah aku tidak  menyangka ternyata menulis itu mudah.” dan aksi yang akan aku ambil adalah aku  menjadi semakin bersemangat untuk berlatih menulis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pengkonsidian pikiran ini sangat efektif digunakan jika akar permasalahan yang  kita hadapi berasal dari cara berpikir yang salah. Cara berpikir yang salah  biasanya mengakibatkan kita mengambil sikap yang salah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini bisa kita lihat saat kita berhadapan dengan orang lain, saat kita  menggunakan cara berpikir yang salah, kita akan menunjukkan sikap yang salah,  dan akibatnya orang akan mudah salah paham terhadap sikap dan perbuatan kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu bagaimana dengan pengkondisian tingkah laku atau perbuatan? Pengkondisian  ini digunakan dengan asumsi bahwa jika kita melakukan hal yang benar, maka kita  akan mendapatkan hasil yang kita inginkan, tidak perduli apa yang kita pikirkan  saat kita melakukan hal tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pengkondisian kebiasaan difokuskan pada pembentukan kebiasaan baru yang  menggantikan kebiasaan-kebiasaan lama yang salah, tanpa memperdulikan apa yang  kita pikirkan. Pelaku pengkondisian tingkah laku ini percaya bahwa jika kita  mengambil aksi yang benar, maka secara otomatis pikiran kita akan mengikuti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pengkondisian kebiasaan atau tingkah laku ini terkadang lebih efektif dari  pengkondisian pemikiran. Salah satu masalah yang sering dihadapi dalam hal  pengkondisian pikiran yaitu, saat kita gagal untuk segera mengambil aksi yang  benar secepatnya, maka tingkah laku kita tidak bisa dikondisikan ulang untuk  menyesuaikannya dengan kondisi pikiran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika kita adalah seorang perokok yang ingin berhenti merokok  dengan cara memfokuskan pikiran bahwa kita tidak lagi menjadi perokok, dan  melakukan afirmasi setiap hari agar mendapatkan efeknya. Tapi sementara itu,  kita terus menyalakan api rokok, saat itu pikiran kita mengirimkan pesan yang  bercampur antara perokok dan bukan perokok, maka kemungkinan besar kita tidak  akan pernah mencapai hasil yang diinginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pengkondisian tingkah laku akan bekerja lebih baik jika yang ingin kita ubah  adalah tingkah laku atau kebiasaan. Misalnya kasus perokok diatas. Kita akan  berhenti merokok jika kita berhenti membeli dan menghisap rokok, tidak perduli  bahwa pikiran kita terus memikirkan tentang rokok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Banyak yang berpendapat bahwa motivasi akan mengikuti aksi. Saat kita sudah  mengambil aksi, bahkan sekalipun kita tidak termotivasi untuk melakukannya, kita  akan menyadari bahwa akhirnya motivasi kita meningkat. Hasil dari aksi yang kita  lakukan akan sangat membantu untuk meningkatkan motivasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ide dasar dibalik pengkondisian kebiasaan ini adalah pengendalian dan  penggantian. Cari tahu aksi apa yang perlu kita kita lakukan agar bisa mendapat  hasil yang diinginkan. Kemudian, kondisikan diri untuk melakukan aksi itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita selalu mempunyai kebiasaan tertentu, pastikan bahwa kebiasaan itu  memberikan hasil yang kita inginkan. Jika kita merasa bahwa kebiasaan yang kita  lakukan tidak memberikan hasil yang kita inginkan, maka ambil alih situasi dan  ganti dengan kebiasaan yang benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika kita mempunyai kebiasaan tidur larut malam, hingga  mengakibatkan kita bangun kesiangan dan merasa kelelahan serta malas untuk  melakukan aktivitas, maka, ganti kebiasaan tersebut dengan kebiasaan yang lebih  baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Masalahnya adalah, kita tidak tahu kondisi yang bagaimana yang bisa memberikan  jaminan bahwa hasil yang didapat adalah hasil yang kita inginkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini mungkin bisa kita atasi dengan cara melihat kembali kebiasaan kita  sebelumnya. Apakah hasil yang kita dapat sesuai dengan aksi yang kita lakukan?  Dimana kita melihat ada ketidakcocokan antara hasil yang kita inginkan dengan  kebiasaan yang kita lakukan? Perubahan apa yang ingin kita lakukan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itulah pemahaman yang aku dapat setelah aku membaca artikel tersebut. Bagaimana  menurut mu? Aku sangat merekomendasikan kamu untuk membaca artikel tersebut  secara langsung. Mungkin saja apa yang aku tuliskan disini, tidak sesuai dengan  maksud sebenarnya dari artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Setelah membaca artikel tersebut, sedikit banyak aku menjadi tahu bagaimana  menghadapi dan memecahkan permasalahan yang sedang aku hadapi ini. Mulai saat  ini, aku harus membiasakan diri untuk terus menulis apa yang aku pikirkan.  Sekalipun tulisan yang aku hasilkan tidaklah seperti yang diharapkan, tapi itu  adalah bagian dari proses pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1159199765431904077?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1159199765431904077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1159199765431904077' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1159199765431904077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1159199765431904077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/berlatih-mengkondisikan-diri.html' title='Berlatih Mengkondisikan Diri'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-2548087144111478780</id><published>2007-09-18T18:52:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:53:05.039-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Make Money'/><title type='text'>Apa Yang Membuat Adsense Spesial?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kamu mungkin juga merasa penasaran, mengapa dunia begitu heboh sejak  kemunculan Google Adsense ini. Bukankah itu hanyalah sebuah iklan. Dan biasanya  kita sebal dengan yang namanya iklan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya, kita sebal saat menonton acara tivi yang lebih banyak iklannya  ketimbang hiburannya. Apalagi jika iklan-iklan yang ditayangkan sama sekali  bukanlah produk atau jasa yang sedang kita butuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita mungkin saja tertarik dengan adsense ini, karena adsense bisa memberi kita  peluang untuk mendapatkan income. Tapi, bagaimana dengan pengunjung? Apakah  mereka tidak merasa terganggu dengan iklan-iklan yang akan ditayangkan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu juga mungkin pernah mengalami pengalaman yang tidak menyenangkan dengan  iklan. Misalnya saat kamu mengunjungi situs yang banyak menampilkan  banner-banner yang tidak sesuai dengan informasi yang sedang kita cari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sepertinya, kita ini tidak pernah bisa lepas dari sergapan iklan. Kemana pun  kita pergi, selalu saja ada iklan yang mengikuti. Bagaimana dengan adsense?  Apakah iklan-iklan adsense nantinya tidak memberikan pengalaman yang buruk  kepada pengunjung?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tidak seperti program periklanan lainnya, program periklanan yang ditawarkan  oleh adsense ini sangat berbeda dengan program periklanan umum lainnya. Kita  semua juga tahu bahwa Google adalah sebuah search engine yang mempunyai sistim  yang powerful dalam mencari informasi yang kita butuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hasil pencarian dan pemfilteran yang dimiliki oleh sistem dari Google ini, bisa  memberikan data yang cukup akurat. Menurutku, sistem yang sama jugalah yang  mungkin digunakan dalam program Google adsense ini. Sistem tersebut akan  menganalisa dan memutuskan, tentang apa suatu halaman web atau web page.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sistem ini, semakin lama akan semakin pintar dalam menganalisa suatu halaman.  Seperti halnya search engine Google yang semakin pintar dalam memfilter  keterhubungan suatu halaman dengan suatu topik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat kita mencari menggunakan search engine Google, tentunya halaman yang ingin  kita dapatkan adalah halaman yang paling berhubungan dengan topik yang kita  inginkan. Dan Google mengerti akan hal itu. Sistim search engine nya akan  memberikan apa yang benar-benar kita inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Begitu juga dengan sistim yang digunakan oleh Google adsense. Jadi, iklan yang  akan terlihat oleh pengunjung, adalah iklan yang mempunyai hubungan dengan topik  yang sedang dibacanya. Selain itu, adsense juga mengizinkan kita sebagai pemilik  blog untuk memodifikasi tampilan dari iklan tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita bisa menyesuaikannya, dengan layout dari blog. Baik dalam tata letak,  maupun dalam hal pengaturan warna. Kita bahkan bisa memfilter atau memblok  iklan-iklan dari perusahaan yang tidak kita inginkan. Misalnya, iklan dari  perusahaan pesaing yang menjual produk yang sama dengan produk yang ingin kita  jual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sistem inilah yang jarang ditemukan pada program periklanan lainnya. Sistem ini  juga yang menjadi salah satu keistimewaan dari program Google adsense. Banyak  kemudahan dan kelebihan dari adsense inilah yang membuatnya begitu istimewa.  Hingga tidak mengherankan jika Google adsense, menempati posisi yang khusus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang mengunjungi blog kita, adalah orang yang tertarik dengan topik atau  produk atau jasa yang sedang dibahas pada blog kita tersebut. Akan sangat tidak  membantu bagi pengunjung, jika kita memunculkan iklan mengenai produk atau jasa  yang tidak berhubungan dengan topik atau produk atau jasa yang sedang kita  diskusikan di blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sementara itu, iklan yang mempunyai hubungan dengan topik yang sedang  didiskusikan akan terbukti bahwa iklan tersebut membantu pengunjung. Mereka  mungkin akan tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan melalui iklan yang  dimunculkan oleh program Google Adsense tersebut. Dengan begitu, bukankah sangat  mungkin jika mereka akan merasa senang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sementara kita sebagai pemilik blog, ikut merasa senang karena kita akan  mendapatkan income karena menayangkan iklan tersebut, dan saat pengunjung  tersebut tertarik dengan iklan yang muncul dan mengkliknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana dengan pemasang iklan? Mereka juga akan senang, karena mereka  mendapatkan pengunjung yang mereka inginkan. Pengunjung yang tertarik dengan  produk atau jasa yang ingin mereka tawarkan. Berarti, biaya yang mereka  keluarkan untuk memasang iklan, tidaklah sia-sia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Selain itu, iklan yang ditayangkan oleh Google Adsense menggunakan cara yang  jauh lebih baik dari iklan yang berbentuk banner dan text link lainnya.  Kebanyakan iklan yang ditampillkan oleh Google Adsense adalah berbentuk text  sederhana yang jelas dan singkat. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu membuat pemilik blog seperti kita merasa mendapatkan kemudahan, begitu juga  dengan pemasang iklan, mereka juga merasa mendapat kemudahan. Sistem yang  memberikan solusi bagi semua pihak inilah yang membuat program adsense menjadi  istimewa.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-2548087144111478780?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/2548087144111478780/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=2548087144111478780' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2548087144111478780'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2548087144111478780'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-yang-membuat-adsense-spesial.html' title='Apa Yang Membuat Adsense Spesial?'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-3181005593048315077</id><published>2007-09-18T18:51:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:52:01.658-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Make Money'/><title type='text'>Mampukah Aku Mempelajari AdSense</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saat pertama kali aku mendengar tentang Google Adsense ini, aku juga ragu  apakah aku mampu mengikuti program tersebut. Aku tidak mempunyai keahlian dalam  bidang internet. Aku tidak tahu apa-apa tentang cara membuat situs atau pun  blog. Apalagi tentang segala macam dunia advertising.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku juga tidak bisa bahasa pemrograman. Yang aku bisa hanyalah browsing di  internet. Jadi, wajar jika aku merasa ragu. Dan juga aku sering mendengar bahwa  banyak program-program yang katanya bisa menghasilkan uang dengan mudah di  internet, tapi hanya omong kosong belaka. Entah itu karena ketidaktahuan ku atau  memang program itu hanya ingin menipu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Walau merasa ragu, akhirnya aku mencoba juga untuk mengkuti program adsense  tersebut. Sekalipun aku sudah mengikutinya, aku tidak bersungguh-sungguh dan  tidak yakin bahwa program adsense ini berbeda. Dan benar yang orang bilang,  bahwa penyebab 99% bisnis online gagal adalah, ketidaktahuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, wajar jika sampai saat ini aku belum bisa mendapatkan penghasilan dari  adsense. Itu karena aku malas dan tidak serius mempelajari adsense ini. Sampai  akhirnya aku iseng-iseng mencoba-coba tips yang diajarkan oleh blogger lain yang  sudah sukses. Dan ternyata mereka tidak berbohong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Adsense sebenarnya memang bisa memberikan peluang yang besar bagi orang yang  serius dengannya. Adsense bukanlah untuk orang yang hanya ingin bermain-main.  Dan karena sebab itu juga, saat ini aku memutuskan untuk lebih serius dalam  mempelajarinya. Disamping itu aku juga sangat tertarik untuk mempelajari  mengenai bagaimana cara membangun bisnis online.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mengapa aku bisa tertarik dan ingin mempelajari mengenai bisnis online. Aku  mendapat inspirasi ini setelah aku banyak membaca berbagai artikel tentang ini.  Namun, sangat disayangkan. Aku tidak bisa mengatur semua informasi tersebut  dengan baik. Hingga saat aku lupa dan ingin mendapatkannya kembali, aku  mengalami kesulitan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya aku pernah membaca artikel yang sangat bagus mengenai bagaimana cara  membangun traffik untuk blog. Aku membaca artikel tersebut sebelum aku mempunyai  atau membuat blog. Sehingga aku merasa tidak perlu untuk menyimpannya. Tapi,  saat aku mulai membuat blog, aku ingin membaca lagi dan menyegarkan kembali  ingatan ku mengenai artikel tersebut, tapi aku tidak bisa menemukannya kembali,  karena aku sudah lupa alamat URL dari artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hingga aku berpikir, andai saja dulu aku menyimpan artikel tersebut dalam suatu  file khusus tentu, aku dengan mudah bisa membacanya kembali saat aku  menginginkannya. Inilah yang mendorongku untuk menuliskan semua yang aku  pelajari mengenai adsense.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku juga ingin membantu rekan-rekan lain yang mungkin membutuhkannya. Dengan  mengumpulkan semua informasi yang kita butuhkan, kita bisa dengan mudah  menggunakannya saat kita menginginkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi kembali ke masalah mampu dan tidak mampu. Sebelum kita memutuskan untuk  mengambil keputusan. Akan lebih baik jika kita tanyakan dulu pada diri sendiri.  Apakah aku mempunyai waktu yang cukup untuk mempelajari adsense? Apakah aku mau  berusaha sedikit lebih keras untuk mempelajari dan mengamalkan teknik-teknik  tentang adsense?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan yang lebih penting lagi, apakah aku benar-benar serius untuk mencoba memulai  bisnis online sendiri? Menurutku pertanyaan-pertanyaan ini sangat penting untuk  ditanyakan. Karena, jika kita sendiri masih merasa ragu, berarti kita masih  membutuhkan lebih banyak persiapan. Namun, keraguan adalah hal yang wajar,  selama itu tidak menjadi penghalang utama.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-3181005593048315077?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/3181005593048315077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=3181005593048315077' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3181005593048315077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3181005593048315077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/mampukah-aku-mempelajari-adsense.html' title='Mampukah Aku Mempelajari AdSense'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-3002428460768898060</id><published>2007-09-18T18:49:00.002-07:00</published><updated>2007-09-18T18:50:50.763-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Make Money'/><title type='text'>Kondisi-kondisi yang Berhubungan Dengan AdSense</title><content type='html'>&lt;p&gt;Setelah kita mengetahui apa sih Google Adsense itu, berarti saat ini  setidaknya kita sudah mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai adsense.  Tapi pengetahuan kita itu masih pengetahuan yang bersifat umum. Kita perlu  mengetahui lebih jelas lagi mengenai adsense ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tentunya kita ingin tahu lebih jelas lagi, mengenai kondisi-kondisi apa yang  membuat kita mendapatkan income. Dan elemen-elemen apa saja yang terdapat di  dalam program Google Adsense tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa yang dimaksud dengan kondisi disini? Yaitu kejadian-kejadian yang  mengakibatkan kita mendapatan income. Kejadian-kejadian yang membuat Google  adsense membayar kita. Jika kita sudah mengetahui ini lebih jelas, maka kita  bisa tahu bagaimana cara mengoptimalkan pendapatan kita dari adsense. Dengan  cara sebisa mungkin mengupayakan kejadian atau kondisi tersebut terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa saja kondisi dan elemen yang bisa mengakibatkan kita meningkatkan income  kita dari adsense? Berikut ini daftarnya:&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Page Impression: page impresession secara umum adalah sama dengan page view  (jumlah halaman yang diliihat), akan tetapi jumlah page impression bisa berbeda  dengan jumlah page view. Karena, bisa saja halaman yang sedang dilihat oleh  pengunjung tidak memunculkan iklan apapun. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Apa yang dimaksud dengan page view? Jika kamu belum mengetahui apa yang dimaksud  dengan page view ini, baik, aku coba untuk menjelaskannya dengan versi ku  sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Page view adalah jumlah halaman yang dilihat oleh pengunjung. Misalnya, saat  seorang pengunjung mendatangi blog mu, dia pasti akan menuju pada salah satu  dari halaman yang terdapat dalam blog mu. Setiap halaman yang dibuka atau dibaca  oleh pengunjung tersebut, dihitung sebagai page view. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Anggaplah, dia sangat menyukai tulisan mu. Dan dia merasakan kenikmatan  tersendiri saat membaca tulisan mu. Semakin banyak jumlah halaman yang dibuka  dan dibacanya, semakin banyak pula jumlah page view mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Akan tetapi page impression sedikit berbeda dengan page view. Page impressioin  akan dihitung setiap kali ada iklan yang dimunculkan pada halaman yang sedang  dibuka dan dibaca oleh pengunjung tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Anggaplah, pengunjung tersebut membuka lima buah hamalan yang ada di blog mu,  namun hanya tiga halaman mu yang bisa memunculkan iklan. Berarti jumlah page  impression mu adalah tiga, bukan lima.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ad Unit Impressions: Saat kamu mendapatkan page impression, kamu juga akan  mendapatkan Ad unit impression. Tapi bedanya, jumlah ad unit impression  bergantung dari jumlah unit iklan yang kamu tempatkan di setiap halaman tersebut  atau jumlah unit iklan yang tampil pada browser pengunjung blog mu. Llink unit  impression juga dihitung sebagai ad unit impression.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Click: Setiap klik yang dilakukan oleh pengunjung pada iklan yang muncul di  halaman mu akan direkam oleh adsense. Namun, klik pada sebuah topik yang  dimunculkan pada link unit tidak dianggap sebagai sebuah klik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; CTR atau Click Through Rate: dalam adsense adalah jumlah klik yang diterima oleh  sebuah ad unit dibagi dengan jumlah total dari impression dari ad unit tersebut.  So, semakin banyak atau tinggi CTR mu, maka semakin tinggi pula penghasilan mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Effective CPM: Atau cost-per-thousand impressions. Ini adalah cara yang efektif  untuk membandingkan penghasilan mu dari berbagai channel. eCPM didapat dari  hasil pembagian antara total penghasilan dengan jumlah page impression  perseribu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika kamu mendapat penghasilan $180 dari 45.000 impression, maka  eCPM mu adalah $180/45 = $4.00. Namun, kamu jangan menganggap jumlah yang  ditampilkan oleh eCPM itu adalah penghasilan mu yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-3002428460768898060?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/3002428460768898060/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=3002428460768898060' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3002428460768898060'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3002428460768898060'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/kondisi-kondisi-yang-berhubungan-dengan.html' title='Kondisi-kondisi yang Berhubungan Dengan AdSense'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5453559359980885990</id><published>2007-09-18T18:49:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T18:49:48.903-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Make Money'/><title type='text'>Google Adsense Itu Apasih?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sampai saat ini kita sudah tahu mengapa adsense berbeda dengan program  periklanan lainnya, dan mengapa adsense begitu populer. Gebrakan baru yang dbuat  oleh Google melalui program adsensenya ini, telah mengguncang dunia persilatan  (eh.. periklanan maksudnya) di internet. Sekarang kita sudah sedikit mengerti,  bagaimana adsense bisa memberikan income tambahan yang kita idam-idamkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adsense adalah konsep periklanan yang mengagumkan yang diperkenalkan oleh Google  beberapa waktu yang lalu. Walaupun, konsep-konsep periklanan baru akan terus  bermunculan, adsense adalah sesuatu yang sama sekali berbeda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adsense (program periklanan Google) memberikan kesempatan bagi kita para pemilik  blog atau situs untuk mendapatkan penghasilan dengan cara mengizinkan si Google  untuk menempatkan iklan di situs atau blog yang kita punya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Iklan-iklan yang akan dimunculkan, bisa berbentuk gambar atau tulisan. Tentu,  sebelum itu kita harus mendaftar terlebih dahulu kedalam program Google adsense.  Jika kamu belum mendaftar, kamu dapat mendaftarkan dirimu melalui situs Google  Adsense ini https:/www.google.com/adsense.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, sebelum kamu mendaftar, kamu diwajibkan untuk memiliki situs atau blog  terlebih dahulu. Buat beberapa artikel dalam bahasa inggris, entah bagaimana  caramu melakukannya, yang terpenting kamu harus mempunyai sebuah blog sebelum  kamu bisa diterima dalam program Google adsense.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kamu mengisi form yang disediakan dan mensubmitnya, pihak Google adsense  akan mendatangi alamat blog yang kamu isikan pada form pendaftaran tersebut.  Akan membutuhkan beberapa hari untuk menunggu pihak Google Adsense yang akan  mereview blog mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika menurut mereka, blog mu memenuhi syarat untuk mengikuti program adsense,  maka kamu akan mendapat pemberitahuan melalui email yang kamu sertakan dalam  form pendaftaran tersebut. Setelah itu, kamu bisa mulai mengikuti program dari  Google adsense tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk bisa memulai menjalankan program dari Google adsense, kamu diwajibkan  menempatkan code program yang telah dipersiapkan oleh pihak adsense. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamu bisa menempatkan kode ini dimanapun yang kamu mau. Tapi perlu diperhatikan  juga syarat dan ketentuan yang diberikan oleh pihak adsense. Baca Term &amp;amp;  Condition dan juga Program Policies agar kamu tidak melanggar dan dikeluarkan  dari program adsense.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Potongan kode tersebutlah yang akan menjadi penghubung antara blog yang kamu  buat dengan sistem dari adsense yang akan menganalisa isi dari content mu, dan  kemudian mencari iklan yang paling berhubungan dengan content tersebut. Saat  seseorang mengunjungi blog mu, dia akan melihat iklan yang ditampilkan oleh  adsense tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghasilan kita dari adsense dihitung berdasarkan berapa ribu kali iklan dari  adsense yang dimunculkan pada blog mu. Setiap 1000 kali pemunculan iklan, maka  adsense akan menambahkan income untuk kita. Selain itu, kita juga akan  mendapatkan income berdasarkan berapa banyak pengunjung yang mengklik  iklan-iklan tersebut. Setiap klik adalah income bagi bisnis online kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, sistem dari Google Adsense akan mencatat dan menghitung penghasilan mu  berdasarkan per-click (CPC) dan perseribu iklan yang dimunculkan (CPM) yang  kemudian disebut juga dengan impressions. Dari mana Google mendapatkan uang  untuk membayar kita orang?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Google mendapatkan income dari orang-orang yang ingin mengiklankan produk atau  jasanya melalui sistem Google adsense, orang-orang yang ingin produk, jasa, atau  bisnisnya diiklankan melalui adsense bisa mendaftar pada program kombinasi dari  adsense yang telah disediakan oleh Google, yaitu Google Adword.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika Google adsense adalah untuk para publisher atau blogger seperti kita orang  yang ingin mendapat income dari dunia periklanan. Maka Google Adword adalah  program bagi para advertiser atau pemasang iklan yang ingin mengiklankan produk  dan jasa mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, sampai saat ini kita sudah tahu bagaimana Google mendapatkan income.  Hingga kita tidak perlu ragu dan takut bahwa Google adalah seorang penipu.  Jangan samakan program Google Adsense dengan program-program dari perusahaan  lain yang tidak jelas asal usulnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5453559359980885990?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5453559359980885990/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5453559359980885990' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5453559359980885990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5453559359980885990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/google-adsense-itu-apasih.html' title='Google Adsense Itu Apasih?'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1013217119381302278</id><published>2007-09-18T18:47:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:48:53.998-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Make Money'/><title type='text'>Keistimewaan Adsense Dalam Dunia Periklanan Online</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sebelum kita memulai perjalanan panjang dan melelahkan kita untuk membangun  bisnis online melalui Google Adsense, akan lebih baik jika kita terlebih dahulu  memahami bagaimana asal muasal dari periklanan secara online, dan mengapa Google  Adsense begitu spesial saat ini. Mungkin ini akan ada gunanya nanti, siapa tahu?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejak munculnya internet, dunia periklanan akhirnya menyadari bahwa website juga  merupakan sarana yang sangat berharga bagi mereka. Kepopuleran internet yang  begitu dahsyat, dan banyaknya bermunculan website-website seperti jamur dimusim  hujan, merupakan faktor penyebab mengapa dunia periklanan mulai menggunakan  internet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian mucullah yang namanya online advertising atau perikalanan secara  online. Saat ini, memasang iklan diinternet adalah cara yang paling efektif dan  efisien untuk melakukan promosi. Faktanya, banyak bisnis-bisnis, terutama bisnis  dalam skala yang kecil, hanya menggunakan sarana ini untuk memperkenalkan produk  atau jasa mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semakin berkembangnya teknologi, teknik-teknik periklanan juga ikut  menyesuaikan diri. Kamu mungkin sudah sering melihat iklan-iklan yang berbentuk  gambar atau biasa yang disebut dengan banner ads, kamu juga pasti sudah sering  melihat iklan yang berbentuk text atau tulisan, atau biasa disebut text link  ads.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua macam bentuk dan metode iklan tersebut adalah bentuk yang paling sering  digunakan saat ini dalam dunia online advertising. Bahkan, banner adalah bentuk  yang paling populer digunakan saat ini. Namun, semakin lama, keefektifan dari  banner semakin berkurang. Orang sudah terlalu sering bahkan merasa terganggu  dengan banyaknya bermunculan iklan-iklan yang tidak sesuai dengan yang mereka  inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga akhirnya.... tadaaa... muncullah Google dengan ide barunya. Google  memperkenalkan suatu sistem yang baru pada dunia periklanan. Sistem yang  membantu menjembatani antara pemasang iklan atau pe-bisnis yang ingin  mempromosikan produk atau jasanya dengan pemilik situs atau blog yang sebagai  penyedia jasa menampilkan iklan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inovasi baru dari Google tersebut, diberi nama program Google Adsense. Selama  ini mungkin kita mengenal Google hanya sebagai search engine. Tapi, sebenarnya  banyak produk dan jasa lain yang diberikan oleh Google ini. Tapi, apa  keistimewaan program periklanan dari Google Adsense ini dibandingkan dengan  program periklanan lainnya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Letak keistimewaan program dari Google Adsense adalah pada kefektifannya. Google  adsense, mempunyai sistim yang akan mengatur iklan apa yang cocok dan  berhubungan dengan isi dari suatu website atau blog. Sistim dari Google adsense  akan berusaha mendeteksi isi dari suatu artikel yang terdapat didalam website  atau blog tersebut, dan kemudian mencari iklan yang paling relevan dengan isi  dari artikel tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, iklan yang akan muncul, adalah iklan yang mempunyai relevan dengan isi  dari artikel tersebut. Jadi, iklan yang akan dilihat oleh pengunjung, adalah  iklan yang berhubungan dengan apa yang sedang dibacanya. Dengan begitu, maka  diharapkan bahwa iklan tersebut akan menjadi lebih efektif, karena dia hanya  akan terlihat oleh orang yang menginginkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ini adalah situasi WIN-WIN-WIN-WIN. Dimana, pemasang iklan senang, karena orang  yang mengklik iklan tersebut memang orang yang menjadi targetnya. Pengunjung  akan senang, karena iklan yang dilihat (kemungkinan besar akan dikliknya) adalah  iklan yang berhubungan dengan apa yang sedang dicarinya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan, tentu saja, kita sebagai pemilik situs atau blog juga akan senang karena  kita akan mendapat income dari bisnis online yang kita jalankan. Dan Google akan  menjadi pemenang, karena sistemnya benar-benar terbukti efektif. Itulah salah  satu keistimewaan yang dimiliki oleh program Google Adsense.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1013217119381302278?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1013217119381302278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1013217119381302278' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1013217119381302278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1013217119381302278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/keistimewaan-adsense-dalam-dunia.html' title='Keistimewaan Adsense Dalam Dunia Periklanan Online'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5764747273737859980</id><published>2007-09-18T18:45:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T20:01:48.530-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Adsense Sebagai Online Bisnis</title><content type='html'>&lt;p&gt;Now, sekarang kita sudah tahu bagaimana Steve menjalankan bisnis onlinenya.  Dan Google Adsense adalah salah satu penghasil terbesar bagi bisnis onlinenya  tersebut. Setelah membaca artikel ini aku jadi semakin tertarik dengan adsense.  Dulu, aku tidak benar-benar percaya bahwa adsense bisa menjadi sumber  penghasilan. Setidaknya, tidak untukku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; However, jika kamu sering membaca blognya Steve, kemungkinan besar kamu akan  terpropokasi untuk mencoba memulai bisnis online mu sendiri. Karena dia sering  ”membujuk” orang untuk melakukan itu. Entah apa maksudnya, apa karena dia sudah  merasakan sendiri nikmatnya hidup dari bisnis online yang dia jalankan? Mungkin  saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita juga sudah menyadari bahwa tidak mudah untuk menghasilkan income melalui  adsense. Tapi kita tidak akan pernah tahu apakah kita mampu atau tidak, jika  kita tidak pernah mencobanya. Kata orang, lebih baik mati dengan rasa puas  karena sudah mencoba sekallipun kita gagal, daripada mati penasaran karena tidak  berani mencoba. Dan aku tidak ingin mati penasaran. Aku ingin arwahku bisa  tenang dialam sana (wakakak).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Karena tidak mudah untuk mencari duit melalui adsense ini, dan karena kurang  pengetahuan adalah penyebab utama kegagalan. Aku memutuskan untuk mengumpulkan  sebanyak mungkin informasi mengenai adsense ini. Aku ingin tahu semua tips,  pengalaman-pengalaman, trik-tirk, dan sejenisnya. Aku ingin mengumpulkan  sebanyak yang aku bisa. Mungkin dengan cara itu aku dan kau bisa mengetahui  secara pasti dan bukan hanya mengira-ngira mengenai adsense ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sampai sejauh ini aku sudah mendapatkan beberapa informasi dari berbagai sumber  yang aku kumpulkan. Jika kamu memang tertarik untuk mempelajari adsense ini,  jika kamu memang ingin mengetahui bagaimana cara membangun bisnis online mu  sendiri, kamu bisa sering-sering berkunjung disini. Karena blog ini memang aku  buat untuk tujuan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, apa saja yang sudah aku dapat sejauh ini? Berikut ini daftarnya....&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/keistimewaan-adsense-dalam-dunia.html"&gt;Keistimewaan adsense&lt;/a&gt; dalam dunia periklanan secara online.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Google &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/google-adsense-itu-apasih.html"&gt;adsense itu apasih&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/kondisi-kondisi-yang-berhubungan-dengan.html"&gt;Kondisi-kondisi yang berhubungan dengan adsense&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mampukan aku &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/mampukah-aku-mempelajari-adsense.html"&gt;mempelajari adsense&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apa yang membuat &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-yang-membuat-adsense-spesial.html"&gt;adsense spesial&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5764747273737859980?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5764747273737859980/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5764747273737859980' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5764747273737859980'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5764747273737859980'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/adsense-sebagai-online-bisnis.html' title='Adsense Sebagai Online Bisnis'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-2757450061517248008</id><published>2007-09-18T18:41:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:45:01.714-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Manfaatkan Blog Carnival</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jika sebelumnya kita banyak menggunakan filosofi untuk membangun traffik bagi  blog yang kita buat, kali ini Steve menggunakan cara yang lain. Cara ini dia  gunakan di saat-saat awal membangun traffik untuk blognya. Cara ini banyak  digunakan oleh blogger-blogger pemula yang ingin meningkatkan traffiknya. Cara  apa yang itu? Yaitu dengan cara....&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Manfaatkan semua kelebihan dan keuntungan yang diberikan oleh Blog Carnival, itu  saran Steve. Submit artikel terbaik mu secara teratur ke carnival yang  berhubungan dengan tema mu. Blog carnival adalah cara termudah untuk mendapatkan  link dan traffik. Dan yang lebih penting lagi, untuk mensubmit artikel kita ke  Blog Carnival, kita tidak perlu mengeluarkan dana sepeserpun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jangan melakukan spam ke carnival yang tidak berhubungan dengan topik mu. Submit  artikel mu, hanya pada carnival yang sesuai. Hanya membutuhkan beberapa menit,  untuk mensubmit ke blog carnival, begitu kata si Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Berdasarkan pengalamannya, dia mensubmit artikelnya secara rutin satu minggu  sekali ke blog carnival. Dan itu telah memberikan hasil, dari tidak ada traffik  sama sekali alias nol hingga mendapat traffik sebesar 50.000 pengunjung. Bisa di  bayangkan, betapa besar manfaat yang diberikan oleh blog carnival ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Blog carnival adalah tempat yang bagus bagi blogger pemula yang ingin blognya  dikenal oleh dunia per bloggingan. Blog carnival, ibarat sebuah panggung  terbuka, yang mengijinkan seorang pemula untuk menunjukkan kebolehannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana menurut mu? Apa strategi ini bisa juga kita gunakan? Atau mungkin blog  carnival ini hanya berguna jika blog yang kita buat ditujukan atau ditargetkan  untuk audience tertentu saja? Apakah blog yang berbahasa Indonesia seperti blog  ku ini juga bisa mendapatkan manfaat dari blog carnival? Aku tidak akan pernah  tahu jika aku tidak mencobanya, betul?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ok, berarti sampai sejauh ini kita sudah mendapatkan semua petunjuk dari  Steve tentang bagaimana cara dia &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt; membangun blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;. Sekarang kita tinggal mencoba  untuk mengaplikasikannya, siapa tahu kita juga bisa mendapatkan hasil yang sama.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-2757450061517248008?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/2757450061517248008/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=2757450061517248008' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2757450061517248008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/2757450061517248008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/manfaatkan-blog-carnival.html' title='Manfaatkan Blog Carnival'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4786424269492283521</id><published>2007-09-18T18:40:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:59:44.258-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Fokuskan Untuk Menolong orang.</title><content type='html'>&lt;p&gt;Satu hal yang membuat Steve tidak menggunakan teknik marketing umum yang  sering digunakan oleh pembicara atau penulis lainnya yaitu karena mereka sering  memposisikan diri mereka berseberangan dengan audience nya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seolah-olah mereka ingin berkata, aku sukses dan kamu tidak. Aku kaya dan kamu  tidak. Aku makmur dan kamu tidak. Kamu memerlukan aku karena ada kekurangan  dalam hidup mu, aku benar-benar memiliki apa yang menjadi kekurangan mu, dan  jika kamu membayarku (dan membuatku semakin kaya dan kamu semakin miskin), aku  akan menunjukkan kepada mu bagaimana kamu bisa mendapatkannya juga. Dan jika itu  tidak berhasil untuk mu, itu artinya kamu lebih bodoh dari orang-orang yang  memberikan kesaksiannya untuk ku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia yakin kamu sering mendengar hal omong kosong seperti ini sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk semua alasan itulah dia datang, agar kita tidak membeli semua omong kosong  itu. Semua itu hanya memberi sugesti bahwa hidup hanyalah tentang mencapai suatu  tujuan, dan saat tujuan sudah mencapainya, kamu selesai berkembang dan bisa  hidup santai dan menikmatinya sepanjang sisa hidup mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi hidup lebih dari sekedar menyeberangi perbatasan. Jika kamu ingin berpindah  dari hidup sendiri menjadi menikah atau dari miskin menjadi kaya, itu bagus.  Berkembang sebagai seorang manusia adalah sesuatu yang dikerjakan oleh Steve  setiap hari. Dia sangat berhasrat mengenai perkembangan dirinya, jadi dia ingin  berbagi sebagian perjalanannnya dengan yang lain. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika dia mulai memasarkan diri sendiri dengan berkata ”Aku sukses dan kamu  bahkan belum mendekatinya,” dia berharap seseorang akan datang dan mengambil  semua penderitaannya, karena jika dia melakukan itu, berarti dia sudah selesai  berkembang dan siap untuk mati. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia tidak pernah berharap untuk berhenti berkembang selama dia masih menjadi  manusia. Akan selalu ada arah baru yang akan dicapai, dan pengalaman baru yang  dinikmati. Dan yep... beberapa kesahalan juga akan dibuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu keuntungan yang didapat saat kita memfokuskan diri untuk menolong  orang lain yaitu kita akan menyingkirkan rasa takut yang berada di dalam diri.  Tanpa rasa takut, kita akan merasa bebas untuk menjadi diri sendiri. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita akan mampu untuk mengambil semua tantangan dan tetap menyingkirkan  tujuan-tujuan yang spesifik, karena perjalanan lebih penting, daripada  perhentian spesifik yang ada di sepanjang jalan. Secara pribadi, Steve lebih  tertarik pada proses penemuan dan bukannya mencapai tujuan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita ingin saling membantu, kita harus menjadi rekan dalam usaha untuk  terus berkembang, bukan bermusuhan, itu yang dikatakannya. Jadi tidak masuk akal  jika kita menempatkan dinding kepalsuan diantara kita. Ego membutuhkan dinding  untuk melindunginya, tapi jika kita bisa menyingkirkan ketakutan yang berasal  dari kebutuhan akan ego, berarti kita telah mencapai banyak proses.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebenarnya, ada lebih banyak hal yang bisa Steve lakukan pada situs dan blog  nya, yang bisa membuatnya mendapatkan lebih banyak uang dan traffik dalam waktu  yang singkat, tapi dia tidak mau melakukan itu, karena itu hanya akan semakin  menciptakan jarak antara kita dengan dia. Itu yang menjadi alasannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika dia berbuat seperti itu, berarti kita akan berada pada sisi kita, dan dia  akan berada pada sisi yang lain, dan kita saling merasa takut satu sama lain.  Itu mungkin terjadi karena dia akan merasa khawatir kita tidak mau membeli apa  yang dia tawarkan, dan kita akan merasa khawatir bahwa apa yang ditawarkannya  hanyalah omong kosong. Dan itu adalah hal yang benar-benar tidak kita inginkan  untuk terus berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu tantangan terbesar dalam hidupnya saat ini adalah untuk mencari tahu  bagaimana menolong cukup banyak orang untuk mengganti rasa takut yang berada  dalam diri mereka menjadi rasa cinta. Emosi kita adalah sumber energi bagi kita,  itulah yang membuat kita melakukan suatu aksi, dan sebagian besar dunia masih  dikendalikan oleh energi rasa takut. Menonton berita di TV misalnya, kita merasa  begitu berenergi saat melihat orang lain menderita. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi masih ada sumber energi lain bagi kesadaran manusia, dan mungkin cara  terbaik untuk menggambarkan itu adalah cinta tanpa syarat. Cinta yang dimaksud  disini bukanlah perasaan cinta yang berbau romantisme, melainkan rasa untuk  berhubungan dengan apa saja yang ada dan keinginan untuk memberikan yang terbaik  pada semua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat cinta tanpa syarat menjadi bahan bakar utama kita, itu akan menghilangkan  rasa takut. Pada tahap ini kamu masih harus berjuang secara biologis, tapi kamu  tidak lagi dikendalikan dan diarahkan oleh rasa khawatir, seperti rasa takut  kehilangan atau rasa takut akan penolakan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kamu akan merasa benar-benar aman dari situasi yang ada diluar. Dan jika kamu  mempunyai rasa aman tanpa syarat ini, kamu benar-benar akan merasa aman untuk  menjadi diri mu sendiri, untuk mendapat pengalaman baru, dan untuk terus  berkembang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengembangkan diri bukanlah permainan angka. Jika kita berkembang sebagai  manusia, maka itu tidak membahayakan orang lain. Malah, pada kenyataannya, jika  kita semua berkembang sebagai individu, itu akan membuat planet ini menjadi  lebih baik bagi semua orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat semakin banyak orang yang mengganti rasa takut yang mengendalikan mereka,  dengan perasaan cinta tanpa syarat, planet ini akan benar-benar menjadi surga.  Itu adalah hal yang baik bagi kita semua, satu hal yang lebih penting dari semua  uang yang ada di dunia ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin kamu mempunyai ambisi yang lebih kecil saat kamu ingin membangun  traffik. Mungkin ambisi mu bukanlah untuk meningkatkan kesadaran manusia dan  menciptakan dunia yang lebih aman. Itu tidak masalah. Kamu masih bisa tetap  fokus untuk membantu orang lain mencapai apa yang menjadi tujuannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan jika kamu melakukan itu, kamu akan merasa relatif lebih mudah untuk  membangun traffik bagi blog mu. Jika kamu menyandarkan dirimu untuk memberikan  yang terbaik bagi semua, kamu juga akan mendapatkan banyak bantuan saat  melakukannya, dan yang terbaik dari semua itu, kamu berhak untuk mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lakukanlah hal yang terbaik untuk membantu pengunjung mu mencapai apa yang  mereka inginkan, dan mereka akan membantu mu untuk membangun traffik dan bahkan  menghasilkan income untuk dari traffik tersebut. Simple dan sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Well, every body... bagaimana menurut mu tentang kata-kata Steve diatas. Jika  menurut mu itu hanya omong kosong, itu hak mu. Jika menurut mu semua itu ada  benarnya, itu juga hak mu. Tidak ada orang yang bisa memaksa mu untuk mengubah  pendapat mu itu, santai saja. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petunjuk terakhir mengenai bagaimana Steve  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;membangun blog dengan traffik yang  tinggi&lt;/a&gt; yaitu dengan cara me&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/manfaatkan-blog-carnival.html"&gt;manfaatkan Blog Carnival&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4786424269492283521?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4786424269492283521/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4786424269492283521' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4786424269492283521'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4786424269492283521'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/fokuskan-untuk-menolong-orang.html' title='Fokuskan Untuk Menolong orang.'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5969961939762094643</id><published>2007-09-18T18:38:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:58:47.531-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Tempatkan Uang Pada Posisinya.</title><content type='html'>&lt;p&gt;Money adalah hal yang important. Jelas kita semua mempunyai tagihan yang  harus dibayar. Uang dibutuhkan untuk membayar komputer, koneksi internet, rumah,  dan membeli makanan. Adalah hal yang penting juga bahwa kita mendapatkan income  dari apa yang kita kerjakan. Malah, kita harus serius dalam upaya untuk  membangun traffik agar kita bisa memonetize traffik tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi uang hanyalah salah satu tujuan, dan bukan satu-satunya tujuan. Memberi  kontribusi yang positif kepada dunia adalah hal yang lebih penting daripada  uang. Uang sangat berguna untuk mencapai tujuan ini, tapi hubungan sesama  manusia adalah hal yang jauh lebih penting.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itulah kata-kata yang diucapkan oleh Steve. Dia memang mengajarkan kita cara  untuk membangun traffik dan memonetizenya. Tapi bukan semata-mata karena untuk  mendapatkan uang yang banyak. Seharusnya kita juga mempunyai tujuan yang lebih  tinggi dari sekedar mengumpulkan uang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Hal yang lucu adalah, menurut Steve, semakin dia tidak terlalu memikirkan uang,  semakin banyak uang yang datang. Dan jika dia terus melakukan apa yang sudah dia  lakukan, mungkin dia akan berakhir dengan sangat kaya. Tapi uang adalah motivasi  yang sangat lemah baginya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu juga yang mungkin membuat sebagian orang menjadi bingung, bahwa beberapa  keputusan Steve terkadang mengarah kepada uang dan terkadang tidak. Apakah ini  artinya Steve adalah orang yang plin-plan? Steve terkadang memang menganggap  dirinya adalah seorang pengusaha (setidaknya itu yang membedakanya dengan  pertapa), tapi dia melihat uang hanya sebagai sarana untuk mengembangkan dan  meningkatkan kontribusinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sementara banyak pengusaha lain yang mengejar uang dengan tujuan untuk menjadi  makmur, dia mempunyai rute yang berbeda. Dia mencari dan menginginkan uang  dengan tujuan untuk meningkatkan kebebasannya. Dia tidak ingin terjebak dalam  sebuah pola bekerja untuk uang, jadi dia secara konstant menolak setiap  kesempatan menghasilkan uang yang bisa menghalangi kebebasannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, dia menolak untuk menerima konsultasi atau memberi bimbingan.  Sekalipun dia tidak banyak melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat bisnis dan  formal, bukan berarti dia menganggur. Dia hanya ingin merasa bebas melakukan apa  yang ingin dilakukannya, dan bukan apa yang dipilihkan oleh orang lain untuknya.  Dia membutuhkan flexibilitas itu, dalam pekerjaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan lebih memperhatikan masalah bagaimana dia menghasilkan uang, dan bukan  berapa banyak dia menghasilkan uang, dia bisa menempatkan uang pada tempatnya.  Itu membuatnya bisa fokus pada tujuannya tanpa harus memperhatikan hal-hal yang  kurang penting seperti membangun merek, menghasilkan penjualan, atau melakukan  marketing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan karena income yang dihasilkannya adalah secara otomatis, dia bisa  memfokuskan waktu dan energinya utnuk membuat content dan bukan melakukan  marketing atau mencoba untuk menjual sesuatu. Dan dengan bisa mendedikasikan  waktu yang begitu banyak untuk membuat content tanpa harus mengkhawatirkan  mengenai bagaimana dia akan membayar tagihan, itu membuatnya menjadi lebih mudah  untuk membangun traffik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, bagaimana menurut kamu mengenai teknik yang satu ini. Siapa yang tidak ingin  menikmati kebebasan dari rasa takut tidak punya duit. Siapa yang tidak ingin  terbebas dari himpitan rasa takut. Mungkin, jika kita tidak terlalu memikirkan  masalah duit, kita bisa lebih fokus saat membangun traffik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ok, sampai sejauh ini berarti sudah sembilan petunjuk yang kita dapatkan dari  Steve mengenai cara yang digunakannya untuk  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;membangun blog dengan traffik yang  tinggi&lt;/a&gt;. Bagaimana jika kita lupa dengan petunjuk-petunjuk tersebut? Gampang,  menurut Dia, kita cukup mengingat yang satu ini: &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/fokuskan-untuk-menolong-orang.html"&gt;Fokuskan untuk menolong orang&lt;/a&gt;,  dan yang lainnya akan mengikuti.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5969961939762094643?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5969961939762094643/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5969961939762094643' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5969961939762094643'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5969961939762094643'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/tempatkan-uang-pada-posisinya.html' title='Tempatkan Uang Pada Posisinya.'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8875608154770700859</id><published>2007-09-18T18:37:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:38:30.541-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Perlakukan Pengunjung Mu Sebagai Manusia</title><content type='html'>&lt;p&gt;Sekalipun saat sedang duduk dan menulis didepan komputer, dan tampak  sendirian, kita juga harus ingat, ada manusia lain diseberang sana, yang akan  membaca apa yang kita tuliskan tersebut. Walau tampaknya kita sedang berhadapan  dengan keyboard dan layar komputer, namun ada manusia sesungguhnya yang akan  membaca tulisan tersebut. Walau ada jarak dan waktu yang memisahkan antara  penulis dan pembaca, tapi tetap ada hubungan manusia antar manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Salah satu pesan yang ingin ditekankan oleh Steve mengenai petunjuk kedelapan  untuk membangun blog dengan traffik yang tinggi ini yaitu pentingnya menjalin  hubungan. Hubungan manusia antar manusia. Walaupun ada teknologi yang terlibat  jarak, dan waktu yang memisahkan, namun kita tidak boleh lupa satu hal yang  paling utama, yaitu menjalin hubungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Traffik atau pengunjung bukanlah sekedar angka-angka, mereka adalah manusia.  Maka saat kita menulis, menulislah seperti kita sedang berbicara kepada seorang  teman. Tanpa ada jarak, tanpa rasa takut, tanpa rasa curiga. Dengan  memperlakukan pengunjungnya sebagai manusia, blog yang dibangun oleh Steve  sukses mendapat traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kesungguhan Steve untuk membantu sesama yang membutuhkan, adalah salah satu  resep rahasia yang membuatnya sukses. Dia mempunyai keinginan agar kita juga  mampu mengembangkan kemampuan dan keberanian yang telah kita miliki. Dia ingin  kita menjadi lebih sadar, lebih berani mengambil keputusan, dan merasa lebih  baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan jangan lupa, tempatkan uang pada posisinya, jika kamu ingin mendapat  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;traffik  yang tinggi untuk blog mu&lt;/a&gt;, itu cara yang digunakan Steve untuk membangun blog  dengan traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8875608154770700859?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8875608154770700859/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8875608154770700859' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8875608154770700859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8875608154770700859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/perlakukan-pengunjung-mu-sebagai.html' title='Perlakukan Pengunjung Mu Sebagai Manusia'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-7326609979084425703</id><published>2007-09-18T18:35:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:56:56.027-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Tulis Apa Yang Menurut Mu Benar, Dan Hidup Dengan Konsekuensinya.</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kita semua menyukai kejujuran. Tapi kita jarang menemukannya. Apa yang akan  terjadi saat kita menemukannya? Yup, kita semua ingin mendapatkannya. Itulah  mengapa kejujuran adalah strategi terbaik untuk membangun traffik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitu juga yang dikatakan oleh Steve. Jika tulisan yang dibuatnya bisa  memberikan efek-efek yang tidak menyenangkan, dia sudah siap untuk hal itu.  Jujur atau tidak jujur, efek akan selalu ada. Menyenangkan atau tidak  menyenangkan. Semua ada akibatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagaimana kita tahu, Steve sering menganjurkan orang untuk memulai bisnis  sendiri. Apa yang akan terjadi jika suatu hari ternyata Steve menerima pekerjaan  dari suatu perusahaan dan menjadi pegawai perusahaan tersebut?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berani menulis harus berani mempertanggung jawabkan apa yang kita tulis. Itulah  yang dimaksud dengan strategi ini. Jika apa yang kita tulis tidak sama dengan  apa yang sebenarnya terjadi, maka pengunjung tidak akan pernah mempercayai kita  lagi, itu berarti hancurlah traffik untuk blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banyak blogger yang menulis tentang pentingnya transparasi dalam dunia blogging,  dan kebenaran adalah transparasi yang terbaik. Kebernaran menciptakan  kepercayaan, dan kepercayaan membangun traffik. No games, no gimmicks… just  plain old brutal honesty. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan sekalipun orang berkata bahwa mereka membencimu, mereka akan tetap  kembali, dan bahkan kemudian orang-orang tersebut menjadi suportermu yang paling  antusias. Bahkan sekalipun jika mereka tidak sependapat dengan mu, mereka akan  belajar bahwa mereka bisa mempercayai mu dan bahwa niat mu adalah tulus, dan  kepercayaan lebih penting daripada persetujuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;So, bagaimana menurut mu tetang petunjuk yang satu ini? Apakah yang dikatakan  oleh Steve ini benar? Atau dia cuma tukang obat? Seringkali karena kita takut  tidak disukai orang lain, kita terpaksa mengorbankan kejujuran dan kebenaran  yang kita miliki. Semoga kita bisa belajar lebih banyak dari Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/perlakukan-pengunjung-mu-sebagai.html"&gt;Perlakukan pengunjung mu sebagai manusia&lt;/a&gt; jika kamu ingin  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;membangun sebuah blog  dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;, itu petunjuk yang diberikan oleh Steve selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-7326609979084425703?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/7326609979084425703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=7326609979084425703' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7326609979084425703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7326609979084425703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/tulis-apa-yang-menurut-mu-benar-dan.html' title='Tulis Apa Yang Menurut Mu Benar, Dan Hidup Dengan Konsekuensinya.'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4289616075382258280</id><published>2007-09-18T18:34:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:54:00.480-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Biarkan Audience Mengenal Siapa Dirimu Sebenarnya</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ini tampaknya sulit untuk dilakukan. Terutama bagi blogger yang tidak ingin  wilayah pribadinya terganggu. Tidak mengherankan jika banyak blogger yang lebih  memilih untuk menyembunyikan identitas diri yang sebenarnya. Tapi semua tentu  ada efeknya. Baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengapa dengan membiarkan audience untuk mengenal sang blogger atau pemilik blog  yang sedang mereka datangi bisa memberikan pengaruh pada traffik blog tersebut? &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa yang dimaksud oleh Steve dengan mengenal disini bukan sekedar menampilkan  photo atau menunjukkan biodata dari sang blogger. Apa yang dimaksud olehnya  disini adalah mengenal secara luar dan dalam. Mengenal semua kejadian yang  pernah dialami oleh sang blogger.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengetahui semua hal yang pernah di alami oleh sang penulis, maka  pengunjung akan menjadi lebih mudah untuk mengetahui alasan sebenarnya dari sang  penulis membuat artikel tersebut. Pengunjugn jadi lebih mudah untuk mengerti dan  memahami apa yang sedang terjadi dengan diri sang blogger tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Steve, dengan membiarkan pengunjung untuk mengenal secara lebih dekat,  itu akan memudahkannya untuk menjalin hubungan dan komunikasi. Dan itu sangat  penting, dengan komunikasi yang lebih lancar, maka pesan yang ingin  disampaikannya bisa diterima dengan lebih cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengurangi jarak, itu akan membuat pengunjung menjadi lebih mudah untuk  mempercayai dan mengingat sang blogger. Itu artinya akan ada kunjugan-kunjungan  ulang. Inilah salah satu efek positif yang didapat dari petunjuk ke enam dari  Steve mengenai &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;cara membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;. Next…  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/tulis-apa-yang-menurut-mu-benar-dan.html"&gt;Tulis Apa Yang Menurut Mu Benar, Dan Hidup Dengan Konsekuensinya&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4289616075382258280?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4289616075382258280/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4289616075382258280' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4289616075382258280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4289616075382258280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/biarkan-audience-mengenal-siapa-dirimu.html' title='Biarkan Audience Mengenal Siapa Dirimu Sebenarnya'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1056303970151895491</id><published>2007-09-18T18:33:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:34:20.682-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Ketahui Mengapa Kamu Ingin Mengiginkan Blog Dengan Traffik Tinggi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jika Steve bisa membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi, itu karena  dia tahu mengapa dia ingin mendapatkan traffik yang tinggi. Dia mempunyai tujuan  yang jelas. Dan dia mempunyai materi atau bahan yang cukup untuk diberikan  kepada jutaan orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia beranggapan bahwa, semakin banyak traffik yang didapatnya, berarti semakin  banyak pula orang yang bisa mendapatkan bantuannya. Blog dengan traffik yang  tinggi bukanlah tujuan akhirnya. Itu hanyalah sebuah jalan baginya, sebab yang  menjadi tujuannya adalah membantu orang sebanyak yang dia mampu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semakin tinggi traffik, berarti semakin besar kemungkinan blognya untuk  terexpose. Dan itu berarti semakin banyak orang yang akan dijangkau oleh  blognya. Jika memang apa yang diakatakannya memang benar, berarti dia memang  berhak untuk mendapatkan traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana dengan kita? Apakah keinginan kita yang sebenarnya dari sebuah blog  dengan traffik yang tinggi? Apa tujuan kita ingin mendapatkan traffik yang  tinggi? Seperti yang telah dikatakan oleh Steve, jika kita tidak mempunyai  sesuatu yang cukup bermanfaat bagi jutaan orang, berarti kita tidak membutuhkan  sebuah blog dengan traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, jika kita memang merasa mempunyai sesuatu yang cukup bermanfaat bagi  jutaan orang, dan ingin memanfaatkan traffik yang tinggi sebagai sarana untuk  menjangkau lebih banyak orang, agar semakin banyak pula orang yang akan  merasakan manfaat dari apa yang kita tawarkan, mungkin kita berhak untuk  mendapatkan traffik itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mengetahui motivasi sebenarnya dibalik keinginan kita untuk mendapat  traffik yang tinggi, itu akan membantu kita untuk terus bersemangat dan serius  melakukan setiap usaha yang berhubungan dengan hal membangun traffik. Tanpa  motivasi yang jelas, kita seperti orang linglung yang tidak tahu apa yang sedang  kita lakukan, dan mengapa kita melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Biarkan Audience Mengenal Siapa Dirimu Sebenarnya adalah petunjuk Steve  berikutnya untuk membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1056303970151895491?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1056303970151895491/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1056303970151895491' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1056303970151895491'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1056303970151895491'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/ketahui-mengapa-kamu-ingin-mengiginkan.html' title='Ketahui Mengapa Kamu Ingin Mengiginkan Blog Dengan Traffik Tinggi'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-9187303378022129295</id><published>2007-09-18T18:32:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:52:35.134-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Utamakan Menulis Untuk Manusia, Kemudian Komputer</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jika blogger lain banyak yang lebih memilih untuk menggunakan strategi  tertentu agar mendapatkan rangking yang tinggi di search engine, yaitu dengan  cara sangat memperhatikan hal-hal tertentu, misalnya mengenai algorithma  perangkingan, keyword density, dan sejenisnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Steve lebih memilih untuk mengutamakan pengunjung manusia. Dia lebih suka  menulis untuk pengunjung manusia. Dia menulis untuk menusia, bukan untuk  komputer, itu salah satu alasan yang diberikannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana menurut mu? Sementara kita juga harus memperhatikan mengenai hal-hal  yang berhubungan dengan SEO, kita juga harus mengutamakan dan tidak boleh lupa,  bahwa sebenarnya, kita menulis untuk menusia. Kita menulis agar pengujung  manusia memahami pesan yang ingin kita sampaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita ingin mendapat rangking yang tinggi di search engine, karena itu sangat  penting agar agar kita mendapat kesempatan yang besar untuk di lihat dan  mendapat pengunjung. Tapi, kita juga tidak ingin saat pengunjung tersebut datang  dan tidak menemukan content yang bermanfaat baginya. Yang dia temukan hanyalah  content yang disukai oleh search engine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu, apa gunanya usaha yang kita lakukan? Susah payah kita memperhitungkan dan  mengikuti petunjuk mengenai segala macam rumus dan perhitungan rumit dari para  pakar SEO yang bisa membuat kepala jadi pitak, tapi saat pengunjung melihatnya,  mereka pada kabur. Karena mereka bingung dengan apa yang sebenarnya ingin kita  sampaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kamu juga memperhatikan, salah satu ciri khas dari tulisan Steve ini adalah  artikel yang dibuatnya seringkali sangat panjang. Karena itu, dia agak jarang  mempublikasikan artikel-artikel baru. Jika blogger lain lebih memilih untuk  menulis artikel yang lebih pendek dan lebih sering mempublikasikannya (±20 X  perminggu) karena mereka anggap search engine menyukai itu, tapi tidak dengan  Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Steve juga sering mendapat nasihat dari blogger-blogger ternama lainnya agar  lebih baik jika dia membuat content yang lebih pendek, tapi lebih sering  mempublikasikannya. Tapi dasar si Steve ini keras kepala, dia tetap saja  menggunakan caranya sendiri. Dia menulis kapanpun dan sebanyak apapun yang dia  mau. Dia menulis saat dia merasa ada sesuatu yang ingin disampaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan karena kekerasan kepalanya itu, akhirnya traffik yang didapatkannya dari  searc engine, memang tidak sebanyak yang didapat oleh blogger-blogger ngetop  lainnya. Google adalah pengirim traffik yang nomor 1 bagi blog nya. Tapi itu  hanya 1,5% dari jumlah total traffiknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Traffik yang didapatkannya sangatlah beragam. Traffik yang terbanyak berasal  dari situs atau blog lain yang memberikan link kepada blog nya. Dan karena  itulah traffiknya bisa berkembang. Traffiknya berkembang karena orang-orang yang  menyukai artikelnya dan memberitahukan orang lain untuk membacanya. Baik  memberitahu secara online maupun offline.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah, bagaimana menurut mu? Apakah kamu lebih menyukai cara blogger ternama  lainnya? Atau lebih memilih cara yang digunakan oleh Steve yang keras kepala  ini? Aku pikir semua cara pasti ada efeknya, dan itu bukanlah masalah. Selama  content yang kita berikan bisa bermanfaat bagi orang lain, akan selalu ada cara  untuk mendapatkan traffik yang kita inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ok, petunjuk selanjutnya untuk &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;membangun blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;:  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/ketahui-mengapa-kamu-ingin-mengiginkan.html"&gt;Ketahui Mengapa Kamu Ingin Mengiginkan Blog Dengan Traffik Tinggi&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-9187303378022129295?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/9187303378022129295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=9187303378022129295' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/9187303378022129295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/9187303378022129295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/utamakan-menulis-untuk-manusia-kemudian.html' title='Utamakan Menulis Untuk Manusia, Kemudian Komputer'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1742570447886149587</id><published>2007-09-18T18:31:00.002-07:00</published><updated>2007-09-18T19:51:12.838-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Buat Content Yang Tidak Terbatas Waktu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Saat kita hanya menulis tentang hal-hal yang terikat dengan waktu, itu  berarti content yang kita buat akan terbatas dengan waktu. Saat kita menulis,  seharusnya kita mempunyai sebuah harapan, bahwa apa yang kita tulis hari ini,  masih akan tetap dibaca oleh orang. Bahkan sekalipun kita sudah tidak lagi  berada di dunia yang fana ini. Orang masih membicarakan qoute dari Aristotle,  karena idenya tidak terbatas waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itulah saran yang diberikan dan digunakan oleh Steve untuk membangun sebuah blog  atau situs dengan traffik yang tinggi. Membuat content yang tidak terbatas  dengan waktu, membuat content yang akan terus relevan kapanpun orang membacanya  memang bukanlah perkara yang mudah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kita mampu menulis untuk generasi yang akan datang, berarti itu adalah  sebuah bakat yang terlalu berharga untuk disia-siakan. Dalam kondisi untuk  membangun traffik, content yang tidak terbatas dengan waktu akan menghubungkan  orang pada level yang lebih dalam dibandingkan dengan content yang tergantung  dengan waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Semakin lama jarak waktu suatu kejadian, semakin cepat kita melupakannya. Kita  sering melupakan hal-hal, berita-berita, kejadian-kejadian yang terjadi kemarin.  Tapi kita masih mengingat hal-hal yang memiliki arti bagi kita. Karena itulah,  Steve lebih memilih untuk menulis tentang makna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Nah, bagaimana menurut mu tentang petunjuk ketiga yang diberikan oleh Steve ini.  Petunjuk yang dia gunakan untuk membangun traffik yang tinggi bagi blog nya.  Membuat content yang tidak terbatas dengan waktu. Kedengarannya saja sudah  sulit, apa lagi melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana cara membuat content yang tidak terbatas dengan waktu? Kita biasanya  lebih suka menulis hal-hal yang sedang hot, gosip-gosip terhangat, dan  berita-berita terbaru lainnya. Itu lebih mudah dan menyenangkan, karena  berita-berita seperti itu lebih mudah untuk ditulis dan didapatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Easy come easy go. Tampaknya pepatah itu juga berlaku untuk dunia  per-content-an. Jika dipikir-pikir, membuat content mirip dengan mengarang lagu.  Orang sangat mudah untuk menghafal dan mengingat lagu-lagu yang sedang populer,  tapi orang tidak akan pernah melupakan lagu yang mempunyai makna mendalam  padanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, jika kita memang mempunyai keinginan yang kuat untuk membangun sebuah blog  dengan traffik yang tinggi, maka petunjuk ketiga dari Steve mengenai &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;cara  membangun blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt; ini harus dipertimbangkan. Petunjuk  selanjutnya: &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/utamakan-menulis-untuk-manusia-kemudian.html"&gt;Utamakan Menulis Untuk Manusia, Kemudian Komputer&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1742570447886149587?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1742570447886149587/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1742570447886149587' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1742570447886149587'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1742570447886149587'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-tidak-terbatas-waktu.html' title='Buat Content Yang Tidak Terbatas Waktu'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1884270950025257900</id><published>2007-09-18T18:31:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T19:49:27.332-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Buat Content Yang Original</title><content type='html'>&lt;p&gt;Strategi yang digunakan oleh Steve yaitu dia lebih suka membuat contentnya  sendiri daripada melink content orang lain dan mengirimkan pengunjung ke situs  orang lain. Untuk menghasilkan content yang original memang membutuhkan waktu,  tapi itu memang strateginya untuk jangka panjang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan konsekuensinya, saat orang tiba di situs atau blognya, mereka akan tetap  disana untuk beberapa waktu. Jika pengunjung tersebut menyukai salah satu dari  artikelnya, maka kemungkinan besar pengunjung tersebut akan menyukai artikel  lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semakin banyak content bermanfaat yang kita buat, semakin besar pula kemungkinan  kita untuk mendapatkan lebih banyak pengunjung. Blog atau situs dengan content  yang original, akan sulit untuk di kalahkan. Jika seorang pengunjung banyak  membaca content yang original dari satu blogger, itu akan memberikan efek yang  besar terhadapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Situs atau blog yang mendapatkan content dari situs atau blog lain, mungkin  memang bisa mendapat traffik dengan lebih cepat. Tapi blog atau situs yang  memiliki content yang original, akan lebih mudah untuk mempertahankan dan  meningkatkan traffik yang dimilikinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana menurut mu mengenai pendapat Steve diatas? Selain content yang kita  buat haruslah bisa memberikan manfaat kepada orang banyak, content tersebut juga  haruslah merupakan content yang original. Content yang dibuat sendiri. Bukan  content yang diambil dari situs atau blog orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku menyadari, memang tidak mudah untuk membuat content yang bermanfaat dan  original. Tapi kedua hal itu adalah suatu keharusan yang tidak bisa dihindari,  jika memang aku benar-benar ingin serius mendapatkan income melalui blog. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti yang pernah kita pelajari sebelumnya, saat kita mulai me&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-benar-kamu-ingin-memonetize-blog-mu.html"&gt;monetize blog&lt;/a&gt;,  akan ada orang yang mengeluhkan hal tersebut. Namun, jika content yang kita  berikan adalah content yang benar-benar memberikan manfaat kepada mereka, mereka  akan memakluminya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berarti sampai sejauh ini, sudah dua hal yang kita ketahui mengenai bagaimana  Steve membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi. Dua hal yang memang  tidak mudah untuk dilakukan, tapi kedua hal itu benar-benar bisa memberikan apa  yang kita inginkan, yaitu sebuah blog dengan traffik yang tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ok, sekarang kita sudah mendapatkan petunjuk kedua dari Steve tentang bagaimana  dia &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;membangun blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;. Sekarang petunjuk yang  ketiga adalah: &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-tidak-terbatas-waktu.html"&gt;Buat Content Yang Tidak Terbatas Waktu&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1884270950025257900?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1884270950025257900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1884270950025257900' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1884270950025257900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1884270950025257900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-original.html' title='Buat Content Yang Original'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8960485065945281345</id><published>2007-09-18T18:30:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T19:44:05.102-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Buat Content Yang Bermanfaat</title><content type='html'>&lt;p&gt;Apakah content mu cukup bermanfaat untuk dibaca oleh jutaan orang? Ingatlah,  tujuan sebuah content adalah untuk memberikan manfaat kepada orang lain. Apakah  kamu memberikan hal yang benar-benar bermanfaat, dan apakah yang kamu berikan  itu adalah hal terbaik yang kamu mampu?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan dari Steve diatas harus benar-benar kita tanamkan dalam benak kita,  agar saat kita duduk dan menulis, kita akan selalu ingat akan kata-kata ini.  Agar tulisan yang kita hasilkan, adalah tulisan yang benar-benar berasal dari  kemampuan terbaik yang kita miliki. Agar content yang kita hasilkan, adalah  content yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semakin banyak manfaat yang bisa diberikan oleh sebuah content, berarti semakin  banyak pula orang yang akan merasakan manfaatnya. Itu berarti semakin tinggi  pula traffik yang akan didapat. Ini adalah hukum yang tidak bisa kita lawan.  Hukum ini sudah berlaku sejak lama, dan akan terus berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pikirkan tentang efek yang ingin kita dapatkan dari orang-orang yang akan  membaca content tersebut. Steve melalui contentnya, mempunyai tujuan untuk  membuat orang menjadi lebih berani, lebih sadar, dan menghilangkan ketakutan  dalam hidup mereka, hingga mereka berani mengembangkan potensi dan kemampuan  yang dimilikinya. Dia beranggapan, jika tujuannya tersebut tidak tercapai,  berarti manfaat yang ingin diberikan melalui tulisannya, tidak bisa tersalur  dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat kita memfokuskan diri untuk memberikan content yang bermanfaat, pembaca  akan mengetahui hal itu. Dan mereka akan mengirimkan orang lain ke situs atau  blog mu. Banyak orang yang dengan senang hati akan merekomendasikan blog yang  mempunyai content yang bisa memberikan manfaat kepada orang banyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Content yang kuat adalah harta secara universal. Membutuhkan kerja keras untuk  membuatnya, tapi akan terus mengirimkan traffik dalam jangka waktu yang panjang.  Kualitas lebih penting dari kuantitas. Kualitas tanpa kuantitas itu lebih mudah  untuk dilakukan. Tidak mengherankan jika banyak orang yang lebih memilih  strategi tersebut. However, internet sudah terlalu banyak dipenuhi oleh  kuantitas, lebih banyak dari yang bisa kita terima. Namun, akan selalu ada  tempat bagi sebuah content yang berkualitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kamu tidak mempunyai hal yang bermanfaat untuk diberikan kepada jutaan  orang, berarti kamu tidak membutuhkan sebuah situs atau blog dengan traffik yang  tinggi. Dan jika kamu tidak membutuhkannya, sangat mungkin kamu tidak akan  mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap kali kamu akan menulis, fokuskan pada usaha untuk memberikan hal yang  terbaik yang kamu bisa. Semakin lama, kualitas mu akan semakin meningkat, tapi  tetaplah berusaha untuk memberikan yang terbaik. Itulah nasihat yang diberikan  oleh mbah Steve kepada kita yang mempunyai cita-cita untuk membangun sebuah &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;blog  dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ok, sekarang kita sudah mendapatkan petunjuk pertama dari Steve tentang  bagaimana dia membangun blog dan situs dengan traffik yang tinggi. Sekarang  petunjuk yang kedua adalah: &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-original.html"&gt;Buat Content Yang Original&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8960485065945281345?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8960485065945281345/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8960485065945281345' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8960485065945281345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8960485065945281345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-bermanfaat.html' title='Buat Content Yang Bermanfaat'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-725909254173741857</id><published>2007-09-18T18:29:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:30:10.622-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Frekuensi dan Panjang Posting</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ini juga hal yang sering menjadi perdebatan diantara para blogger. Ada yang  mengatakan bahwa posting yang baik adalah posting yang pendek tapi sering. Ada  juga yang mempunyai pendapat bahwa posting yang panjang itu lebih baik,  sekalipun frekuensinya lebih jarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku tidak tahu secara pasti, mana yang benar dan mana yang sedikit tidak benar.  Jika Steve lebih memilih untuk membuat posting yang panjang dan melelahkan untuk  dibaca. Itu karena dia mempunyai alasan yang kuat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia ingin pembaca benar-benar mendapatkan semua yang ingin dia sampaikan. Dia  ingin saat pembaca selesai membaca postingannya, pembaca tersebut benar-benar  mendapatkan apa yang dia inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, itu mungkin memang cocok dengan tema blognya. Blog yang dibuatnya  mempunyai tema pengembangan diri. Dan pengembangan diri tidak bisa dilakukan  dengan cara terburu-buru. Orang yang ingin mengembangkan dirinya, harus  mempunyai kesabaran dan kesadaran yang cukup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga wajar jika artikel yang dibuatnya seringkali sangat panjang dan  membutuhkan waktu yang cukup lama untuk membacanya. Karena topik yang  diceritakannya tersebut bukanlah topik yang mudah untuk dijelaskan. Dia harus  menjelaskan secara jelas apa maksud dari tulisannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, bagaimana dengan topik yang lain? Apakah topik lain juga bisa menggunakan  teknik yang digunakan oleh Steve? Apakah blogger yang mempunyai topik berbeda  juga harus membuat halaman yang panjang?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku rasa ini hanya masalah selera dan bagaimana cara kita menyampaikannya. Tidak  masalah berapa panjang halaman yang kita buat. Jika memang topik yang kita buat  membutuhkan halaman yang panjang, maka lakukanlah. Tapi jika bisa lebih pendek,  mengapa harus memanjangkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panjang atau pendek sebuah artikel bukanlah ukuran yang sebenarnya. Tapi banyak  faktor lain yang juga memberikan pengaruh. Kita memang terkadang takut untuk  membuat artikel yang terlalu panjang. Karena menurut kita itu bisa membuat  pembaca merasa bosan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, artikel yang terlalu pendek juga mungkin membuat kita tidak bisa  menyampaikan pesan secara keseluruhan. Ini suatu dilema yang sangat  membingungkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi aku mempunyai pendapat bahwa lagi-lagi ini masalah keseimbangan. Sesuatu  yang berlebihan, sekalipun itu dimaksudkan dengan tujuan yang baik, akan memberi  efek yang tidak baik. Lebih baik pilih yang sedang-sedang saja.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-725909254173741857?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/725909254173741857/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=725909254173741857' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/725909254173741857'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/725909254173741857'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/frekuensi-dan-panjang-posting.html' title='Frekuensi dan Panjang Posting'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-7103006472485324695</id><published>2007-09-18T18:28:00.002-07:00</published><updated>2007-09-18T18:29:28.462-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Pilih Niche Mu Tapi Pastikan Itu Tidak Terlalu Sempit</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pilih niche untuk blog dimana kita mempunyai keahlian yang cukup mengenai  itu, tapi pastikan niche tersebut cukup luas hingga kita bisa mendapatkan  traffik yang signifikan, itu yang disarankan oleh Steve jika kita memang ingin  mendapatkan income yang nyata melalui blogging.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pilih niche yang kita mempunyai hasrat pada niche tersebut. Jika kita menyukai  niche atau topik yang kita pilih, kita akan mendapatkan lebih banyak kemudahan  untuk menulis dan membuat content. Menulis tentang sesuatu yang kita sukai akan  jauh lebih mudah daripada jika menulis tentang sesuatu yang tidak terlalu kita  sukai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jangan memilih niche hanya karena kita pikir niche itu bisa mendatangkan duit  yang banyak. Banyak blogger yang mengalami kegagalan karena melakukan kesalahan  ini. Pikirkan tentang apa yang sangat kamu sukai, dan cari cara untuk bisa  mengembangkannya agar mendapat audience yang cukup luas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Topik yang cukup luas akan memberikan lebih banyak peluang untuk mendatangkan  pemasang iklan sebagai partner. Jika kita menulis topik yang sama  berulang-ulang, kita mungkin akan kehabisan ide dan pemasang iklan sebagai  partner.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan menulis berbagai topik dalam satu bidang yang sama, itu akan kita  mempunyai kesempatan untuk menjangkau audience yang lebih luas, mendatangkan  lebih banyak calon partner atau pemasang iklan, sekaligus juga mengembangkan  blog yang kita buat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Berilah kejelasan kepada pengunjung mu tentang apa blog mu sebenarnya. Itu akan  memudahkan mereka untuk mengetahui apa yang bisa mereka harapkan dari blog yang  kita buat. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika mereka merasa bingung dengan apa maksud sebenarnya dari blog yang kita buat  tersebut, maka sangat besar kemungkinannya jika mereka akan pergi begitu  saja.,itu yang dikatakan oleh Steve. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini sepertinya hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Bagaimana cara kita  menjelaskan kepada pengunjung, tentang apa blog kita sebenarnya. Dan apa yang  ingin kita tawarkan kepada mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini memang tidak mudah dan membutuhkan waktu untuk mempelajarinya. Aku sangat  tertarik mengenai hal ini. Aku sangat ingin mempelajari bagaimana cara agar  pengunjung bisa tahu dengan cepat tentang apa blog yang aku buat ini. Bagaimana  caranya? Aku masih mempelajarinya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-7103006472485324695?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/7103006472485324695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=7103006472485324695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7103006472485324695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7103006472485324695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/pilih-niche-mu-tapi-pastikan-itu-tidak.html' title='Pilih Niche Mu Tapi Pastikan Itu Tidak Terlalu Sempit'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5264281039368344350</id><published>2007-09-18T18:28:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T18:28:39.944-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Mencoba Dan Mengoptimalkan</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pada saat baru memulai untuk mencari income melalui blogging, kita tidak tahu  jalur mana yang paling berpotensi sebagai penghasil income. Karena itu kita  harus sering-sering melakukan percobaan. Coba dan lihat hasilnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita menemukan satu jalur yang baru dan menurut kita masuk akal jika kita  menggunakannya juga sebagai jalur untuk mendapatkan income, maka coba dan lihat  hasilnya setelah beberapa bulan. Kita tidak akan pernah tahu apakah suatu jalur  atau cara baru itu bisa berpotensi untuk menghasilkan income atau tidak, jika  kita tidak pernah mencobanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inlah salah satu kelebihan bisnis online jika dibandingkan dengan bisnis  offline. Untuk mencoba sesuatu yang baru, bisnis online hampir tidak memerlukan  biaya yang berarti. Bahkan, banyak kesempatan yang diberikan secara gratis.  Tinggal kemauan dan kesungguhan kita untuk mencobanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini yang ingin ditekankan Steve saat kita hendak memulai bisnis online  sendiri. Jika kita memang serius untuk mendapatkan income melalui blogging, maka  kita harus mau mencoba berbagai cara yang memungkinkan untuk dijadikan jalur  income.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Misalnya adsense, kita harus sering mencoba-coba berbagai teknik dan variasi  yang ada untuk memaksimalkan potensinya. Misalnya dengan mencoba berbagai  variasi penempatan dan layout, variasi warna, dan lain-lain. Coba dan bandingkan  hasilnya. Itu yang sangat ditekankan olehnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap kali ada kesempatan baru yang muncul, kita harus mencoba dan melihat  hasilnya. Apakah jalur baru tersebut bisa memberikan apa yang kita inginkan.  Kita tentunya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk mendapatkan income begitu  saja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita tidak pernah mencoba berbagai teknik yang memungkinkan, maka sangat  besar kemungkinannya kita akan banyak kehilangan kesempatan yang ada. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk melakukan berbagai percobaan tersebut, seringkali kita tidak mengeluarkan  biaya apapun. Kita tinggal mendaftar dan mengikuti program-program baru yang  berpotensi sebagai jalur income untuk blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mungkin kita tidak selalu berhasil, tapi paling tidak kita mendapatkan  pengalaman dan pelajaran baru. Toh, tidak ada kerugian berupa materi yang harus  kita keluarkan sebelumnya. Dengan mempelajari berbagai kemungkinan, itu akan  membuat kita yakin bahwa kita tidak melewatkan satupun kesempatan yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Coba dan optimalkan. Saat satu jalur berhasil memberikan income seperti yang  kita harapkan, cara jalur lainnya. Jangan hanya berhenti pada satu cara. Jangan  menempatkan semua telur dalam satu keranjang. Ini sangatlah penting untuk  diingat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengapa hal itu penting? Karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Jika kita  hanya menggunakan satu jalur income, maka saat jalur income tersebut kering,  kita akan mengalami kesulitan. Tapi jika kita menggunakan banyak jalur sebagai  jalan untuk income, maka saat satu jalur kering, kita masih mempunyai jalur  income yang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5264281039368344350?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5264281039368344350/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5264281039368344350' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5264281039368344350'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5264281039368344350'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/mencoba-dan-mengoptimalkan.html' title='Mencoba Dan Mengoptimalkan'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4396052975076722028</id><published>2007-09-18T18:27:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T18:27:48.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Blogging software and hardware</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pada bagian ini Steve sangat menegaskan pentingnya memilih hosting dan  software yang tepat jika kita ingin menghasilkan income dari blogging. Mungkin  ini hanya berlaku saat kita sudah mempunyai modal yang cukup untuk membeli  domain sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Aku menyadari, dengan hosting gratis seperti ini, sama dengan hidup menumpang  pada orang lain. Tidak banyak kebebasan yang bisa di dapatkan.  Senikmat-nikmatnya hidup menumpang, lebih nikmat hidup membujang eh.. salah  maksudnya akan lebih nikmat jika bisa membeli domain dan hosting sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi itu tidak mudah. Jika kita ingin membeli domain sendiri, berarti kita harus  siap dan mengetahui bagaimana cara mengatur hal-hal yang bersifat teknis. Ini  berarti kembali ke masalah pentingnya mempelajari dan memahami teknologi web  seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan mempunyai domain sendiri, berarti kita benar-benar membangun asset kita  sendiri. Saat kita masih menumpang pada hosting gratisan, sebagus apapun itu,  tetap saja menumpang, kita tidak mempunyai kebebasan untuk melakukan apa yang  kita inginkan. Saat kita membangun asset tumpangan, sama dengan kita membangun  asset orang lain. Itu tidak akan pernah menjadi asset kita sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi yah, sudahlah, namanya nasib, mungkin suatu hari nanti, kalau penghasilan  ku sudah cukup, baru aku bisa membeli domain sendiri. Untuk saat ini aku harus  merasa puas hidup menumpang dengan blogspot. Hitung-hitung sebagai latihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hidupkan terus berkembang, jika aku menunda dulu sampai aku mempunyai uang yang  cukup untuk membeli domain sendiri, baru mau nge-blogging, mungkin aku tidak  akan pernah mencapainya. Karena biasanya kalau mimpi tidak segera diusahakan  untuk diwujudkan, semakin lama akan semakin hilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan hidup menumpang begini, mungkin aku bisa mengumpulkan uang sedikit demi  sedikit sampai aku mempunyai uang yang cukup, untuk membeli domain ku sendiri.  Untuk saat ini aku kumpulkan dulu informasi mengenai bagaimana cara memilih  domain yang bagus, memilih nama domain yang bagus, cara membuat situs atau blog  sendiri, dan lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agar, saat waktunya tiba untuk membeli domain sendiri, aku sudah tahu dan  mempunyai informasi serta kemampuan yang cukup untuk melakukan itu. Jika aku  tidak melakukannya mulai dari sekarang, maka saat aku membutuhkannya, aku harus  mencari-carinya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anyway, si Steve hosting dimana? Dia menggunakan Pair.com sebagai tempat untuk  hosting domainnya. Menurutnya, Pair.com memang bukan tempat hosting yang  termurah, namun service yang mereka berikan cukup reliable. Aku sendiri belum  tahu apa maksudnya. Mungkin aku bisa mengerti jika aku sudah menyelidikinya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4396052975076722028?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4396052975076722028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4396052975076722028' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4396052975076722028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4396052975076722028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/blogging-software-and-hardware.html' title='Blogging software and hardware'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-7988952062096867786</id><published>2007-09-18T18:25:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:26:50.154-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Memperbanyak Jalur Untuk Income</title><content type='html'>&lt;p&gt;Don’t put all your eggs in one basket, pernyataan itu yang ingin ditekankan  oleh Steve pada bagian ”Multiple streams of income.” Kita tidak perlu  menempatkan semua waktu, tenaga, pikiran dan usaha kita pada satu jalur saja.  Gunakan semua kemungkinan yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Inlah salah satu keunggulan dalam dunia make money online atau mencari duit  secara online. Banyak jalur yang bisa kita gunakan. Hanya melalui satu blog,  kita bisa memilh dan menggabungkan berbagai metode monetization yang ada. Jika  satu jalur mengalami gangguan, kita tidak harus menjadi panik. Toh, masih ada  jalur yang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita menempatkan semua telur dalam satu keranjang, apa yang akan terjadi  jika keranjang itu dicuri orang? Gigit jari! Dan mungkin yang lebih menyakitkan  hati, kita harus memulai semuanya dari awal lagi. So, jangan hanya menggunakan  satu jalur. Gunakan berbagai variasi untuk menghasilkan income dari blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anyway, kita sedang membicarakan mengenai pengalaman si Steve bukan? Jadi, kita  ingin tahu sumber mana saja yang sudah digunakannya. Dan yang lebih penting  lagi, apakah kita juga bisa menirunya. Berikut beberapa jalur yang digunakannya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Iklan dari Google Adsense (pay per click dan pay per impression advertising)    &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Donations (melalui PayPal atau snail mail) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Text Link Ads (dijual untuk jumlah tertentu perbulan) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Iklan dari Chitika eMiniMalls (pay per click) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Program Affiliasi seperti Amazon dan LinkShare (komisi dari menjual produk,  kebanyakan buku) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Periklanan yang dijual secara individual&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Mungkin daftar ini akan terus berubah, karena Steve masih terus mencari dan  melakukan berbagai percobaan untuk mencari peluang-peluang baru. Google adsense  adalah sumber penghasilan terbesarnya, beberapa lainnya juga memberikan income  yang cukup besar baginya. Masing-masing jalur telah memberikannya income lebih  dari $1000 perbulan. Hitung sendiri berapa kira-kira penghasillannya perbulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan hal yang paling menyenangkan lagi, terkecuali untuk nomor dua, semua income  ini adalah sumber income otomatis. Maksudnya? Semua itu memberikan income  kepadanya secara otomatis. Ada sistem yang menjalankan semuanya. Mulai dari  penghitungan hingga pembayaran. Semua terjadi secara otomatis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menggiurkan bukan? Saat kita makan, tidur, berlibur, atau bermain dengan anak,  income terus mengalir. Tidak mengherankan jika banyak sekali orang yang tergoda  untuk mencobanya. Dan juga tidak mengherankan jika banyak orang yang akan gagal  saat mencobanya. Itu sudah menjadi hukum alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dimana ada gula, disitu ada semut. Tapi tidak semua semut akan mendapatkan gula.  Hanya semut-semut yang ”beruntung” yang bisa membawa pulang gula kesarangnya.  Tapi, yang paling beruntung itu siapa? Ya... ratunya semut. Siapa itu?  Blogger-blogger yang telah lebih dulu menjadi semut pekerja, dan sekarang mereka  menjadi ratunya semut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagaimana dengan mu? Apa kamu ingin, sudah, atau masih menjadi semut pekerja  seperti aku? Aku ingin mencoba peruntungan ku menjadi semut pekerja, siapa tahu  suatu hari nanti aku dan kau juga bisa menjadi semut-semut yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-7988952062096867786?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/7988952062096867786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=7988952062096867786' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7988952062096867786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7988952062096867786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/memperbanyak-jalur-untuk-income.html' title='Memperbanyak Jalur Untuk Income'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-1022643159655344376</id><published>2007-09-18T18:24:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:25:23.946-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Apakah Menempatkan Iklan di Blog Bisa Merusak Traffik?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Will putting ads on your site hurt your traffic? Ini adalah salah satu  ketakutan umum yang dialami oleh seorang blogger. Benarkah iklan bisa merusak  traffik? Jika iya, mengapa? Jika tidak, juga mengapa? Bagaimana menurut Steve?  Apa yang dikatakan olehnya mengenai salah satu hantu yang menakutkan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menurut pengalaman si Steve, pendapat yang mengatakan bahwa menempatkan iklan  pada blog akan merusak traffik dari blog adalah pendapat yang sama sekali,  betul-betul, amat sangat, salah!! Setidaknya itu berdasarkan dari pengalamannya  sendiri. Dia sudah membuktikan itu melalui situs dan blognya. Jadi, jika kamu  mau protes, protes gih sama dia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Malah, menurutnya, itu sedikit membantunya untuk mendapatkan beberapa link  tambahan dari blogger lain yang memberikan link pada situsnya hanya karena  mereka tidak menyukai tampilan layout dari iklan di blog nya. Caranya? Yup,  blogger yang tidak suka dengan tampilan iklan di blog si Steve akan menulis  artikel tentang itu di blog mereka sendiri, dan mengirimkan link ke blog nya si  Steve, lucu... ya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Orang yang telah cukup dewasa akan mengerti, bahwa adalah hal yang wajar jika  seorang blogger mendapatkan income dari hasil pekerjaan yang dilakukannya. Dan  untungnya, Steve mempunyai audience orang-orang yang sudah dewasa. Karena hanya  orang yang sudah dewasa saja, yang tertarik dengan topik dari blog nya, yaitu  topik pengembangan diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tidak mudah untuk membuat sebuah artikel, butuh pemikiran, pengeditan,  penelitian, belum lagi pengalaman. Jadi, wajar dong jika seorang blogger  mendapatkan hasil jerih payahnya. Dan income yang didapat itu, juga akan kembali  ke audiencennya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Semakin banyak income yang didapat oleh seorang blogger (ehem..), berarti  semakin banyak pula yang bisa dilakukan oleh sang blogger untuk memberikan  pelayanannya kepada audiencenya. Blogger juga manusia. Punya kebutuhan yang  harus dipenuhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi, bukan berarti sang blogger bisa seenaknya menempatkan iklan. Inilah yang  pernah kita sebut sebagai keseimbangan. Keseimbangan antara kepentingan  pengunjung, dan kebutuhan dari sang blogger sendiri. Jangan menempatkan iklan  yang bisa membuat pengunjung merasa sangat terganggu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebelum menempatkan sebuah iklan, sebaiknya sang blogger melihat dari kacamata  pengunjung. Jika sang blogger merasa terganggu saat melihat iklan itu di blog  lain, maka kemungkinan pengunjung blog nya pun akan merasa terganggu saat si  blogger menempatkan iklan itu di blog nya. Cukup adil bukan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana menurut mu? Apakah menurut mu ini terlalu teoritis? Memang tidak mudah  untuk mendapatkan keseimbangan. Butuh waktu dan pengalaman untuk mendapatkan  yang satu itu. Tapi, mungkin juga kita bisa bertanya pada orang yang sudah  memiliki pengalaman tersebut. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jadi, kita tidak perlu mengalami pengalaman yang buruk terlebih dahulu, sebelum  akhirnya memyadari bahwa kita telah melakukan sebuah kesalahan. Tapi, lagi-lagi,  kesalahan bukanlah hal utama yang harus kita pikirkan. Apa yang seharusnya lebih  kita takutkan? Yaitu kehilangan kesempatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jangan sampai hanya karena takut melakukan kesalahan, kita tidak berani  mengambil kesempatan. Sampai akhirnya kesempatan itu menghilang, dan tinggallah  kita yang cuma bisa gigit jari, kacian deh!&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-1022643159655344376?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/1022643159655344376/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=1022643159655344376' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1022643159655344376'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/1022643159655344376'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/apakah-menempatkan-iklan-di-blog-bisa.html' title='Apakah Menempatkan Iklan di Blog Bisa Merusak Traffik?'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-9132394841255641282</id><published>2007-09-18T18:23:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:42:38.630-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Bagaimana cara membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ok, sampai saat ini kita sudah mempunyai keputusan yang bulat untuk menjawab  pertanyaan ”&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-benar-kamu-ingin-memonetize-blog-mu.html"&gt;Apa benar kamu ingin memonetize blog mu&lt;/a&gt;?” Dan kita juga sudah  mempunyai jawaban yang pasti tentang keraguan kita mengenai online income. Itu  penting agar kita merasa yakin dengan setiap aksi yang akan kita ambil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita tahu bahwa tidak semua blogger mampu mendapatkan income dari blog nya.  Bahkan, menurut banyak pihak, 99% blogger akan gagal saat mencoba untuk  mendapatkan income dari blog nya. Fakta itu menunjukkan pada kita bahwa untuk  mendapatkan income yang serius dari blogging, bukanlah perkara yang mudah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, kita juga masih mempunyai harapan, karena menurut Steve, sekalipun 99%  blogger yang mencoba untuk memonetize blognya akan gagal, tapi sebagian besar  smart people akan mampu melakukannya. Dan katanya lagi, sayangnya atau malah  untungnya (tergantung dari sisi mana kita melihatnya) smart people adalah  kelompok minoritas di planet ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan, dengan nekat, anggaplah kita merasa diri kita sanggup menjadi salah satu  anggota dari kelompok minoritas tersebut, yaitu kelompok smart people. Dan kita  merasa sanggup untuk menerima tantangan dari dunia online income generation. So  what gitu lo!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita juga sudah tahu bahwa smart saja tidak cukup. Kita masih harus  mengaplikasikan ke-smart-an kita tersebut pada salah satu bidang keahlian. Yang  mana bidang ini sangat penting untuk menunjang keberhasilan kita menempuh  perjalanan menuju dunia online income generation. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan menjadi seorang web savvy atau setidaknya kita mampu untuk belajar  menjadi seorang web savvy, akan ada banyak keuntungan yang kita dapat dibanding  dengan orang yang bukan web savvy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita juga sudah tahu bahwa kita harus terus mengikuti perkembangan dan perubahan  yang terjadi dalam dunia internet umumnya dan dunia blogosphere khususnya. Itu  penting dilakukan, agar kita bisa terus memonitor setiap perkembangan dan  kesempatan baru yang terbuka. Kita tentunya tidak ingin kehilangan setiap  kesempatan dan peluang yang baru muncul, sebelum peluang tersebut semain sulit  untuk didapat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, kita juga sudah menyadari pentingnya untuk membuat dan menentukan  stategi umum yang akan kita gunakan untuk memonetize blog kita nantinya. Tanpa  strategi yang jelas, hanya akan menghasilkan kekacauan. Banyak blogger yang  gagal, karena mereka tidak mengetahui dan terlebih dahulu menyusun strategi yang  akan mereka gunakan untuk memonetize blog mereka saat waktunya tiba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain beberapa hal penting diatas ada tiga hal penting lagi yang harus kita  dapatkan. Tiga hal ini adalah hal yang sangat menentukan keberhasilan usaha kita  dalam hal menghasilkan income dari blog. Jika kita sudah mendapatkan ketiga hal  ini, maka hampir bisa dipastikan, kita akan bisa mendapatkan hal yang lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita boleh saja mengacaukan hal lainnya, tapi bila kita gagal untuk mendapatkan  ketiga hal ini, itu pertanda bahwa kita bukanlah termasuk sebagai salah seorang  dari kelompok minoritas tersebut. Kita sudah tahu bahwa ketiga hal tersebut  adalah: traffic, traffic, dan traffic.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, masalahnya sekarang, kita ingin tahu bagaimana cara membangun traffik.  Kita juga tahu, banyak blogger-blogger yang memberikan tips-tips,  petunjuk-petunjuk, nasihat, trik, teknik, mengenai cara membangun traffik ini.  Tapi kali ini kita ingin mendengar dalam versi Steve. Kita ingin tahu bagaimana  dia berhasil membangun sebuah blog dengan traffik yang begitu tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita tentunya tidak ingin melewatkan satupun cara yang mungkin bisa juga kita  gunakan untuk membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi. Anyway,  bagaimana cara Steve membangun blog yang bertraffik tinggi tersebut. Ada  beberapa cara yang dia gunakan untuk membangun blog nya tersebut. Cara apa saja  itu? Berikut ini daftarnya...&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-bermanfaat.html"&gt; Buat content yang bermanfaat&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-original.html"&gt; Buat content yang original&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/buat-content-yang-tidak-terbatas-waktu.html"&gt; Buat content yang tidak terbatas waktu&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/utamakan-menulis-untuk-manusia-kemudian.html"&gt;Utamakan menulis untuk manusia, kemudian komputer&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/ketahui-mengapa-kamu-ingin-mengiginkan.html"&gt; Ketahui mengapa kamu ingin situs dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/biarkan-audience-mengenal-siapa-dirimu.html"&gt; Biarkan audience melihat dirimu yang sebenarnya&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/tulis-apa-yang-menurut-mu-benar-dan.html"&gt; Tulis apa yang menurut mu benar, dan belajarlah untuk hidup dengan  konsekuensinya&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/perlakukan-pengunjung-mu-sebagai.html"&gt; Perlakukan pengunjung mu sebagai manusia&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/tempatkan-uang-pada-posisinya.html"&gt; Tempatkan uang pada posisinya&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/fokuskan-untuk-menolong-orang.html"&gt; Fokuskan untuk benar-benar membantu orang&lt;/a&gt;. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/manfaatkan-blog-carnival.html"&gt; Manfaatkan Blog Carnival&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-9132394841255641282?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/9132394841255641282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=9132394841255641282' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/9132394841255641282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/9132394841255641282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html' title='Bagaimana cara membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8864818546393291757</id><published>2007-09-18T18:22:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:23:08.449-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Traffic, traffic, traffic</title><content type='html'>&lt;p&gt;Ok, sampai sejauh ini katakanlah kita berasumsi bahwa kita sanggup untuk  menjadi salah satu anggota dari kelompok yang disebut oleh Steve sebagai  kelompok minoritas di planet ini, yaitu kelompok smart people. Katakanlah kita  merasa berani dan mampu untuk menerima tantangan dari generating income from  blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan menjadi salah satu anggota dari kelompok tersebut, tidak menjamin bahwa  kita akan sukses. Masih ada beberapa hal lagi yang kita butuhkan untuk mencapai  apa yang kita inginkan, yaitu mendapatkan income dari blog. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Selain mampu atau menguasai dunia dan teknologi-teknologi internet atau menjadi  seperti apa yang dikatakan Steve yaitu seorang web savvy. Selain harus terus  mengikuti setiap perkembangan dan perubahan yang terjadi dalam dunia internet  dan blogosphere, dan juga membuat perencanaan mengenai strategi umum yang akan  digunakan untuk memonetize blog, kita juga masih dituttut untuk memiliki tiga  hal yang sangat penting untuk bisa mendapatkan income dari blog. Apa tiga hal  pokok tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Betul, tiga hal pokok tersebut adalah: traffic, traffic, traffic. Mengapa  traffic begitu penting hingga harus diulang tiga kali? (hehehehehe). Coba kita  dengar apa pendapat Steve mengenai pentingnya traffic ini. ”Because for most  methods of online income generation, your income is a function of traffic. If  you double your traffic, you’ll probably double your income (assuming your  visitor demographics remain fairly consistent).”&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu boleh saja mengacaukan hal yang lainnnya. Tapi, jika kamu berhasil  mendapatkan traffik yang tinggi, maka sangat susah bagi mu untuk gagal, begitu  lanjutan kalimat diatas. Dengan jumlah traffik yang serius, maka kamu akan bisa  memonetize blog dengan cara melakukan berbagai percobaan (selama pengunjung mu  masih terus berdatangan).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat-saat awal Steve mulai blogging, dia lebih memfokuskan untuk membangun  traffik. Semua rencana yang dibuatnya lebih dia titik beratkan pada kemampuannya  untuk membangun traffik. Bahkan sampai saat inipun, fokusnya masih tetap untuk  membangun traffik yang lebih besar lagi. Itu sangat penting baginya agar bisa  terus mengembangkan blog nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Traffik adalah bahan bakar utama dalam dunia ”online income generation.” Lebih  banyak pengunjung berarti lebih banyak click, lebih banyak produk yang akan  terjual, lebih banyak produk atau jasa dari program affiliasi yang akan terjual,  atau lebih banyak lagi hasil dari teknik apapun yang akan kita gunakan untuk  memonetize blog. Dan juga, berarti akan semakin banyak orang yang bisa  tertolong.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kita harus tahu pentingnya traffik, agar kita bisa menghormati arti sebuah  traffik. Hukum yang berlaku dalam hal membangun traffik adalah seperti  hukum-hukum lainnya. Yang kaya akan menjadi semakin kaya. Semakin banyak traffik  yang didapat, berarti semakin besar pula kesempatan untuk mendapatkan lebih  banyak lagi traffik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kita memang merasa termasuk salah satu dari kelompok smart people, jika  kita memang seorang web savvy, berarti kita akan mampu untuk membangun sebuah  blog dengan traffik yang tinggi, dan mampu untuk terus mengembangkan traffik  tersebut ketingkat yang kita inginkan. So, disitulah kemampuan kita akan diukur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ok, every body, sekarang kita sudah tahu pentingnya traffik. Sekarang  masalahnya, bagaimana cara membangun traffik? Jika kamu juga merasa tertarik  untuk mengetahuinya, Steve sudah membuat artikel yang juga membahas mengenai hal  itu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Artikel ”How to Build a High Traffic Web Site (or Blog)” yang jika kita coba  terjemahkan artinya adalah ”Bagaimana cara membangun sebuah blog dengan traffik  yang tinggi.” Artikel itu menjelaskan cara yang digunakan olehnya untuk  membangun sebuah blog dengan traffik yang sangat tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan aku sangat ingin tahu bagaimana cara Dia mendapatkan membangun blog dengan  traffik yang tinggi tersebut. Aku juga ingin membahas cara-cara yang dia gunakan  untuk membangun blog nya yang bertraffik tinggi tersebut. Kamu bisa membacanya  pada artikel ”Bagaimana cara membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi.”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8864818546393291757?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8864818546393291757/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8864818546393291757' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8864818546393291757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8864818546393291757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/traffic-traffic-traffic.html' title='Traffic, traffic, traffic'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-3450279473729731134</id><published>2007-09-18T18:21:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:37:57.361-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Apa Strategi Umum Mu Untuk Menghasilkan Income</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;What’s your overall income-generation strategy&lt;/a&gt;?, pada bagian itu Steve  menekankan pentingnya untuk membuat strategi awal yang jelas, jika kita  benar-benar ingin mendapatkan income yang nyata. Kurangnya pemahaman, lagi-lagi  menjadi faktor terbesar mengapa banyak blogger yang gagal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena kurangnya pemahaman tersebut, maka kebanyakan blogger tidak tahu  bagaimana cara memonetize blog mereka saat waktunya tiba. Karena itu mereka  melakukannya dengan cara yang acak, tanpa strategi yang jelas dan terarah.  Inilah yang menurut Steve penyebab utama sebagian besar blogger akan mengalami  kegagalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Betul sekali, setidaknya aku merasakan sendiri pengalaman ini. Saat aku membuat  blog ku yang dulu, aku tidak banyak tahu mengenai teknik ataupun strategi yang  ingin aku gunakan untuk memonetize blog tersebut. Aku memang melakukannya secara  acak. Jika blogger yang sukses mempunyai strategi ”bidik lalu tembak,” maka  strategi yang aku gunakan ”bersiap tembak tembak tembak.” Dan hasilnya?  Kekacuan!&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Steve juga mengatakan, sekalipun kita bukanlah seorang pengatur yang baik, itu  bukanlah alasan untuk tidak membuat perencanaan mengenai strategi umum yang akan  kita gunakan untuk memonetize dan generating income from blog.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita memang belum mampu untuk membuat perencanaan dan strategi yang  lengkap, kita orang cukup dengan membuat perencanaan secara umum mengenai  strategi apa yang akan kita gunakan untuk memonetiza blog nantinya. Misalnya  kita ingin menggunakan Google Adsense sebagai salah satu pilihan monetize blog,  maka design yang kita gunakan harus mengarah kesitu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jika kita tidak mempunyai rencana yang jelas sebelumnya, maka kita mungkin akan  mengalami kesulitan saat waktunya memonetize blog tiba. Misalnya seperti kasus  ku tadi. Kita ingin menggunakan adsense sebagai metode monetize, tapi design dan  artikel kita tidak mengarah kesitu. Dan tentu, artinya kita akan mengalami  kesulitan saat ingin memaksimalkan potensi dari adsense melalui blog tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, kita juga perlu menetapkan target awal yang ingin dicapai melalui  blog tersebut. Tentukan target awal yang hendak kita capai, dan buat perencanaan  bagaimana kita akan melakukannya. Misalnya, kita mentargetkan income sebesar  $100 perbulan dari blog yang kita buat. Tuliskan rencana dan strategi yang akan  kita gunakan, dan berapa lama target itu akan tercapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu penting dilakukan agar kita tahu bagaimana cara mengukur sudah sejauh  mana langkah yang kita ambil, dan langkah apalagi yang harus dilakukan. Teknik  mana yang harus ditingkatkan, dan teknik mana yang harus dihentikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apakah kamu ingin mendapatkan income dari periklanan, komisi dari program  affiliasi, menjual produk, donation, atau yang lainnya? Atau mungkin kamu ingin  mengkombinasikannya. Apapun yang kamu putuskan untuk menjadi jalur penghasil  income, buat dan tuliskan strategi dasar, itu yang dikatakan oleh si Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seperti yang sudah pernah kita bahas sebelumnya mengenai manfaat dari sebuah  planning. Bahwa, dengan membuat planning itu tidak akan menjamin bahwa kita  pasti sukses. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi planning akan membuat kita bisa terus fokus pada apa yang telah kita  rencanakan sebelumnya. Saat kita mengalami kebingungan, saat kita tidak tahu apa  yang harus dilakukan, kita bisa segera mengetahuinya kembali hanya dengan  melihat kembali rencana yang sudah kita tuliskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan sebuah planning, kita juga bisa menyusun dan mengetahui strategi apa yang  akan kita gunakan. Kita bisa menggunakan strategi tersebut sebagai referensi  saat kita membutuhkannya. Misalnya, saat kita ingin mendesign blog, membuat  content, mencari link, membangun traffik, dan seterusnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita juga tidak harus membuat strategi atau perencanaan sendiri. Kita bisa  ”meminjam” atau menirunya dari orang lain. Jangan meng-copy content orang lain,  tapi tiru bagaimana dia menghasilkan income. dan catat, strategi apa yang  digunakannya untuk menghasilkan income, jika kita merasa kita juga bisa  menggunakan teknik orang tersebut, maka gunakan, demikian yang dikatakan oleh  Steve.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-3450279473729731134?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/3450279473729731134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=3450279473729731134' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3450279473729731134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/3450279473729731134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-strategi-umum-mu-untuk-menghasilkan.html' title='Apa Strategi Umum Mu Untuk Menghasilkan Income'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-617732327817633855</id><published>2007-09-18T18:20:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:33:45.603-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Mengikuti Perkembangan Blogosphere</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kerugian terbesar mu bukanlah saat kamu melakukan kesalahan yang membuatmu  kehilangan uang. Kerugian terbesar mu adalah saat kamu melewatkan kesempatan.  Yang kamu perlukan adalah mindset seorang pengusaha, bukan mindset seorang  pegawai. Jangan terlalu mengkhawatirkan kerugian berupa materi – lebih  khawatirlah pada kerugian kehilangan kesempatan. Apa yang tidak kamu ketahui,  dan yang tidak kamu lakukan, itulah kerugian mu yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Paragraph diatas adalah apa yang dikatakan oleh Steve mengenai kerugian terbesar  yang mungkin akan kita hadapi saat memutuskan untuk mulai menonetize blog dan  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;generating income from blog&lt;/a&gt;. Steve sangat menekankan pentingnya untuk  memanfaatkan setiap kesempatan yang terbuka. Karena tidak setiap kesempatan akan  terus terbuka. Banyak kesempatan yang hanya untuk jangka waktu yang sangat  singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap waktu yang kita habiskan untuk menunda, setiap peluang yang kita lewatkan  begitu saja tanpa berusaha untuk mencoba, setiap hal-hal baru yang kita lewatkan  begitu saja tanpa berusaha untuk mencobanya, karena kita terlalu mengkhawatir  dan takut kehilangan dan kerugian berupa uang, itulah kerugian yang sebenarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blogging itu murah (setidaknya itu menurut Steve). Resiko kerugian dan  kehilangan berupa finansial juga seharusnya minim. Perhatian kita seharusnya  lebih difokuskan pada takut kehilangan kesempatan untuk menghasilkan uang secara  mudah. Kita juga harus memperluas jangkauan radar kita untuk, agar bisa  mendeteksi dan mengetahui dengan cepat setiap ada kesempatan baru yang muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Steve merekomendasikan kita untuk menjadi subcriber Darren Rowse dari  Problogger.net. Mengapa kita harus menjadi subscriber dari Problogger.net?  Karena Darren sangat pintar dalam mencari peluang-peluang baru bagi blogger  untuk generating income from blog. Inilah yang dimaksud dengan mengembangkan  radar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan menjadi subscriber dari Problogger, berarti kita bisa mengetahui dengan  cepat saat Darren menemukan sebuah peluang baru bagi blogger untuk yang ingin  memonetize dan generating income from blogging. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Blogosphere berkembang dengan sangat cepat. Dan setiap perubahan yang terjadi  akan menciptakan kesempatan baru. Setiap kesempatan akan membutuhkan pemikiran  dan usaha untuk bisa mengambil dan memanfaatkan keuntungan yang diberikannya,  sebelum kesempatan itu menghilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap hari yang tidak kita gunakan untuk mengimplementasikan kesempatan,  berarti kita telah kehilangan uang yang mungkin bisa kita dapatkan dengan cara  yang mudah. Dan kita juga akan kehilangan kesempatan untuk membangun traffik,  mengembangkan audience, dan mendapatkan keuntungan dari lebih banyak orang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Begitu juga dengan dunia internet. Hampir setiap minggu kita mendengar dan  membaca berbagai teknologi dan ide baru di internet. Dan kecepatan perubahannya  terus meningkat. Setiap ide dan teknologi baru merupakan sebuah kesempatan baru  yang mungkin berpotensi untuk memberikan sebuah perubahan yang besar. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masuk akal jika blogging dijadikan sebagai sebuah pekerjaan full time. Steve  saja, yang menjadikan blogging sebagai pekerjaan full tiime nya, masih sering  merasa kebingungan dengan begitu cepatnya perubahan yang terjadi. Jika dia saja  bisa bingung, apalagi orang lain yang menjadikan blogging hanya sebagai  pekerjaan paruh waktu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan terus mengikuti setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi, itu akan  membuat kita menjadi bisa mengetahui dan mengerti lebih cepat setiap kesempatan  baru yang muncul, sebelum orang lain juga mengetahuinya. Semakin banyak orang  yang mengetahui dan mencobanya, maka semakin besar pula halangan yang akan  dihadapi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekalipun kebingungan bukanlah hal yang menyenangkan, tapi itu adalah suatu hal  yang baik pengusaha di internet. Jika mereka tidak merasa bingung, berarti  mereka tidak terus mengikuti setiap perubahan dan perkembangan yang terjadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Itulah yang membuat seorang college student dengan idenya yang cemerlang, bisa  mendapatkan $1.000.000 secara online hanya dalam beberapa bulan. Ingatlah, ini  bukanlah sebuah permainan yang tidak ada gunanya. Jangan biarkan kesuksesan  orang lain membuat mu merasa minder atau iri. Jadikan itu sebagai inspirasi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-617732327817633855?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/617732327817633855/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=617732327817633855' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/617732327817633855'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/617732327817633855'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/mengikuti-perkembangan-blogosphere.html' title='Mengikuti Perkembangan Blogosphere'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4712388870583028412</id><published>2007-09-18T18:18:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:31:50.646-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Web Savvy</title><content type='html'>&lt;p&gt;OK, sejauh ini kita sudah tahu bahwa tidak mudah untuk menghasilkan income  dari blog. Kita juga sudah tahu, 99% orang yang mencoba untuk mendapatkan income  dari blog nya akan gagal. Dan kita juga tahu, bahwa walaupun 99% orang yang  mencoba untuk menghasilkan income dari blognya akan gagal, tapi sebagian besar  smart people akan mampu melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Harap dicatat, bahwa semua itu adalah pendapat Steve. Dan kita masih akan  membahas pendapat Steve yang ditulisnya pada artikel ”&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;How To Make Money From You  Blog&lt;/a&gt;.” Baiklah kita teruskan perjalanan kita untuk mengetahui pengalaman Steve  bagaimana dia generating income from blog nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia menekankan pentingnya untuk menjadi web savvy atau mengerti mengenai dunia  web. Tapi, pertanyaannya sekarang, mengapa harus web savvy? Apa keuntungan yang  bisa didapat oleh seorang web savvy ini? Apa dengan menjadi seorang web savvy  bisa menjamin kita untuk bisa make money online?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lalu apa yang dimaksudkan oleh Steve dengan web savvy itu sebenarnya?  Sebagaimana kita tahu, dunia web atau dunia internet itu luas sakali euy. Apa  kita harus mempelajari semuanya? Apa harus dipelajari sampai benar-benar menjadi  penguasa alam web? Coba dengar apa yang dikatakan Steve....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menguasai web atau web savvy disini artinya kamu tidak harus menjadi seorang  programmer, atau sekelasnya. Tapi paling tidak kamu harus cukup mengerti fungsi  dari setiap teknologi tersebut, agar kamu mampu mengambil manfaat yang diberikan  oleh teknologi yang bersangkutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teknologi mana yang akan menjadi kunci bagi kesuksesan akan bergantung dari  jenis blog dan model monetization yang dipilih. Tapi, secara umum, ada beberapa  teknologi yang wajib diketahui oleh seorang blogger, diantaranya:&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;blog publishing software &lt;/li&gt;&lt;li&gt;HTML/CSS &lt;/li&gt;&lt;li&gt;blog comments (dan comment spam) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;RSS/syndication &lt;/li&gt;&lt;li&gt;feed aggregators &lt;/li&gt;&lt;li&gt;pings &lt;/li&gt;&lt;li&gt;trackbacks &lt;/li&gt;&lt;li&gt;full vs. partial feeds &lt;/li&gt;&lt;li&gt;blog carnivals (untuk membangun traffik) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;search engines &lt;/li&gt;&lt;li&gt;search engine optimization (SEO) &lt;/li&gt;&lt;li&gt;page rank &lt;/li&gt;&lt;li&gt;social bookmarking &lt;/li&gt;&lt;li&gt;tagging &lt;/li&gt;&lt;li&gt;contextual advertising &lt;/li&gt;&lt;li&gt;affiliate programs &lt;/li&gt;&lt;li&gt;traffic statistics &lt;/li&gt;&lt;li&gt;email &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Optional: podcasting, instant messaging, PHP atau bahasa script web lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dan sebenarnya masih banyak lagi teknologi lainnya. Jika melihat daftar ini saja  sudah membuat kepala pusing, bibir pecar-pecah, tenggorokan kering, dan susah  buang air besar (panas dalam dong!)... eh bukan, maksudnya, jika melihat daftar  itu saja sudah membuat kita kebingungan, maka lebih baik pertahankan dulu  pekerjaan tetap mu. Jangan dulu memutuskan untuk berhenti bekerja, dan memilih  blogging sebagai pekerjaan utama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentu saja, tanpa harus mempelajari teknologi-teknologi internet ini sekalipun,  kita bisa tetap nge-blogging, tapi kita jadi mempunyai kelemahan yang sangat  serius jika dibandingkan dengan orang-orang yang memahami teknologi ini. Dan  kelemahan itu akan sangat merugikan, dan jangan berharap terlalu banyak dulu  untuk mendapatkan hasil yang solid, jika kita belum menguasainya. Mengapa?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kurangnya pemahaman dan penguasaan mengenai teknologi internet ini adalah  penyebab utama kegagalan dalam dunia make money online. Sebagai contoh, jika  kita kurang memahami mengenai search engine optimization (SEO), maka kita  mempunyai satu kekurangan yang serius dari orang-orang yang lebih memahami  mengenai SEO. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lagi-lagi, kita tidak harus menjadi seorang programmer, cukup dengan mengetahui  hal-hal dasar mengenai teknologi tersebut, agar kita juga bisa memanfaatkannya.  Bahkan, sekalipun kita mampu membayar orang untuk melakukannya, kita tetap harus  mengetahui prinsip-prinsip dasarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu sangat penting juga untuk mengetahui hubungan antara masing-masing  teknologi tersebut. Monetizing blog adalah mengenai keseimbangan, kita harus  tahu bagaimana menyeimbangkan antara kebutuhan sendiri, pengunjung, program  affiliasi, orang-orang yang memberikan linknya untuk mu, pemasang iklan, dan  lain-lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Steve memberikan contoh misalnya mengenai cara membuat judul. Bagi kita yang  belum mengetahui arti penting dari sebuah judul, seringkali hanya seenaknya saja  saat membuat judul, kita pikir apa artinya sebuah judul. Itu memang bukan suatu  masalah jika kita tidak mengharapkan apa-apa dari artikel yang kita buat. Tapi  kalau kita ingin make money from blogging, maka beda ceritanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebuah judul sangat besar pengaruhnya. Karena itu kita harus berhati-hati saat  ingin membuat judul. Saat membuat judul, kita harus mempertimbangkan bagaimana  membuat judul yang bisa menarik perhatian pengunjung, mendapat rangking yang  tinggi search engine untuk keyword yang kita targetkan, iklan yang berhubungan  dengan keyword yang ditargetkan, etc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengetahuan-pengetahuan sepele seperti inilah yang membedakan mereka yang 1%  dengan mereka yang 99%. Kedua kelompok mungkin bekerja sama kerasnya, tapi hanya  yang 1% yang akan mendapat hasil lebih baik atas usaha yang mereka lakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;So, every body. Sekarang kita sudah mengerti manfaat menjadi seorang web savvy.  Dan apa yang membedakan seorang web savvy dengan yang non web savvy. Sekarang  tinggal terserah kita, mau jadi savvy atau tidak. Mau make money online atau  tidak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4712388870583028412?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4712388870583028412/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4712388870583028412' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4712388870583028412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4712388870583028412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/web-savvy.html' title='Web Savvy'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4622229789487402021</id><published>2007-09-18T18:17:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:28:34.675-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Mampukah Kebanyakan Orang Melakukannya?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Jadi, sampai disini kita sudah tahu bahwa Steve mampu menghasilkan income  yang tinggi dari blog nya. Income yang telah didapatnya, mampu memberikan gaya  hidup yang dia inginkan. Kebebasan yang dia inginkan. Dan mampu untuk terus  menjadikan blogging sebagai pekerjaan utamanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kita mungkin semakin tergoda untuk mengetahui lebih lanjut mengenai &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;generating  income from blog&lt;/a&gt; ini. Jika Steve bisa, mengapa aku tidak! Itu yang mungkin  terlitas di benak kita. Benarkah kita juga mampu untuk melakukannya? Bahkan,  sekalipun jika menganggap blogging adalah sebagai pekerjaan sampingan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Coba kita dengar pendapat Steve. Bagaimana Steve? Apakah kebanyakan orang mampu  untuk mendapatkan income dari blog mereka? Nop, tidak! Mungkin kamu akan  terkejut. Atau mungkin juga kamu akan berkata ”emang gue pikirin.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, sebelum kamu merasa putus asa, kecewa, marah dan murka dengan apa yang  dikatakan oleh Steve, coba kita dengarkan penjelasan Steve selanjutnya. Steve  memang setuju dengan pendapat yang mengatakan bahwa 99% orang yang mencoba untuk  menghasilkan income dari blog nya akan gagal. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi, seperti yang kamu lihat pada tag line di blognya... “Personal Development  for Smart People.” Dan sayangnya, menurutnya (atau malah bisa jadi suatu  keuntungan, tergantung dari sisi mana kamu melitnya), Smart People adalah  golongan yang minoritas di planet ini. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;So, sementara banyak orang yang berkata bahwa, sangat sedikit orang yang akan  mampu untuk hidup dari generating income form blog, maka dia berpendapat bahwa  sebagian besar smart people akan mampu melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OK, berarti kita masih mempunyai harapan. Tapi Steve, masalahnya, bagaimana kami  tahu apakah kami ini termasuk dalam salah satu kelompok minoritas itu? Kelompok  yang kamu sebut sebagai Smart People itu? Yang kau bilang sebagian besar mereka  akan mampu untuk hidup dari generating income for blog mereka? Sebab kami masih  berminat untuk generating income from blog kami.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apa jawab si Steve ini? Apa coba? Jawabannya cukup pedas. Aku sangat  menganjurkan kamu untuk tidak mendengar jawaban si Steve ini, terutama jika kamu  tidak menyukai yang pedas-pedas. However, apa jawab si Steve? Ini jawabannya ”  If you have to ask the question, you aren’t.” Lumayan pedas bukan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi menurutnya, sebagian besar smart people akan mampu melakukannya. Sebagian  besar smart people akan bisa menghasilkan income dari blog nya. Dan, terus  terang saja, karena aku memang belum termasuk dalam golongan itu, karena aku  tidak tahu apa yang dimaksudkannya dengan smart people itu, apalagi untuk  termasuk dalam salah satunya. Tapi aku akan mencari tahu, dan mencoba menyusup  ke kelompok minoritas itu. Tenang saja Steve, tunggu pembalasanku, hehehe.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OK, kita singkirkan dulu masalah kelompok minoritas itu. Anggap kita sudah  termasuk menjadi salah satunya. Anggaplah kita cukup smart untuk menjadi people.  Tapi apa smart saja cukup, smart itu kan pengertiannya luas. Smart yang seperti  apa yang bisa membuat orang mampu untuk mendapatkan income dari blog nya. Coba  kamu dengar apa kata si ”pedas” Steve. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, saat ini memang tidak membutuhkan terlalu banyak usaha untuk bisa  blogging. Tapi, untuk bisa sukses dalam hal generating income from blog, ada  sesuatu yang harus diperhitungkan juga, yaitu bakat. Dan, bakat yang dibutuhkan  untuk masalah blogging ini adalah kecerdasan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi (banyakan tapinya), kecerdasan hanya bisa mengantarmu kepintu gerbang. Kamu  masih harus mengaplikasikan kecerdasan kamu tersebut pada bidang tertentu, dan  kata terbaik yang bisa aku gunakan untuk menggambarkan bidang tertentu itu  adalah web savy, ....lanjut si Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut lagi Steve... jika kamu sangat ahli mengenai web (very web savy) atau  jika kamu merasa sanggup untuk belajar menjadi web savy, berarti kamu sudah  mempunyai sebuah awal yang sempurna untuk making enough money dari blog mu,  untuk menutupi semua pengeluaran mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Buuuuut.. atau tapiiii..... jika untuk menjadi seorang web savy adalah hal yang  sangat tidak mungkin untuk mu, maka si Steve ingin memberikan satu nasihat yang  cukup bijak ”Don’t quit your day job.” &lt;/p&gt;&lt;p&gt;So, berarti saat ini kita sudah mengetahui bahwa menurut si Steve, selain harus  menjadi salah satu anggota dari smart people, kita juga harus menjadi web savvy.  Apa lagi ini? Apa gunanya dan pentingnya menjadi seorang web savvy? Kita akan  mengetahuinya pada bagian &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/web-savvy.html"&gt;web savvy&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4622229789487402021?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4622229789487402021/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4622229789487402021' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4622229789487402021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4622229789487402021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/mampukah-kebanyakan-orang-melakukannya.html' title='Mampukah Kebanyakan Orang Melakukannya?'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8640589882504568695</id><published>2007-09-18T18:16:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:23:58.242-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Bisakah Kamu Mendapatkan Online Income Yang Cukup?</title><content type='html'>&lt;p&gt;Kamu juga pasti merasa penasaran, mampukah Steve mendapatkan income secara  online agar bisa memenuhi kebutuhan hidupnya? Berapa banyak online income yang  bisa dihasilkannya? Dan, berapa lama waktu yang dibutuhkannya untuk mendapatkan  income sebesar itu?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yup, Steve bisa mendapatkan &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;online income&lt;/a&gt; yang cukup untuk membuat hidupnya  terasa lebih nyaman. Walau kita tahu, tidak mudah untuk mendapatkan online  income yang tinggi. Bagaimana dia melakukannya? Bagaimana dia bisa berhasil?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, salah satu faktor yang menjadi penyebab mengapa dia bisa berhasil  mendapatkan online income yang tinggi tersebut, adalah karena dia  menjalakankannya sebagai pekerjaan utama atau full time job. Jika kita yang  mempunyai pekerjaan tetap, dan menjalankan blog yang kita buat sebagai pekerjaan  sampingan, maka mungkin akan membutuhkan waktu yang lama untuk bisa mendapatkan  online income yang cukup signifikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;OK, itu memang bukan masalah selama kita masih bisa mendapatkannya. Tapi, coba  kita dengar, berapa lama waktu yang dibutuhkan oleh Steve untuk menghasilkan  online income yang tinggi tersebut. Dia hanya membutuhkan waktu 19 bulan untuk  mendapatkannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, itu adalah waktu yang cukup singkat bagi sebuah blog untuk  menghasilkan income yang tinggi. Apa artinya ini bagi kita? Jika Steve dengan  aktivitas dan pengalaman yang segudang, dengan pengetahuan dan akses yang luas,  dan menjadikan blogging sebagai pekerjaan utamanya saja masih membutuhkan waktu  19 bulan untuk bisa mendapatkan income yang cukup nyata, apa lagi aku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pengalaman ku yang hampir tidak ada, dengan akses yang juga hampir tidak  ada, dan menjadikan blogging sebagai pekerjaan seadanya, entah butuh berapa  puluh tahun untuk bisa menghasilkan online income yang aku harapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi itu tidak membuat ku putus asa. Sebab, Steve mengatakan memang akan  membutuhkan waktu yang lebih lama untuk bisa menghasilkan online income yang  nyata jika kita menjalankannya hanya sebagai pekerjaan sampingan. Tapi itu bisa  tetap diwujudkan, asalkan kita mau memberikan waktu yang cukup untuk mengerjakan  dan menjalankan bisnis online tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;So, bagaimana menurut mu mengenai fakta ini? Apakah fakta ini semakin membuat  nyali kita ciut? Atau malah menyadarkan kita bahwa sekalipun untuk menghasilkan  income dari blog bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan, tapi juga bukanlah hal  yang mustahil untuk dilakukan, asalkan kita tetap menjalankannya secara  konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Jadi, sampai disini, kita sudah tahu bahwa Steve bisa mendapatkan online income  yang tinggi dari blog nya. Pertanyaannya sekarang adalah, mampukah semua orang  melakukannya? Orang-orang yang bagaimana yang menurutnya akan mempunyai peluang  yang lebih besar untuk mampu melakukannya? Kita akan mengetahuinya pada artikel: &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/mampukah-kebanyakan-orang-melakukannya.html"&gt;Mampukah Kebanyakan Orang Melakukannya&lt;/a&gt;?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8640589882504568695?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8640589882504568695/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8640589882504568695' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8640589882504568695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8640589882504568695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/bisakah-kamu-mendapatkan-online-income.html' title='Bisakah Kamu Mendapatkan Online Income Yang Cukup?'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-126147271844377588</id><published>2007-09-18T18:15:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:20:44.585-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Apa benar kamu ingin memonetize blog mu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Pertanyaan ini sangat penting untuk dijawab. Kamu harus bisa menjawabnya  dengan tegas dan keras. Bukan hanya itu, kamu harus siap dengan resiko yang  harus kamu tanggung dari jawaban mu itu. Itu yang aku tangkap dari pertanyaan  ”Do you actually want to monetize your blog?” yang diberikan Steve.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu mempunyai pendapat bahwa, memonetize atau mengkomersilkan blog mu dan  &lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html"&gt;menghasilkan income dari blog&lt;/a&gt; itu adalah sesuatu yang tidak benar, rakus,  serakah, tidak keren, terlalu komersil, materialistis, tidak bermoral, tidak  etis, dan sejenisnya. Maka, jangan mengkomersilkan blog mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu mempunyai pendapat bahwa memonetize blog mu adalah hal yang baik,  tidak merugikan orang lain, dan sejenisnya. Maka, monetize blog mu. Atau jika  kamu mempunyai perasaan yang bercampur mengenai hal ini, maka sebaiknya kamu  tentukan dulu yang mana yang paling dominan, sebelum kamu memutuskan untuk  memulai jalan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu ingin sukses, kamu haruslah seimbang. Menghasilkan income dari blog  adalah hal yang cukup menantang. Kamu tidak ingin berperang melawan diri sendiri  pada saat yang bersamaan. Kamu harus merasa nyaman tentang menghasilkan income  dari blog mu. Kamu harus didorong oleh ambisis yang sehat agar sukses. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika blog mu menyediakan hal yang sangat bermanfaat, berarti kamu sangat berhak  untuk mendapatkan income dari blog mu tersebut. Namun, jika kamu masih merasa  ragu, atikel How Selfish are You ini mungkin bisa membantu mu, artikel itu  membahas tentang menyeimbangkan antara kebutuhan mu, dengan kebutuhan orang  lain.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu memutuskan untuk menghasilkan income dari blog mu, maka jangan merasa  malu karenanya. Jika kamu ingin menempatkan iklan, maka tempatkanlah iklan  tersebut dengan benar. Jangan hanya menempatkan iklan kecil ditempat yang tak  terlihat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu ingin meminta sumbangan, maka mintalah sumbangan. Jangan hanya  menempatkan link ”Donate” ditempat yang sulit terlihat dan berharap mendapatkan  yang terbaik. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu ingin menjual produk, maka juallah produk. Buat atau dapatkan produk  dengan kualitas terbaik yang kamu mampu, berikan alasan mengapa pengunjung harus  membeli produk tersebut, kemudian jual produk tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu ingin melakukan ini, maka kamu harus mempunyai komitmen mengenai hal  ini. Jangan bertindak setengah-setengah. Bertindaklah sepenuh hati atau tidak  sama sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kalimat-kalimat itu berasal dari Steve, dan kalimat-kalimat itu benar-benar  berasal dari pengalaman dan pengamatannya. Aku bisa merasakannnya sendiri. Dulu  aku pernah mencoba untuk memonetize blog ku sebelumnya. Tapi aku merasa ragu  apakah itu sesuatu hal yang benar, atau itu adalah hal yang tidak benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dan benar apa yang dikatakan oleh Steve, generating income from blog adalah hal  yang sangat menantang. Tidak mudah untuk melakukannya. Dan itu akan menjadi  semakin sulit, jika kita tidak mempunyai kemantapan hati. Keraguan, adalah satu  hal lagi yang tidak dibutuhkan bagi yang ingin menghasilkan income dari blog  nya. Keraguan bukan hanya akan menghambat setiap langkah yang ingin diayunkan,  karaguan juga sangat mengganggu dan memboroskan waktu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mengapa kita tidak membutuhkan keraguan yang mengganggu itu? Denga adanya  keragu-raguan, bukan hanya akan membuat kita bingung untuk melakukan apa yang  kita inginkan, tapi juga bisa membuat kita terombang ambing setiap kali mendapat  reaksi yang tidak diharapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Reaksi? Yup, akan ada orang-orang yang tidak menyukai atau tidak menyetujui  dengan apa yang kita lakukan. Orang-orang ini adalah orang yang mempunyai  pendapat berbeda mengenai generating income from blog. Bergantung bagaimana kamu  melakukannya, maka kemungkinan mereka akan memberikan feedback yang tidak kita  harapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi bukan orang-orang itu yang menjadi masalah sebenarnya. Masalah sebenarnya  adalah kemantapan hati, dan keberanian untuk mengambil keputusan, apapun yang  akan orang lain katakan. Tentunya, setiap keputusan yang kita ambil adalah  berdasarkan pada bukti-bukti dilapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya contoh kasus yang dialami Steve. Saat dia mulai menempatkan iklan di  blognya, ada orang-orang yang merasa keberatan dengan apa yang dilakukannya. Dia  memang sudah menduga itu akan terjadi. Tapi ternyata, hanya sebagian yang sangat  kecil dari pengujungnya, yang memberikan feedback atau umpan balik yang tidak  mendukung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagian besar pengunjungnya, memberikan dukungan atas apa yang dilakukannya.  Ini bisa dibuktikan dengan jumlah traffik yang terus meningkat. Jika memang apa  yang dilakukannya adalah hal yang tidak benar, maka, bukankah seharusnya jumlah  traffiknya akan semakin menurun, betul?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tapi memang, blog yang dibuat olehnya, memberikan hal-hal yang sangat bermanfaat  bagi orang banyak. Hingga orang tidak akan merasa keberatan untuk membantu Steve  dalam hal generating income from blognya. Karena orang-orang tersebut (temasuk  aku salah satunya) sangat merasa terbantu dengan adanya blog Steve tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Steve memberikan pemikiran dan pengalamannya melalui tulisan yang ada di blognya  secara gratis kepada pengunjungnya. Jadi sudah sangat sewajarnya jika  pengunjungnya ikut berpartisipasi membantu Steve untuk terus membagikan hal-hal  yang bermanfaat bagi orang banyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, bagaimana menurut mu? Apa kamu sudah mempunyai suatu keputusan yang mantap?  Atau... kamu masih ragu dengan keputusan mu itu? Mungkin artikel yang  direkomendasikan Steve diatas, bisa membantu mu untuk menemukan dan mengambil  keputusan yang pasti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sudah mendapatkan keputusan? Bagus. Sekarang tentunya kita ingin tahu lebih jauh  mengenai generating income form blog ini. Kita ingin tahu, apakah income yang  kita dapat secara online bisa untuk dijadikan penopang hidup? Coba kita dengar  pengalaman dan pendapat Steve Pavlina ini melalui ”&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bisakah-kamu-mendapatkan-online-income.html"&gt;Bisakah Kamu Mendapatkan  Online Income Yang Cukup&lt;/a&gt;?”&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-126147271844377588?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/126147271844377588/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=126147271844377588' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/126147271844377588'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/126147271844377588'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-benar-kamu-ingin-memonetize-blog-mu.html' title='Apa benar kamu ingin memonetize blog mu'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-4801036740236069614</id><published>2007-09-18T18:12:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T19:17:44.122-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Blogging'/><title type='text'>Bagaimana Cara Menghasilkan Income Dari Blog Mu</title><content type='html'>&lt;p&gt;Apa kamu serius ingin mendapatkan income tambahan dari blog? Sama! Aku juga  mempunyai keinginan itu. Namun, aku belum mendapatkan informasi yang cukup  mengenai hal ini. Aku memang pernah membaca beberapa artikel tentang ini dari  blogger-blogger lain yang telah sukses menghasilkan income dari blog mereka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu juga yang mendorongku untuk mencari informasi lebih banyak lagi mengenai  ini. Aku ingin tahu yang sebenar dan selengkapnya. Apa benar orang seperti aku  juga bisa menghasilkan income dari blog? Bila memang iya, bagaimana caranya? Apa  syarat-syaratnya? Kemampuan apa yang paling menentukan, etc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu mempunyai ketertarikan yang sama, berarti kita mempunyai hasrat yang  sama. Inilah salah satu tujuan yang ingin aku capai melalui blog ini. Aku ingin  berbagi informasi dengan rekan-rekan seperjuangan yang ingin menuntut hak  mereka, yaitu mendapat income tambahan melalui blogging.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Secara sengaja (bukan kebetulan), aku menemukan salah satu contoh yang bagus  mengenai hal ini. Seorang blogger yang sudah sangat dikenal di bidangnya.  Blogger ini memang tidak khusus mengajarkan blogger-blogger lain cara  mendapatkan income melalui blog mereka. Tapi dia lebih menyukai topik  pengembangan diri atau self development.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagaimana kamu tahu, aku juga sangat menyukai topik mengenai pengembangan  diri. Dan aku sudah lama menjadi pelanggan tetap blognya. Dan beberapa  artikelnya yang sangat aku suka, aku tuliskan juga diblog ini. Jika kamu juga  menyukai topik self development ini, maka kemungkinan besar kamu pasti juga  sudah mengenalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun, jika kamu belum mengenalnya sekalipun, tidak ada kata terlambat untuk  berkenalan dengannya. Banyak informasi yang bernilai yang bisa kamu dapat  darinya. Semua itu benar-benar berasal dari pengalaman dan pengetahuan pemilik  blog tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kembali mengenai masalah mencari income tambahan melalui blog, Steve Pavlina  (nama pemilik blog tersebut) dengan terbuka menceritakan bagaimana cara dia  mendapatkan income melalui blog nya. Dia sudah menuliskannya dalam sebuah  artikel ”&lt;a href="http://www.stevepavlina.com/blog/2006/05/how-to-make-money-from-your-blog/"&gt;How to Make Money From Your Blog&lt;/a&gt;”. Artikel yang panjang ini, cukup  melelahkan untuk dibaca (lebih dari 7300 kata).&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Namun artikel ini akan sangat memberi semangat dan inspirasi sekaligus fakta  bagi blogger lain yang ingin mengikuti jejaknya. Yang perlu dicatat mengenai  ini, blog yang dibuat Steve sebenarnya tidaklah secara khusus membahas tentang  bagaimana cara mencari uang di internet, dia lebih tertarik membahas topik  pengembangan diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Menurut pendapatku, tujuan Steve menulis artikel tersebut lebih dititik beratkan  pada keberanian untuk mengembangan diri, dan keberanian untuk melakukan apa yang  terbaik untuk diri sendiri. Sudah menjadi salah satu sifat dari Steve yang  selalu mendorong orang lain untuk mengembangkan kemampuan dan berani menentukan  nasibnya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; StevePavlina.com dirilis 19 bulan lalu. Selama 12 bulan pertama, rata-rata  penghasilannya hanyalah $4.12 perhari. Tapi sekarang income blog tersebut sudah  mencapai lebih dari $200 perhari. Steve tidak mengeluarkan uang sedikitpun untuk  melakukan promosi atau marketing. Malah, Dia memulai situs dan blog tersebut  hanya dengan biaya $9 untuk mendaftar nama domain, dan akan Dia menceritakan  kepada kita, bagaimana dia melakukannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Aku yang sangat tertarik dan mempunyai cita-cita untuk mempunyai bisnis online  sendiri suatu hari nanti, tentu sangat ingin mengetahui bagaimana cara Steve  mendapatkan penghasilan secara online. Mungkin dengan belajar dai pengalman  Steve, aku bisa menjadi semakin mengerti bagaimana sebenarnya bisnis online itu  dimulai dan dijalankan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; However, bagaimana cara Steve memulai dan membangun online bisnisnya tersebut?  Karena artikel tersebut sangat panjang, aku ingin membahasnya perbagian, setiap  bagian akan membahas topik tertentu. Jika kamu tertarik untuk mengetahui apa  saja yang berhasil aku pelajari dari artikel tersebut? Berikut ini beberapa  bagian yang menurutku cukup menarik untuk dibahas.&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-benar-kamu-ingin-memonetize-blog-mu.html"&gt;Apa benar kamu ingin memonetize blog mu&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bisakah-kamu-mendapatkan-online-income.html"&gt;Bisakah Kamu Mendapatkan Online Income Yang Cukup&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/mampukah-kebanyakan-orang-melakukannya.html"&gt;Mampukah Kebanyakan Orang Melakukannya&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/web-savvy.html"&gt;Web Savvy&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/mengikuti-perkembangan-blogosphere.html"&gt;Mengikuti Perkembangan Blogosphere&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apa-strategi-umum-mu-untuk-menghasilkan.html"&gt;Apa Strategi Umum Mu Untuk Menghasilkan Income&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/traffic-traffic-traffic.html"&gt;Traffic, traffic, traffic&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-membangun-sebuah-blog.html"&gt;Bagaimana cara membangun sebuah blog dengan traffik yang tinggi&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/apakah-menempatkan-iklan-di-blog-bisa.html"&gt;Apakah Menempatkan Iklan di Blog Bisa Merusak Traffik&lt;/a&gt;?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/memperbanyak-jalur-untuk-income.html"&gt;Memperbanyak Jalur Untuk Income&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/blogging-software-and-hardware.html"&gt;Blogging software and hardware&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/mencoba-dan-mengoptimalkan.html"&gt;Mencoba Dan Mengoptimalkan&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/pilih-niche-mu-tapi-pastikan-itu-tidak.html"&gt;Pilih Niche Mu Tapi Pastikan Itu Tidak Terlalu Sempit&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://usut.blogspot.com/2007/09/frekuensi-dan-panjang-posting.html"&gt;Frekuensi dan Panjang Posting&lt;/a&gt;.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-4801036740236069614?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/4801036740236069614/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=4801036740236069614' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4801036740236069614'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/4801036740236069614'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/bagaimana-cara-menghasilkan-income-dari.html' title='Bagaimana Cara Menghasilkan Income Dari Blog Mu'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-188974000031520001</id><published>2007-09-18T18:09:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:12:03.818-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>No Planning No Problemo</title><content type='html'>&lt;p&gt;Aku tidak mempunyai planning saat ini, dan seringkali aku tidak mempunyai  masalah untuk mencapai tujuan ku. Planning sepertinya terlalu berlebihan. Jadi,  mengapa harus direpotkan dengan planning? Pertanyaan ini mungkin adalah  pertanyaan yang akan kamu ajukan, setelah kamu membaca artikel sebelumnya  tentang manfaat dari sebuah planning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pertanyaan ini juga masih menjadi bagian dari artikel yang aku baca mengenai  planning ini. Aku masih merasa penasaran mengenai planning ini. Coba kita dengar  apa isi artikel tersebut selanjutnya....&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu tidak mempunyai tujuan yang besar, berarti kamu tidak membutuhkan  planning. Sebagai contoh, jika saat ini kamu mempunyai sebuah pekerjaan dan  menetapkan bahwa, kamu ingin meningkatkan income mu sebesar 10% tahun ini, dan  kamu cukup yakin bahwa itu bisa terjadi jika kamu hanya meneruskan hal-hal yang  biasa kamu lakukan, lalu, mengapa kamu harus menuliskan sebuah rencana yang  rinci untuk itu? Itu berarti kamu memang tidak memerlukan sebuah planning.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sekarang bagaimana jika kamu menetapkan sebuah tujuan yang sedikit lebih  ambisius. Yaitu kamu ingin meningkatkan income mu sebesar 100% tahun ini? Dan  secara logika, kamu merasa bahwa itu tidak mungkin akan terjadi dengan  sendirinya. Itu tidak mungkin akan kamu dapatkan jika kamu hanya meneruskan  apa-apa yang biasa kamu lakukan saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itu berarti saat ini kamu harus berpikir keras untuk mencari segala kemungkinan  yang bisa mewujudkan tujuan yang ambisius itu. Berarti sekarang ini kamu harus  berusaha keras untuk berpikir dan mengeluarkan semua ide, kemudian  mempertimbangkan ide-ide tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ini situasi dimana kamu mulai berpikir tentang, akan berada dimana kamu satu  tahun yang akan datang, dan kamu ingin mengetahui apa yang harus kamu lakukan  selama 30 atau 90 hari mendatang untuk bisa mewujudkan ambisi mu itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Saat itu mungkin semuanya tampak belum jelas, kamu tidak tahu langkah pertama  apa yang harus kamu lakukan. Yang kamu tahu hanyalah, ada sebuah kemungkinan  yang besar, ada sebuah cara yang memungkinkan mu mencapai tujuan itu. Tapi jalan  untuk mencapai ambisi itu belum terlihat dengan jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Keinginan ambisius mu itu menuntut mu untuk menjadi lebih proactive, dan  konsisten dengan setiap aksi yang kamu lakukan. Kamu tahu bahwa kamu tidak akan  bisa mencapainya jika kamu hanya mengambil langkah-langkah yang passif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sekarang, coba bayangkan skenario diatas... bagaimana jika setelah berpikir dan  bekerja sekitar 15 jam, akhirnya kamu bisa menghasilkan sebuah tulisan yang  berisi rencana langkah demi langkah yang harus kamu lakukan agar bisa  meningkatkan income sebesar 100% tahun depan?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Rencana itu dengan sangat jelas menunjukkan kepadamu, apa yang harus segera kamu  mulai lakukan minggu ini juga, agar kamu bisa segera memulai mewujudkan ambisi  mu. Dan rencana yang kamu susun itu terlihat masuk akal untuk dilakukan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Rencana yang kamu buat tersebut juga menunjukkan, bahwa ambisi mu itu, dan  apa-apa yang harus kamu lakukan untuk mencapainya, memang tidak mudah untuk  dilakukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Akan tetapi, rencana itu dengan jelas juga menunjukkan bahwa, jika kamu  mengikuti semua rencana yang sudah kamu susun tersebut, maka kemungkinan besar  kamu bisa mencapai target yang kamu tetapkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Lalu pertanyaannya sekarang, apakah kegiatan mu selama 15 jam sebelumnya untuk  memikirkan dan membuat sebuah perencanaan serta jadwal kegiatan yang harus kamu  lakukan bukanlah sebuah investasi yang berguna?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dilain pihak, apa yang mungkin akan terjadi jika kamu mencoba untuk meningkatkan  income sebesar 100%, dan kamu tidak mempunyai perencanaan untuk mencapainya.  Tapi kamu tetap nekat untuk mencoba, dan berusaha mengambil keputusan yang  terbaik?&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Maka, tanpa perencanaan yang jelas, sepertinya kamu akan selalu mengalami  keraguan, dan tidak yakin dalam mengambil setiap keputusan.Itu berarti akan  membawamu pada penundaan. Kamu akan bingung untuk mengambil keputusan mana yang  paling tepat, apakah...&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Dengan cara mendapatkan sebuah promosi yang besar dalam perusahaan mu? Ataukah  kamu harus mencari pekerjaan baru? Atau mungkin berhenti bekerja dan memulai  bisnis mu sendiri secara full time? Atau sebaiknya memulai usaha membangun  sebuah bisnis paruh waktu sambil tetap menjalankan pekerjaan tetap mu? Atau  mungkin juga mencoba bekerja sebagai tenaga konsultan? &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu tidak akan pernah merasa cukup yakin tentang pilihan-pilihan ini, sampai  dan terkecuali kamu bisa mendapatkan gambaran yang jelas, kemana arah dari  setiap pilihan ini akan membawa mu. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Pikiran yang bercabang akan mengarah pada aksi yang penuh keraguan. Pikiran yang  jernih dan jelas akan mempermudah mu untuk mengambil aksi secara lebih yakin dan  konsisten. Dan sebuah tujuan yang ambisius seperti itu, berarti kamu membutuhkan  aksi-aksi yang dilakukan dengan penuh keyakinan dan secara konsisten.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; So, jika kamu merasa bahwa kamu benar-benar tidak membutuhkan sebuah  perencanaan, berarti saat ini kemungkinannya adalah kamu tidak sedang menetapkan  mempunyai sebuah tujuan yang menantang untuk dilakukan. Itu tidak mengapa jika  kamu sudah merasa puas dengan hidupmu saat ini. Jika tidak... Mengapa kamu tidak  mencoba untuk melakukan sesuatu yang sedikit lebih ambisius? &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Contohnya, targetkan bahwa kamu harus bisa melipat gandakan income mu saat ini  dalam jangka satu tahun... atau misalnya membuat buku mu sendiri dan  mempublikasikannya... atau menghabiskan waktu satu bulan untuk berlibur di  negara yang tidak pernah kamu kunjungi sebelumnya... atau misalnya berhenti  merokok, mengurangi berat badan... atau apapun yang benar-benar bisa  menginspirasi mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Kamu mungkin takut karena kamu tidak tahu bagaimana cara membuat perencanaan.  Kamu tidak tahu bagaimana cara meyusun rencana dan jawal kegiatan yang harus  kamu lakukan untuk hal yang kamu targetkan. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebenarnya kamu tidak perlu memikirkan hal itu. Sekalipun kamu tidak tahu cara  membuat perencanaan, kamu bisa menggunakan perencanaan yang sudah dibuat oleh  orang lain. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ada banyak planning yang siap pakai atau istilahnya premade planning. Kamu  tinggal mencari dan menggunakannya untuk keperluan mu mencapai apa yang kamu  targetkan. Seperti sebuah template, ada banyak premade template yang tinggal  kamu pakai dan gunakan untuk keperluan mu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Sebagai contoh, jika kamu ingin mengikuti lomba maraton, tapi kamu tidak tahu  bagaimana cara membuat perencanaan latihan. Kamu tidak tahu bagiamana membuat  jadwal latihan yang benar. Kamu tidak perlu pusing memikirkan itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Ada banyak perencanaan progam pelatihan selama 6 bulan yang bisa kamu gunakan.  Bahkan sekalipun jika kamu hanya mengikutinya secara asal-asalan setiap hari,  kamu tetap akan bisa mencapai tingkat stamina tertentu, dan akan bisa  menyelesaikan setidaknya beberapa kilometer saat hari perlombaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Mengikuti perencanaan yang siap pakai memang tidak semudah mengikuti perencanaan  yang kamu buat sendiri, tapi dengan mengikuti perencanaan yang sudah jadi  seperti itu, akan benar-benar menghemat waktu mu. Waktu untuk menyusun dan  membuat perencanaan sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Bagaimana jika kamu sudah mencoba untuk menuliskan perencanaan, tapi rencana mu  itu tidak pernah berhasil. Apakah itu artinya kamu sudah kalah dan kamu hanya  bisa? Sebenarnya kamu tidak kalah. &lt;/p&gt;&lt;p&gt; Planning sangatlah susah untuk dilakukan dengan baik. Itu adalah sebuah  kemampuan yang membutuhkan kesabaran dan latihan untuk mempelajarinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Jika kamu sudah duduk, dan menuliskan sebuah perencanaan, tapi rencana itu tidak  berjalan dengan baik, maka jangan gunakan itu sebagai alasan untuk menyalahkan  dirimu karena berusaha membuat perencanaan sendiri. Melainkan, anggap itu  sebagai pelajaran bahwa kamu perlu terus mengembangkan kemampuan membuat  planning dan cara menjalankannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Tentukan satu tujuan yang sedikit ambisius dari biasanya, buat planning untuk  mencapainya, dan kemudian terus membuat planning sampai kamu menguasai keahlian  ini, keahlian yang membutuhkan waktu seumur hidup untuk menguasainya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Itulah kata-kata dan makna yang berhasil aku tangkap dari artikel tentang  planning tersebut. Dari situ aku mendapat sebuah kesimpulan, sekalipun aku belum  bisa membuat perencanaan, itu bukanlah halangan untuk tidak berusaha mewujudkan  impian. Karena ada banyak paket-paket perencanaan yang sudah siap pakai atau  premade, itu artinya aku masih menggunakan perencanaan yang siap pakai tersebut  untuk mencapai apa yang aku inginkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; Misalnya, aku ingin memulai bisnis online. Tapi aku tidak tahu langkah demi  langkah yang harus aku lakukan untuk memulainya. Apakah aku harus melupakan  impian ini hanya karena aku tidak tahu cara membuat perencanaan? Tidak! Aku bisa  menggunakan premade planning atau perencanaan siap pakai. Sekarang aku tinggal  mencari dan menemukannya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-188974000031520001?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/188974000031520001/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=188974000031520001' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/188974000031520001'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/188974000031520001'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/no-planning-no-problemo.html' title='No Planning No Problemo'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-7035690066239616948</id><published>2007-09-18T18:08:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:09:47.778-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Planning dan Visualisasi</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Masih seputar planning. Tampaknya aku belum bosan dengan masalah yang satu ini. Yup, memang makin tertarik dengan masalah planning ini. Aku masih ingin mengetahui lebih jauh lagi mengenai planning ini. Sepertinya planning adalah hal yang cukup penting untuk dipelajari.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Jika pada artikel sebelumnya, aku yang sedang frustasi dan pusing dengan masalah planning ini, dan bingung untuk memilih keputusan mana yang ingin aku ambil antara terus berusaha membuat planning dan menjalani semua yang sudah dijadwalkan, atau menjalani saja apa adanya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Masih berhubungan dengan artikel yang aku baca sebelumnya, artikel yang khusus membahas mengenai planning ini, bukan hanya memberikan cara untuk mengambil keputusan apakah ingin terus mencoba membuat planning dan mengikuti jadwal, atau menghentikan kebiasaan tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Artikel yang aku baca tersebut, juga memberikan beberapa permasalahan yang sering ditemui mengenai betapa sulitnya membiasakan diri membuat planning dan mengikuti jadwal rencana yang sudah dibuat. Memang susah untuk tetap sejalan dengan jadwal yang sudah ditentukan dalam planning. Tapi planning itu sendiri tidak akan banyak berarti jika tidak dijadikan sebuah kebiasaan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Lalu apa pentingnya membuat planning? Menurut sang penulis, ide yang ingin didapat dari kebiasaan membuat planning adalah, untuk mempertajam keputusan-keputusan yang diambil saat ini yang akan menjadi kunci dari hasil kegiatan membuat planning.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Lalu apa keuntungan yang didapat dari sebuah planning? Yaeto, agar kita bisa dengan cepat mendapatkan kembali gambaran dari masa yang akan datang, kapanpun kita membutuhkannya, hanya dengan cara, membaca kembali rencana dan jadwal kegiatan yang sudah disusun. Lalu...&lt;/p&gt;  &lt;h3 style="font-family: verdana;"&gt;Apa hubungan planning dengan visualisasi?&lt;/h3&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Planning adalah sarana untuk memvisualisasikan, bukan sebaliknya. Planning membuatmu bisa membayangankan, atau membuat model bentuk dari masa yang akan datang. Dan, dengan membuat perencanaan, berarti akan membuat mu menjadi lebih konsisten untuk mempertahankan model masa depan yang sudah kamu buat sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Dalam beberapa tingkatan, setiap rencana tidaklah akurat, itu karena kita tidak tahu apa yang akan terjadi nanti. Dan masa depan adalah murni sebuah pembentukan secara mental – sebuah ilusi – karena kita tidak sedang berada di masa depan, kita sedang berada di masa kini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Jadi, planning dan visualisasi tidak membentuk masa depan. Yang bisa dilakukannya hanyalah memberikan effek pada masa kini.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Akan tetapi (however bahasa inggrisnya, hehe), dengan terus menggunakan gambaran yang konsisten dan sama, dari sebuah model masa yang akan datang saat kamu ingin mengambil suatu keputusan hari demi hari, kamu akan mulai membuat sebuah momentum atau pergerakan, dan pada akhirnya kamu akan mencapai tujuan mu.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Em... jade begeto ya. Aku jadi sedikit mengerti sekarang. Contohnya begini, misalnya aku ingin mempunyai bisnis online di internet. Lalu aku membuat sebuah perencanaan tentang lankah-langkah yang harus aku lakukan untuk memulai dan membangun sebuah bisnis online di internet. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Saat aku membuat perencanaan tersebut, aku membayangkan bagaimana diriku dimasa yang akan datang. Lalu aku menyusun sebuah rencana. Aku menyusun rencana untuk mencari tahu langkah-langkah apa saja yang harus aku lakukan.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Aku juga mendata apa-apa saja kemampuan dan sarana yang sudah, belum dan harus aku miliki agar aku bisa melakukan apa yang sudah aku rencanakan tersebut. Aku membuat daftar yang berisi...&lt;/p&gt;  &lt;ul style="font-family: verdana;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Sarana-sarana yang aku      butuhkan, misalnya situs, materi untuk content, content, partner atau      program afiiliasi, traffik, dan income.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Kemampuan yang sudah aku      miliki saat ini. Apakah kemampuan saat ini sudah cukup untuk memenuhi      kebutuhan dari bisnis yang ingin dimulai dan dijalankan. Jika belum,      kemampuan apa lagi yang dibutuhkan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Sarana yang sudah aku      punyai. Ini untuk mengetahui sarana apalagi yang harus dipersiapkan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Hal-hal yang harus aku      kerjakan untuk memenuhi kebutuhan akan kemampuan dan sarana yang      diperlukan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Tempat-tempat yang      mempunyai kemungkinan bisa menyediakan apa yang aku butuhkan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Dan seterusnya...&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Dengan menuliskan atau mendokumentasikan semua rencana ini, aku bisa dengan mudah melihat kembali visi atau gambaran dari kegiatan yang harus aku kerjakan dimasa yang akan datang.&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;Jadi, setiap kali aku merasa bingung dan kehilangan arah, aku bisa melihat kembali dokumentasi rencana yang sudah aku buat sebelumnya, dengan begitu aku bisa kembali konsisten pada rencana awal.&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-size: 12pt; font-family: verdana;"&gt;Jika, aku terus melakukan ini, jika aku konsisten dengan apa yang aku lakukan, tidak mustahil jika dimasa depan, bayangan yang sudah aku buat saat ini akan menjadi kenyataan. Begitu kira-kira pengertian yang aku dapat sejauh ini. Bagaimana menurut lo? Apa memvisualisakan dan mendokumentasikan seperti ini ada manfaatnya?&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-7035690066239616948?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/7035690066239616948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=7035690066239616948' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7035690066239616948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/7035690066239616948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/planning-dan-visualisasi.html' title='Planning dan Visualisasi'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-5953399849725103049</id><published>2007-09-18T18:07:00.000-07:00</published><updated>2007-09-18T18:08:34.133-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Planning Itu Sulit dan Merepotkan</title><content type='html'>&lt;p&gt;“By failing to prepare, you are preparing to fail” Kamu pernah mendengar quote ini? Quote ini juga yang membuat aku menjadi berpikir, mungkin ini salah satu penyebab banyak kegagalan yang aku alami. Aku memang jarang mempersiapkan diri dalam menghadapi suatu situasi. Aku lebih memilih untuk menghadapi segala sesuatunya dengan nekat. Dan wajar jika hasilnya juga seringkali tidak seperti yang diharapkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Mulai sekarang aku ingin mencoba cara yang berbeda, aku ingin membuat perencaan saat akan melakukan hal-hal yang penting. Tapi aku belum mempunyai pengetahuan yang cukup mengenai cara membuat perencanaan atau planning itu. Ternyata membuat planning memang bukanlah  perkara yang mudah. Tidak mengherankan jika orang lebih memilih untuk tidak melakukannya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi aku ingin sekali bisa berhasil dengan apa yang akan aku lakukan. Dan aku tidak ingin melakukan kesalahan seperti yang dulu sering aku lakukan. Aku juga ingin tahu, apakah planning benar-benar bisa memberi manfaat. Dan apakah kegiatan membuat planning ini cukup berharga untuk dicoba.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku butuh petunjuk yang bisa membantuku untuk mempertimbangkan, dan mengambil keputusan apakah aku perlu mempelajari lebih jauh mengenai kebiasaan membuat planning ini. Aku ragu dan bingung tentang planning ini. Apakah sebaiknya aku lupakan saja masalah planning ini.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat kepalaku makin pusing, perut mual, bibir pecah-pecah, iseng-iseng aku membaca satu artikel yang menarik yang menyinggung mengenai planning. Saat kita merasa ragu, apakah benar dengan membuat perencanaan akan memberikan hasil yang lebih baik dibanding jika kita tidak membuat perencanaan terlebih dahulu, kita bisa mengetahuinya dengan melakukan sedikit percobaan, kemudian membandingkan hasilnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Percobaan seperti apa yang dimaksud disini? Percobaannya adalah dengan membuat dua buah versi menjalani hari. Misalnya....&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Versi pertama, menjalani hari tanpa perencanaan. Versi kedua, menjalani hari dengan terlebih dahulu membuat perencanaan mengenai semua detail hal-hal yang ingin dilakukan dan dicapai pada hari tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Agar hasil yang didapat bisa lebih objektif, akan lebih baik jika percobaan ini dilakukan dalam jangka waktu yang relatif lama, misalnya selama 90 hari. Atau jika kamu malas, kamu bisa melakukannya hanya untuk beberapa hari. Semua tergantung pada mu. Kamulah satu-satunya yang berwenang untuk mengambil keputusan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk lebih jelasnya, berikut petunjuk yang aku dapat dari artikel mengenai planning tersebut.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jalani satu hari dalam kehidupanmu seperti biasanya. Jalani apa adanya. Tanpa perencanaan, tanpa terlebih dahulu menentukan tujuan atau target-target yang ingin dicapai pada hari tersebut. Hidup normal, apa adanya. Seperti hari-hari sebelumnya. Kamu juga bisa meniru kegiatan-kegiatan pada hari sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu, lihat hasilnya!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu, saat malam, saat kamu hendak menjalani hari versi kedua. Sisihkan waktu sekitar 30 menit untuk membuat rencana. Rencanakan apa yang ingin kamu lakukan untuk esok hari. Tuliskan dengan rinci, target-target yang ingin dicapai. Dan apa-apa yang harus dipersiapkan dan dilakukan untuk mencapainya. Buat sebuah daftar kegiatan yang lengkap, semacam shcedule gitu gantik.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Buat sebuah jadwal kegiatan. Bukan cuma jadwal untuk selama jam kerja atau sekolah atau kuliah, etc. Buat jadwal kegiatan mulai dari bangun tidur, pergi bekerja (sekolah, kuliah, etc), pulang kerja, sampai akhirnya kita bersiap untuk tidur lagi.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Akan lebih bagus lagi, jika kamu mencoba untuk membuat sebuah tantangan pada hari tersebut. Cari sebuah pekerjaan atau hasil yang biasanya sulit untuk kamu selesaikan jika kamu menjalaninya tanpa perencanaan. Cari tantangan yang cukup menantang, tapi masih mempunyai kemungkinan untuk bisa kamu selesaikan pada hari tersebut, bila perlu paksakan dirimu untuk berusaha mencapainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Pikirkan tentang kemampuan terbaik yang kamu miliki, dan bisa kamu gunakan pada hari tersebut. Buatlah perencaan ditempat yang kamu bisa membuat mu merasa tenang dan tidak terlalu banyak mengalami gangguan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu, jalani hari versi kedua tersebut menurut rencana dan jadwal seperti yang sudah kamu susun sebelumnya. Usahakan sebisa mungkin untuk mengikuti semua jadwal yang tertera pada daftar yang sudah kamu buat pada malam sebelumnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu lihat hasilnya!&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Saat kamu sudah menjalani hari versi pertama dan kedua, berarti saat itu kamu sudah mempunyai bahan untuk pertimbangan dalam mengambil keputusan. Kamu sudah mempunyai hasil yang relatif cukup untuk membuat suatu keputusan. Lalu, tentukan! Mana yang lebih kamu sukai? Versi pertama? Atau kedua?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Untuk mengambil keputusan, bisa kamu lakukan dengan cara melihat catatan yang kamu buat diakhir masing-masing versi hari. Atau, bisa juga hanya mengandalkan perasaan. Penilaiannya, bisa kamu tentukan dengan cara membuat skala perbandingan antara 1 sampai 10. Misalnya, versi 1 kamu beri skor 6. Dan versi kedua kamu beri skor???&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi... sebelum kamu memutuskan. Pikirkan, bayangkan, iiiimaaaaajiiiinaaaasiiiikan, dan bandingkan. Coba kamu bayangkan, akan berada dimana satu tahun yang akan datang, kika... &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kamu menjalani 365 hari versi pertama, dan jika ...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kamu menjalani 365 hari versi kedua.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hal yang perlu diingat disini, ini bukanlah seperti mengisi lembar soal ujian. Hukum salah atau benar tidak berlaku disini. Hukum yang berlaku adalah hukum yang kamu buat sendiri. Kamulah satu-satunya orang yang berhak untuk mengambil keputusan, karena kamu sendiri jugalah yang akan menanggungnya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Umumnya, pengalaman yang akan kamu dapat saat menjalani hari versi kedua adalah, kamu akan menemui kesulitan untuk mengikuti semua jadwal dan rencana yang sudah kamu buat. Itu hal yang normal. However, sekalipun semua berjalan tidak sempurna, coba bandingkan! mana hasil yang lebih baik atau lebih buruk. Apa meluangkan waktu selama 30 menit untuk terlebih dahulu membuat rencana dan jadwal itu ada gunanya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun, jika percobaan ini sepertinya terlalu berat untuk mu, dan kamu tidak ingin menjalaninya selama satu hari penuh, ada versi lain yang bisa juga digunakan. Versi yang lebih singkat. Caranya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sisihkan waktu hari ini atau besok selama 4 jam untuk melakukan suatu percobaan. Bagi menjadi 2 blok jam dengan versi yang berbeda. 2 jam versi pertama kamu habiskan untuk menjalani hidup normal tanpa rencana dan jadwal. Dan 2 jam versi berikutnya kamu jalani dengan membuat perencanaan dan penjadwalan terlebih dahulu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tidak masalah kapan kamu memilih waktunya. Bisa pagi, siang, malam, terserah elo Bro’. Tapi, hasilnya akan lebih baik jika kamu memilih waktu-waktu dimana tingkat energi mu relatif sama, dan tingkat gangguan juga relatif sama.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Namun, jika kamu tidak bisa mendapatkan 2 versi waktu yang seimbang pada hari yang sama seperti contoh tersebut. Kamu bisa menggunakan hari yang berbeda. Misalnya, hari ini kamu menentukan 2 jam versi pertama adalah mulai jam 10 sampai jam 12 siang. Besoknya juga geto. Jadi, relatif seimbang, betul?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu, lagi-lagi, lihat versi yang mana yang lebih kamu sukai.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sepertinya, experimen ini tidak terlalu sulit. Mungkin aku harus mencobanya. Bagaimana menurut mu? Apa percobaan seperti ini tidak ada gunanya? Atau, kamu mempunyai cara yang lebih baik? Bagi-bagi dong tipsnya.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-5953399849725103049?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/5953399849725103049/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=5953399849725103049' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5953399849725103049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/5953399849725103049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/planning-itu-sulit-dan-merepotkan_18.html' title='Planning Itu Sulit dan Merepotkan'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8492259195983413969</id><published>2007-09-18T18:05:00.001-07:00</published><updated>2007-09-18T18:07:39.478-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Life'/><title type='text'>Kita Menjadi Apa Yang Kita Pikirkan</title><content type='html'>&lt;p&gt;We become what we think about. Kamu pernah mendengar kata-kata ini? Tadinya aku tidak terlalu percaya dengan kata ini. Aku pikir kata-kata itu cuma buat orang gedean. Karena mereka bisa berpikir dan bertindak apa saja. Beda halnya dengan orang kecil-kecilan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Ternyata hukum ini tidak dikhususkan untuk segelintir orang saja. Hukum ini adalah hukum yang universal. Bagaimana ceritanya sih, sampai aku mempercayai kata-kata ini. Begini ceritanya...&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Aku menemukan sebuah artikel yang menarik mengenai hal ini. Artikel ini, memberikan penjelasan yang sangat mudah untuk di mengerti oleh orang-orang selevelku. Tidak berbelit-belit dengan segala macam hal yang berbau ilmiah.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;a href="http://www.stevepavlina.com/blog/2004/10/the-strangest-secret/"&gt;The Strangest secret&lt;/a&gt; menjelaskan dari mana konsep itu berasal. Dan menurut penulis dari artikel ini, sebenarnya konsep ini, bukanlah konsep yang sama sekali baru. Konsep ini sudah banyak ditulis dan dikembangkan oleh beberapa penulis ke dalam beberapa buku. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Diantaranya, Think and Grow Rich oleh Napoleon Hill, The Millionaire Course oleh Marc Allen, dan As a Man Thinketh oleh James Allen. Mendengar judul-judul dan nama-nama itu saja sudah membuat ku bingung. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Apa sih maksud dari konsep ini sebenarnya, dan yang paling penting lagi, bagaimana cara mengaplikasikan konsep ini. Tenang... penulis artikel tersebut memberikan contoh yang sangat mudah untuk diterima akal sehat.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Menurut konsep ini, pikiran kita mempunyai kendali atas apa yang kita lakukan, dan apa yang kita lakukan akan memberi efek (sebagian besar) pada hasil yang didapat. Contohnya, jika kita berpikir ingin pergi shopping, dan memutuskan untuk mengikuti pikiran tersebut, tubuh kita akan mengikuti, dan hasil yang akan kita dapat adalah pergi untuk shopping. Semua itu dimulai dari satu pemikiran ”shopping”.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi, apa yang sering tidak disadari oleh orang adalah, sebenarnya kita mempunyai kekuatan, untuk secara sadar memilih apa yang ingin kita pikirkan. Dan bukannya membiarkan pikiran berjalan sendiri, secara acak memilih pikiran-pikiran yang sama berulang-ulang. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kita bisa mulai menyediakan waktu untuk memikirkan hal yang berbeda. Dan jika kita sering melakukan itu, kita akan mengarahkan apa yang kita lakukan kearah yang berbeda, dengan tujuan untuk mendapat hasil yang berbeda pula.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Wah, memang ini yang aku inginkan. Aku ingin merubah jalan hidup, nasib, keburuntungan, &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;gaya&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt; hidup, atau apalah yang bisa membuat aku senang, bahagia, aman dan damai. Dan, saat ini, aku masih merasa belum mendapatkannya. Hingga aku berpikir, adakah cara yang bisa aku lakukan untuk merubahnya?&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Berarti, apa yang aku dapat selama ini, sebagian besar adalah hasil dari aksi yang aku lakukan. Dan, seperti kata konsep diatas, aksi yang kita lakukan adalah hasil dari pikiran. So, jika aku berpikir dengan cara yang berbeda, maka aksi yang akan aku ambil juga akan berbeda, dan semoga hasil yang didapat juga, juga akan berbeda.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;”Pikiran seperti sebuah benih”, itu... kata sang penulis artikel. Jika kamu ingin hasil yang berbeda dalam hidup, kamu harus mencari benih pikiran mana yang mampu menumbuhkan hasil tersebut, dan benih pikiran mana yang tidak. Dan kita harus secara sadar mengisi otak dengan benih pikiran-pikiran yang benar, dan membuang benih pikiran-pikiran yang salah. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Penulis ini memberikan contoh... jika kita ingin memulai bisnis mu sendiri. Kita harus mengetahui pikiran-pikiran mana yang merupakan benih yang benar, dan pikiran-pikiran mana yang merupakan benih yang salah. Jika kamu memilih benih yang salah, maka kamu akan mendapatkan pikiran-pikiran seperti ini:&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Memulai bisnis sendiri      adalah hal yang terlalu beresiko, aku mempunyai keluarga yang harus aku      nafkahi.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;Ada&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt; kesempatan bagus yang akan aku      hancurkan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku belum mempunyai uang      yang cukup.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku tidak mengatahui      apa-apa tentang bagaimana cara untuk memulai bisnis sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku sudah mempunyai      pekerjaan yang bagus dan aman. Mengapa aku ingin mengacaukannya?&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku belum siap untuk      memulai bisnis sendiri. Tahun depan mungkin?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;Harap dicatat bahwa penulis artikel itu tidak bermaksud mengatakan bahwa pikiran-pikiran diatas secara objektif adalah salah... melainkan pikiran-pikiran itu adalah benih yang salah untuk mendapatkan hasil yang potensial dari usaha untuk memulai bisnis sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dengan kata lain, (penulis ini melanjutkan) hasil yang akan kita dapat dari usaha kita untuk memulai bisnis sendiri tidak akan tumbuh di atas tanah pikiran-pikiran diatas. Pikiran-pikiran diatas adalah benih yang benar untuk tidak memulai bisnis sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi kemungkinannya adalah, jika kita mempunyai, mempercayai, dan mempertahankan pikiran-pikiran yang mirip dengan pikiran-pikiran diatas, berarti saat ini kita adalah seorang pekerja atau pegawai. Tidak ada yang salah dengan menjadi seorang pegawai, jika itu memang yang kita inginkan, dan kita sudah merasa puas.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dilain pihak, jika saat ini kita adalah seorang pekerja, dan ingin memulai bisnismu sendiri (seperti aku), tapi pikiran-pikiran yang dominan adalah pikiran yang mirip dengan pikiran-pikiran diatas, berarti kita mempunyai masalah yang besar. Mental awal seperti diatas tidak bisa digunakan untuk mengembangkan sebuah bisnis.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jika kita mempertahankan pikiran diatas, kita tidak akan pernah berhasil memulai dan menjalankan bisnis sendiri. Seperti saat kita menanam tomat, maka tidak mungkin akan menghasilkan melon.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Iya...ya. Masuk akal juga apa yang dikatakan oleh penulis artikel tersebut. Tidak mungkin nangka berdaun sirih. Terus terang, aku mempunyai, mempertahankan, dan yang lebih parah lagi mempercayai semua pikiran-pikiran seperti contoh diatas. Padahal aku ingin memulai bisnis sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Lalu, pikiran-pikiran seperti apa yang seharusnya dimiliki oleh orang yang ingin memulai bisnisnya sendiri, seperti contoh kasus ku ini. Benih yang bagaimana yang benar untuk ditanam agar bisa tumbuh subur dan mendapatkan panen seperti yang diharapkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Artikel tersebut memberikan beberapa contoh, benih yang benar untuk mereka yang ingin memulai bisnis sendiri. Misalnya:&lt;/p&gt;  &lt;ul type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Tentu, memulai bisnis      sendiri itu beresiko, tapi aku percaya pada diriku sendiri, dan kapanpun      ada masalah yang menyulitkan, aku akan berusaha untuk mengatasinya.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku lebih memilih untuk      bekerja keras membangun bisnis ku sendiri, daripada membangun bisnis orang      lain. Aku akan membangun sebuah bisnis apapun hasilnya, itu mungkin jauh      lebih baik, karena hasil tersebut akan sepenuhnya menjadi milikku sendiri.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Kebebasan menjadi bos untuk      diriku sendiri, sangat membuatku tertarik. Membayangkan bisa memutuskan      sendiri bagaimana aku akan menghabiskan waktu setiap menit, setiap hari.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;Aku hanya bisa mendapatkan      income yang terbatas jika aku menjadi seorang pekerja. Jika aku ingin      menjadi kaya, aku harus memulai bisnis sendiri.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p&gt;OK, sekarang aku sudah mempunyai beberapa contoh benih yang bagus. Tapi apakah ini menjamin bahwa bisnis ku akan sukses? Ternyata tidak. Sekalipun pikiran-pikiran diatas adalah benih yang bagus bagi yang ingin memulai bisnis sendiri, itu tidaklah menjamin bahwa bisnis yang akan dijalankan akan sukses.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Seperti tanaman yang butuh air dan sinar matahari, sebuah bisnis membutuhkan kerja keras. Dan pikiran yang benar ibarat sebuah benih, masih harus dipupuk, disiram, dijaga, dirawat dan dikembangkan.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sepertinya penulis ini memberikan contoh orang yang ingin memulai bisnisnya sendiri. Tapi, sebenarnya, konsep ini bisa diterapkan pada siapa saja, dan menyangkut tujuan apa saja.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Inti yang ingin disampaikan oleh penulis melalui artikel tersebut yaitu, dia ingin mengatakan jika kita ingin mendapatkan hasil yang berbeda dalam hidup, sesuatu yang berbeda dari pengalaman selama ini, maka langkah pertamanya adalah dengan cara melihat pikiran yang paling dominan. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dan melihat apakah pikiran tersebut adalah benih yang bagus untuk mengarahkan kita pada hasil yang diinginkan. Jika kita tidak mengalami kemajuan dalam proses yang kita lakukan, berarti 95% kemungkinannya adalah kita mempunyai benih pikiran yang salah, dan perlu diganti dengan yang baru. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Sebagai contoh, kita tidak akan pernah bisa berhenti merokok, jika kita berpikir bahwa berhenti merokok itu sulit. Kita tidak akan pernah memulai bisnis online sendiri, jika berpikir kita tidak akan mampu memulainya.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Konsep kunci yang penting untuk dipahami disini yaitu, mengganti pikiran adalah sebuah aktivitas yang harus dilakukan secara sadar dan terus menerus. Kamu tidak bisa melakukan hanya dengan berkata, ”OK, aku akan memikirkan tentang memulai bisnis sendiri, sepertinya itu ide yang bagus. Next...” Kamu harus lebih proactive dari sekedar itu. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kamu harus menyediakan satu jam atau lebih untuk menyendiri, duduk dengan kertas dan pena, mencari pikiran-pikiran yang benar yang kamu butuhkan, untuk dimasukkan kedalam pikiran, dan kemudian secara sadar memasukkannya, lakukan ini secara terus menerus, sampai pikiran tersebut menjadi pikiran yang dominan dan mengganti pikiran mu yang lama. Dan jika kamu ingin mendapatkan perubahan yang besar, kamu harus melakukan ini setiap hari.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Kamu mungkin akan merasakan bahwa latihan ini sangat sulit pada saat-saat awal. Saat kamu mulai memikirkan pikiran-pikiran baru, reaksi umum yang akan terjadi adalah kamu akan berhadapan dengan keraguan tentang pikiran-pikiran itu. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi, saat kamu mulai berpikir untuk memulai bisnis sendiri, maka gambaran yang akan kamu dapat mungkin tidaklah menarik. Saat kamu menemukan dirimu mulai berpikir untuk berhenti dari pekerjaan mu dan memulai bisnis mu sendiri, maka reaksi negatif yang akan kamu dapat dari rekan kerja. Politik perkantoran yang tidak menyenangkan, yang harus kamu hadapi setiap hari, dan mendadak kamu tersadar bahwa kamu kembali memikirkan pikiran yang salah. Itu adalah hal yang normal.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi, gunakan imajinasi mu untuk membuang jauh keraguan dan tetap melanjutkannya. Bayangkan bahwa realitas yang baru begitu indah, bahkan sekalipun kamu tidak tahu bagaimana itu bisa dimungkinkan dalam dunia nyata. Itu akan menjadi sedikit sentimentil pada saat awal, tapi itu akan menjadi semakin mudah seiring waktu.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Setelah 2-3 minggu melakukan ini, kamu akan mulai percaya pada pikiran-pikiran baru ini. Dan itu adalah saat dimana kamu merasa ingin cepat mengambil aksi. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Tapi pada saat-saat awal, kamu masih akan merasa ragu. Itu biasa, yang terpenting adalah mencapai titik dimana kamu mulai percaya dengan pemikiran baru mu tersebut. &lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Jadi bersabarlah dengan dirimu, biarkan imajinasi yang menuntunmu. Seperti yang dikatakan oleh Albert Einstain, “Imagination is more important than knowledge.” Artine.. men sano en kompore ngledup.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Hm… aku mulai mendapatkan titik terang mengenai mengapa selama ini aku selalu maju mundur. Dan itu sangat menyita waktu ku. Waktu yang seharusnya bisa aku manfaatkan untuk memikirkan dan melakukan hal-hal yang berhubungan dengan bisnis yang ingin aku rintis.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8492259195983413969?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8492259195983413969/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8492259195983413969' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8492259195983413969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8492259195983413969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/09/kita-menjadi-apa-yang-kita-pikirkan_18.html' title='Kita Menjadi Apa Yang Kita Pikirkan'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1309970128544901064.post-8102416218460117599</id><published>2007-08-28T21:11:00.000-07:00</published><updated>2007-08-29T18:53:52.505-07:00</updated><title type='text'>Usut Punya Ucu Sutarsa</title><content type='html'>&lt;p&gt;Hi.. thank’s sudah mampir ke blog ini. Mohon ma’af jika ternyata blog ini  tidak bisa memuaskan keinginan mu. Aku masih terus berusaha mengembangkannya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang apa blog ini sebenarnya? Well.. blog ini hanyalah berisi semua hal  yang menurutku cukup menarik untuk ditulis dan dipelajari. Apa saja sih yang  sedang dipelajari? Cukup banyak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang pertama dan utama, aku masih berlajar untuk hidup dengan benar. Karena  itu aku sering mencari-cari tulisan-tulisan, saran-saran, dan petunjuk-petunjuk  tentang bagaimana cara menjalani dan menghadapi hidup dan kehidupan. Misalnya  tentang pengembangan diri, mengatasi masalah, mencari solusi, etc. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang kedua, aku sangat tertarik dengan dunia bisnis. Aku mempunyai mimpi  suatu saat ingin mempunyai bisnis sendiri. Terutama bisnis di internet. Karena  itu aku sering dan masih rajin mencari informasi mengenai dunia bisnis internet.  Misalnya, bagaimana memulai bisnis, apa saja yang harus dipersiapkan, bagaimana  menjalankan dan mengembangkan bisnis, etc.. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua dunia itu saja rasanya sudah sangat luas, dan membuatku cukup kerepotan.  Banyak sekali yang harus dipelajari dari dua dunia itu. Terlalu banyak! &lt;/p&gt; &lt;p&gt;However, apa yang akan aku tulis di blog ini adalah apa yang pernah aku baca,  dengar, lihat dan rasakan, secara online maupun offline. Semua yang pernah aku  pelajari ingin aku simpan di blog ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi mengapa harus ditulis di blog? Itu karena aku mudah sekali lupa apa yang  pernah aku baca, pelajari, dan ketahui. Dengan menuliskannya di blog ini, aku  berharap ingatan ku akan bertahan lebih lama. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan satu lagi yang terpenting, aku bisa mengaksesnya darimana saja. Selama  aku bisa terhubung dengan internet. Dan aku juga berharap, semoga tuisan-tulisan  yang tidak seberapa ini bisa berguna juga bagi yang mempunyai minat yang sama  dengan ku, yaitu mempelajari dunia internet dan bisnis, oh..ya, tentang  kehidupan juga. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;So, jika kamu mempunyai ketertarikan dan minat yang sama, kamu bisa berbagi  dengan ku disini. Jangan merasa segan untuk mengkritik atau memberi saran. Aku  akan berusaha menerimanya dan memperbaikinya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Btw, sekali lagi makasih yang udah mampir. Kalo ada saran atau pertanyaan,  tinggalkan saja komentar di artikel ini, secepatnya aku akan berusaha membalas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makasih banyak...&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucu Sutarsa... &lt;br /&gt;(The Little Dreamer)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1309970128544901064-8102416218460117599?l=usut.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usut.blogspot.com/feeds/8102416218460117599/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=1309970128544901064&amp;postID=8102416218460117599' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8102416218460117599'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1309970128544901064/posts/default/8102416218460117599'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usut.blogspot.com/2007/08/usut-punya-ucu-sutarsa.html' title='Usut Punya Ucu Sutarsa'/><author><name>Ucu Sutarsa</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15018061565497157027</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='http://img148.imageshack.us/img148/343/ucusutarsazf6.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
